Tiga bocah di Kudus ditemukan tewas tenggelam akibat mandi di sungai
Elshinta
Kamis, 16 Mei 2019 - 16:24 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Sigit Kurniawan
Tiga bocah di Kudus ditemukan tewas tenggelam akibat mandi di sungai
Bocah korban tenggelam di Sungai Kaligelis, Kudus. Foto: Sutini/Radio Elshinta

Elshinta.com - Tiga orang bocah bernama Muhammad Iqbal Maulana (9), M Rasya Aditya Saputra (12) dan Arzaal Faqih (8), warga Desa Panjang, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah ditemukan meninggal dunia ketika sedang mandi di Sungai Kaligelis.

Ali Ashadi (40) warga Desa Panjang menuturkan para tetangga tidak mengetahui kronologis meninggalnya bocah itu secara pasti. Namun, kata dia. informasi dari pihak keluarga mereka pamit mandi ke sungai yang memang sudah sering mereka lakukan.

Kapolsek Bae Kudus AKP Ngatmin membenarkan adanya kejadian tersebut setelah pihaknya mendapatkan informasi pada Rabu (15/5) sore. "Sehingga kami terjunkan personel ke lokasi," ujar Kapolsek, dilaporkan Kontributor Elshinta Sutini di Kudus, Kamis (16/5).

Dia menuturkan, ketiga korban mandi di sungai sejak pukul 15.00 WIB dan tidak pulang hingga memasuki waktu Magrib. "Setelah Magrib keluarga bersama warga mencari di sekitaran sungai. Di mana di pinggir sungai diketemukan pakaian korban," ungkap Kapolsek. 

Selanjutnya, tambah dia, warga turun ke sungai, kemudian ditemukan tiga korban di dalam sungai yang masih satu lokasi. "Ketiganya ditemukan sudah meninggal dunia," imbuhnya.

Terkait tewasnya tiga bocah tersebut, Tim Garuda 112 Pemkab Kudus melalui dokter jaga melakukan visum dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan, melainkan penyebab tewasnya karena korban diduga tidak bisa berenang.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Korban meninggal akibat miras oplosan di Malang bertambah satu
Rabu, 18 September 2019 - 16:47 WIB
Elshinta.com - Firnanda Triprasetyo (16), warga Jalan Simpang Candi, Mojolangu, Kota Malang, Jawa ...
Kebakaran di Asmat Papua, ratusan jiwa kehilangan tempat tinggal
Selasa, 17 September 2019 - 21:38 WIB
Elshinta.com - Bupati Asmat, Elisa Kambu mengatakan, sebanyak 255 kepala keluarga atau 897 jiwa keh...
Keracunan massal di Sukabumi kembali terjadi
Selasa, 17 September 2019 - 11:15 WIB
Elshinta.com - Kasus keracunan massal di Kedusunan Ciangkrek, Kampung Babakan, Kabupaten Sukabumi,...
Karhutla landa Gunung Ile Mandiri
Selasa, 17 September 2019 - 10:06 WIB
Elshinta.com - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten F...
Ditinggal kerja, rumah ludes dilalap api 
Senin, 16 September 2019 - 16:13 WIB
Elshinta.com - Diduga akibat hubungan pendek arus listrik, rumah milik Gunawan (35) warga Dusun Lem...
Karhutla, TNI akan terbangkan drone malam hari
Senin, 16 September 2019 - 15:06 WIB
Elshinta.com - Untuk mempercepat proses pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjad...
Tinjau karhutla di Riau, Kapolri heran. Ada apa?
Senin, 16 September 2019 - 10:10 WIB
Elshinta.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo bersama...
Puskesmas dan rumah sakit di Riau jadi Posko 24 jam
Senin, 16 September 2019 - 07:13 WIB
Elshinta.com - Gubernur Provinsi Riau telah menginstruksikan seluruh Puskesmas menjadi Posko Keseh...
Pagi ini terpantau 27 hotspot, BNPB: Jarak pandang hanya 1 km
Minggu, 15 September 2019 - 11:58 WIB
Elshinta.com - Pagi ini terdeteksi ada 27 titik api kategori tinggi di Riau. Secara umum Kota Peka...
Banjarmasin diselimuti kabut asap sejak pagi
Minggu, 15 September 2019 - 10:55 WIB
Elshinta.com - Kabut asap meliputi Kota Banjarmasin dan sekitarnya sejak Minggu (15/9) pagi hingga ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)