Bawaslu minta situng KPU tetap dipertahankan
Elshinta
Kamis, 16 Mei 2019 - 13:36 WIB | Penulis : Dody Handoko | Editor : Administrator
Bawaslu minta situng KPU tetap dipertahankan
Komisioner Bawaslu RI Ratna Dewi Pettalolo. Foto: Dodi Handoko/Elshinta.

Elshinta.com - Komisioner Bawaslu RI Ratna Dewi Pettalolo mengatakan bahwa  keberadaan Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) KPU  telah diakui dalam undang-undang sehingga perlu dipertahankan.

"Keberadaan Situng hendaknya dipertahankan sebagai instrumen yang digunakan KPU dalam menjamin keterbukaan dan akses informasi dalam penyelenggaraan pemilu bagi masyarakat," ujarnya di Kantor Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (16/5)

Bawaslu juga  mengingatkan agar KPU teliti dan akurat dalam memasukkan data ke Situng. Dengan teliti dan meminimalisasi kesalahan input data, maka Situng tidak akan menimbulkan polemik di masyarakat.

"KPU dalam menggunakan aplikasi Situng ini harus tetap memperhatikan mengenai ketelitian akurasi dalam memasukkan data ke dalam aplikasi sistem, sehingga tidak menimbulkan polemik di masyarakat, dan KPU harus memperhatikan setiap masukan perbaikan data," paparnya seperti dilaporkan Reporter Dodi Handoko.

Sebelumnya, Bawaslu menyatakan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) melanggar tata cara dan prosedur dalam memasukkan data Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng).

Adapun putusan Bawaslu tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan dugaan kecurangan dalam Situng KPU yang diajukan tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi pada Kamis 2 Mei lalu. Laporan itu terdaftar dengan Nomor 07/LP/PP/ADM/RI/00.00/V/2019.

Bawaslu memutuskan, dua laporan dugaan pelanggaran Pemilu 2019 yang dilayangkan BPN Prabowo-Sandi memenuhi syarat formil dan materiil. Dengan begitu, Bawaslu akan mengadakan sidang lanjutan untuk menindaklanjuti dugaan pelanggaran pemilu tersebut.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
1.635 napi di dua lapas dapat remisi
Minggu, 18 Agustus 2019 - 17:41 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 1.635 narapidana yang terbagi dalam 1.223 orang narapidana yang berada di ...
Sinergi BUMN meriahkan HUT ke-74 RI dengan CSR
Minggu, 18 Agustus 2019 - 17:29 WIB
Elshinta.com - PT Len Industri (Persero), PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Bio Farma (Persero), dan...
Buruh proyek PDAM Depok tidur di emperan toko dan terangi galian dengan lilin
Minggu, 18 Agustus 2019 - 17:19 WIB
Elshinta.com - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Asasta Kota Depok, Jawa Barat agresif ekspa...
Jemaah GBI Rock Lumajang kenakan baju ala pejuang
Minggu, 18 Agustus 2019 - 16:59 WIB
Elshinta.com - Menghadirkan nilai nasionalisme dan menghargai jasa-jasa pejuang negara Republik In...
Semarakkan HUT ke-74 RI, Kodim 0620/Kabupaten Cirebon gelar berbagai lomba tradisional
Minggu, 18 Agustus 2019 - 15:56 WIB
Elshinta.com - Gebyar dalam rangka memeriahkan Ulang Tahun ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia tah...
Gowes bareng Kapolres Majalengka dalam rangka peringati HUT ke-74 RI
Minggu, 18 Agustus 2019 - 15:35 WIB
Elshinta.com - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke- 74 RI , Polres Majalengka mengg...
Ribuan peserta ramaikan jalan sehat BHUN di Purwakarta
Minggu, 18 Agustus 2019 - 15:13 WIB
Elshinta.com - Lebih dari 5.000 warga Purwakarta, Bandung dan sekitarnya di Provinsi Jawa Barat ant...
Kasus impor bawang putih, KPK geledah 15 lokasi
Minggu, 18 Agustus 2019 - 13:24 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan penggeledahan di 15 lokasi denga...
Bayi duyung di Thailand mati akibat sampah plastik
Minggu, 18 Agustus 2019 - 12:29 WIB
Elshinta.com - Seekor bayi duyung, yang sempat diselamatkan di Thailand awal tahun ini, akhirnya ma...
Pratu Sirwandi, korban penembakan KKSB meninggal di RSUD Wamena
Minggu, 18 Agustus 2019 - 12:19 WIB
Elshinta.com - Pratu Sirwandi, prajurit TNI yang menderita luka tembak di dada dan perut, akhirnya ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 207
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once