Polda Metro Jaya pelajari laporan terhadap Amien Rais dan Rizieq Shihab soal makar
Elshinta
Rabu, 15 Mei 2019 - 15:07 WIB | Penulis : Dody Handoko | Editor : Administrator
Polda Metro Jaya pelajari laporan terhadap Amien Rais dan Rizieq Shihab soal makar
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono. Foto: Dodi Handoko/Elshinta.

Elshinta.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, Polda Metro Jaya masih mempelajari laporan caleg PDIP Dewi Tanjung terhadap politikus senior Partai Amanat Nasional Amien Rais, Rizieq Shihab, dan Bachtiar Nasir yang dilaporkan ada dugaan makar.

"Tentunya kita kaji dan pelajari dulu laporannya,” ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Jl.Sudirman, Kebayoran baru, Jakarta Selatan, Rabu (15/5).

Dikatakannya,  setiap laporan yang masuk ke Polda Metro Jaya akan dikaji terlebih dahulu ada atau tidaknya dugaan pelanggaran. "Kita selidiki kasus itu berdasarkan laporan yang masuk, berdasarkan pasal yang dilaporkan," ucapnya seperti dilaporkan Reporter Dodi Handoko.

Diketahui, Caleg PDIP Dewi Tanjung bersama beberapa orang pengacara kembali membuat laporan atas dugaan makar. Tiga tokoh itu diduga telah melakukan makar dengan menyerukan people power. Di mana, Dewi melihat politikus senior PAN pada 1 Maret 2019 berorasi di depan Gedung KPU.

Sebelumnya, Dewi  pernah melaporkan Eggi Sudjana dengan kasus yang sama di Mapolda Metro Jaya. Kali ini, dia melaporkan 3 tokoh salah satunya  Amien Rais.  Laporan Dewi terhadap Amien Rais, Rizieq Shihab, dan Bachtiar Nasir, teregistrasi dalam laporan nomor LP/2998/V/2019/PMJ/Dit. Reskrimum tertanggal 14 Mei.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Terungkap, 55 kasus dugaan penyelewengan dana bansos COVID-19
Rabu, 15 Juli 2020 - 12:07 WIB
Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Ditipidkor) Bareskrim Polri telah mengusut 55 kasus dugaan penyala...
Ada kemungkinan artis Hana Hanifa ditetapkan sebagai tersangka
Rabu, 15 Juli 2020 - 08:37 WIB
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko menyebutkan, tidak menutup kemungkinan artis selebgram y...
Polisi tetapkan dua tersangka kasus prostitusi Hana Hanifa
Rabu, 15 Juli 2020 - 08:00 WIB
Kepolisian Resor Kota Besar Medan menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus prostitusi yang...
Dua hakim PA Lumajang konfirmasi positif Covid-19
Selasa, 14 Juli 2020 - 19:11 WIB
Dua hakim Pengadilan Agama Lumajang, Jawa Timur terkonfirmasi positif dan tiga reaktif Covid-19. Unt...
Hakim tolak eksepsi Sunda Empire, persidangan tetap berlanjut
Selasa, 14 Juli 2020 - 15:31 WIB
Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jawa Barat menolak nota keberatan atau eksepsi yang di...
KCN sesalkan penundaan sidang putusan PKP 
Selasa, 14 Juli 2020 - 13:55 WIB
Majelis Hakim Pengadilan Niaga, Pengadilan Negeri kembali menunda sidang dengan agenda putusan penun...
Polres Tanjung Jabung Barat buru pencetak uang palsu sempat beredar
Selasa, 14 Juli 2020 - 10:58 WIB
Anggota Satreskrim Polres Tanjung Jabung Barat, Jambi terus memburu seorang berinisial DM yang kini ...
Dirjen PAS tegaskan petugas terlibat narkoba dikirim ke Nusakambangan
Selasa, 14 Juli 2020 - 09:14 WIB
Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Reynhard Silitonga menegaskan bahwa petugas yang terbu...
LBH dorong Polda Lampung tangkap tersangka pelecehan seksual anak
Kamis, 09 Juli 2020 - 13:38 WIB
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandarlampung mendorong Kepolisian Daerah (Polda) Lampung segera menangk...
Menko Polhukam akan aktifkan lagi tim pemburu koruptor
Kamis, 09 Juli 2020 - 08:47 WIB
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD mengatakan akan ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV