Cacar monyet beda dengan cacar air
Elshinta
Rabu, 15 Mei 2019 - 07:07 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Dewi Rusiana
Cacar monyet beda dengan cacar air
Seorang petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan mengoperasikan alat pemindai panas tubuh di terminal kedatangan internasional Bandara Sultan Syarif Kasim II di Kota Pekanbaru, Riau, Selasa (14/5). Sumber foto: https://bit.ly/2WHgi2U

Elshinta.com - Sebagian orang mungkin mengira cacar monyet (monkeypox) tidak jauh beda dengan cacar air karena memang tampak mirip. Namun, sebenarnya kedua penyakit ini berbeda dari sisi jenis virus dan cara penularannya.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) melalui lamannya menyebut penyakit ini disebabkan virus zoonosis langka yang ditularkan dari hewan ke manusia. Media penularannya antara lain kontak darah, cairan tubuh, lesi kulit atau mukosa hewan yang terinfeksi.

Sementara cacar air disebabkan virus Varicella zoozter dan biasanya ditularkan melalui pernapasan dan kontak langsung dengan lesi orang yang terinfeksi.

Penderita jenis cacar monyet yang endemik di desa-desa Afrika Tengah dan Barat itu biasanya mengalami sejumah gejala yang berlangsung 14-21 hari. Gejala ini antara lain demam, sakit kepala hebat, pembengkakan kelenjar getah bening, sakit punggung, mialgia (nyeri otot), dan asthenia yang intens (kekurangan energi).

Penderita juga biasanya mengalami ruam kulit di wajah dan menyebar di tempat lain di tubuh. Ruam umumnya diiikuti munculnya kerak.

Sementara gejala penderita cacar air relatif sama seperti demam, nafsu makan berkurang dan mual. Mereka juga umumnya memiliki ruam merah kecil di beberapa bagian tubuhnya dan gatal. Ruam ini muncul 10 hingga 21 hari setelah terpapar virus dan biasanya berlangsung sekitar lima hingga 10 hari.

Cacar monyet hanya dapat didiagnosis secara pasti melalui pemeriksaan laboratorium khusus dengan sejumlah tes yang berbeda.

Saat ini tidak ada perawatan khusus atau vaksin yang bisa mencegah infeksi virus cacar monyet. Padahal di masa lalu, vaksinasi terbukit 85 persen efektif mencegah cacar. Setelah cacar monyet bisa terkendali vaksin ini tidak lagi tersedia.

Pada kasus cacar air, dokter biasanya meresepkan obat untuk mengurangi keparahan cacar air dan jika perlu mengobati komplikasi.

Berbeda dari cacar monyet, ada vaksin cacar air (varicella) sebagai cara terbaik untuk mencegahnya.

Demi mencegah penularan virus penyebab cacar monyet, sebaiknya hindari kontak dengan tikus dan primata. Batasi konsumsi daging yang tidak dimasak dengan baik.

Selain itu, jangan dulu melakukan kontak fisik orang yang terinfeksi atau bahan yang terkontaminasi. Sarung tangan dan pakaian pelindung lainnya perlu Anda pakai saat menangani hewan yang sakit atau jaringannya yang terinfeksi. Demikian mengutip Antara. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Khasiat jambu biji untuk kesehatan jantung hingga turunkan gula darah
Minggu, 16 Juni 2019 - 14:12 WIB
Elshinta.com - Jambu biji adalah salah satu buah favorit yang lezat dimakan langsung dan juga s...
Menkes imbau jemaah haji Indonesia tidak mendekati Unta
Sabtu, 15 Juni 2019 - 10:44 WIB
Elshinta.com - Warga Indonesia yang akan melakukan ibadah haji rentan terserang virus Midd...
Pasca Lebaran, stok darah Kota Pekalongan masih aman
Jumat, 14 Juni 2019 - 17:31 WIB
Elshinta.com - Stok darah di Kota Pekalongan, Jawa Tengah dipastikan masih aman, rata...
Malaria penyakit dengan urutan tertinggi di RSUD Paniai
Jumat, 14 Juni 2019 - 13:28 WIB
Elshinta.com - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Paniai, Provinsi Papua mencatat se...
Ini manfaat minum air hangat di pagi hari
Kamis, 13 Juni 2019 - 17:25 WIB
Elshinta.com - Menurut pengobatan Tiongkok dan India kuno, memulai hari dengan segelas air hang...
Konsumsi gula dan karbohidrat berlebihan bisa rusak otak
Senin, 10 Juni 2019 - 12:28 WIB
Elshinta.com - Gula dan karbohidrat olahan memiliki dampak buruk bagi otak dan bahkan menyebabk...
Gangguan tidur setara 215 hari percepatan usia
Senin, 10 Juni 2019 - 11:58 WIB
Elshinta.com - Gangguan tidur, termasuk pernafasan saat tidur, setara dengan 215 hari percepata...
Ini manfaat konsumsi semangka bagi ibu hamil
Sabtu, 08 Juni 2019 - 20:35 WIB
Elshinta.com - Semangka kaya akan kandungan air, vitamin A, B kompleks dan C, magnesium se...
Lima tips detoks setelah `makan besar` Lebaran
Kamis, 06 Juni 2019 - 15:25 WIB
Elshinta.com - Hari Raya Idul Fitri seringkali menjadi momentum `makan besar` bagi para mu...
Usai Lebaran warga Makassar diminta mewaspadai diare
Selasa, 04 Juni 2019 - 07:11 WIB
Elshinta.com - Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin meminta warga kota itu ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)