MemoRI 18 Mei
Kuasai DPR, mahasiswa desak Presiden lengser
Elshinta
Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Kuasai DPR, mahasiswa desak Presiden <i>lengser</i>
Pendudukan gedung DPR/MPR RI oleh mahasiswa tahun 1998. Foto: https://bit.ly/2EdsHo7/Elshinta.

Elshinta.com - Senang dan bahagia, itulah yang dialami Wajid Nuad. Aktivis mahasiswa dari Forum Kota (Forkot) ini tak bisa menyembunyikan suasana hatinya kala itu, yang bersama ribuan mahasiswa akhirnya bisa merangsek masuk ke Gedung DPR/MPR RI.

Rasa bahagia itu tentu beralasan, sebab butuh perjuangan untuk bisa menembus barikade aparat agar Wajid dan kawan-kawan mahasiswa lainnya bisa masuk ke Gedung DPR/MPR RI untuk menyampaikan tuntutan mereka agar Soeharto turun dari jabatannya. 

Peristiwa yang terjadi 21 silam, tepatnya 18 Mei 1998 adalah saat pertama kali mahasiswa akhirnya bisa masuk ke DPR. "Ada dua organ besar mahasiswa yang pertama kali masuk, yaitu Forum Kota dan Forum Komunikasi Senat Mahasiswa se Jabodetabek (FKSMJ)," kata Wajid yang alumnus Universitas Negeri Jakarta (dulu IKIP) mengenang peristiwa kala itu kepada Elshinta.com.
 
Peristiwa berdarah di Kampus Universitas Trisakti dengan tewasnya empat mahasiswa akibat tertembak aparat yang berlanjut dengan aksi kerusuhan dan penjarahan di Jakarta dan sekitarnya, tidak membuat mahasiswa surut melangkah untuk menuntut Soeharto mundur. Mereka terus menggelar aksi hingga melakukan pendudukan Gedung DPR/MPR RI pada 18 Mei 1998. 

Di dalam DPR/MPR, ribuan mahasiswa terus berorasi. Dengan pengeras suara, secara bergantian para mahasiswa mendesak Soeharto segera lengser. Tokoh nasional juga ikut bergabung menyuarakan hal yang sama. "Alat pengeras untuk orasi ini sempat jadi rebutan antar aktivis, karena sama-sama ingin berorasi. Syukurlah, setelah rapat-rapat kecil, persoalan penggunaan pengeras suara oleh mahasiswa dan tokoh berhasil diselesaikan dengan baik," ujar Wajid aktivis Forkot.

Jumlah mahasiswa yang masuk ke DPR terus bertambah. Setelah FKSMJ dan Forkot, beberapa organ mahasiswa lain seperti KBUI, dll ikut bergabung bersama mahasiswa lain di Gedung DPR. Mahasiswa memenuhi areal Gedung DPR/MPR RI, bahkan tidak sedikit di antara mahasiswa yang menaiki atap gedung sambil membentangkan bendera organ dan spanduk berisi tuntutan. 
 
Selain berorasi, mahasiswa pun menyanyikan lagu-lagu dan meneriakkan yel-yel untuk membangkitkan semangat perjuangan mereka. "Satu komando! Satu perlawanan!..., Rakyat Bersatu Tak Bisa Dikalahkan!..." adalah yel-yel yang populer saat itu. Dan tentu, lagu ini pun sangat populer di nyanyikan para mahasiswa kala itu. 

Berbaris dan bersatu..
Menuju Indonesia baru

Singkirkanlah benalu
Singkirkan semua musuh-musuh

Rakyat pasti menang melawan penindasan
Rakyat kita nanti akan menang

Rakyat pasti menang rebut kedaulatan
Rakyat kita pasti akan menang

Revolusi! Revolusi! Revolusi sampai mati!

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Satgas: Angka kesembuhan COVID-19 di Subang capai 86%
Selasa, 20 Oktober 2020 - 12:55 WIB
Tingkat kesembuhan COVID-19 di Kabupaten Subang, Jawa Barat, hingga Senin (19/10), terhitung sebesar...
Masuk zona orange, Kabupaten Tangerang terus lacak penyebaran COVID-19
Selasa, 20 Oktober 2020 - 12:41 WIB
Sudah memasuki zona orange, Kabupaten Tangerang, Banten, terus melakukan pelacakan penyebaran COVID-...
Polisi identifikasi penggerak pelajar ricuh unjuk rasa
Selasa, 20 Oktober 2020 - 11:37 WIB
Polda Metro Jaya mengidentifikasi sejumlah pihak yang diduga menjadi penggerak pelajar untuk terliba...
Soal rencana pemberian vaksin COVID-19, ini kata Presiden
Selasa, 20 Oktober 2020 - 09:45 WIB
Presiden Joko Widodo meminta agar rencana pemerintah untuk melakukan pemberian vaksin COVID-19 kepad...
Satgas: Kasus aktif COVID-19 turun signifikan
Selasa, 20 Oktober 2020 - 09:23 WIB
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19, Doni Monardo menyampaikan, dalam beberapa minggu te...
Sosialisasi pencegahan COVID-19, angkutan umum di Langkat dipasangi stiker
Selasa, 20 Oktober 2020 - 09:09 WIB
Kapolres Langkat, Sumatera Utara, AKBP Edi Suranta Sinulingga bersama Kepala Dinas Kominfo Pemerinta...
3.000 personel gabungan amankan demo tolak Omnibus Law di Malang
Selasa, 20 Oktober 2020 - 08:36 WIB
Polisi menyiapkan 3.000 personel gabungan guna mengamankan aksi demo menolak Omnibus Law atau Undang...
Naik jadi zona merah Covid-19, intensitas razia protokol kesehatan ditambah
Senin, 19 Oktober 2020 - 17:38 WIB
Pabrik, tempat publik dan rumah makan disasar razia protokol kesehatan oleh tim Gugus Tugas Percepat...
Kemenkes: BPOM-MUI akan pastikan keamanan-kehalalan vaksin COVID-19
Senin, 19 Oktober 2020 - 17:27 WIB
BPOM bersama dengan MUI beserta Kementerian Agama akan memastikan keamanan vaksin dari segi keselama...
Pemerintah berencana lakukan vaksinasi COVID-19 pada 160 juta penduduk
Senin, 19 Oktober 2020 - 16:52 WIB
Pemerintah berencana melakukan vaksinasi pada 160 juta penduduk guna mencapai kekebalan kelompok ter...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV