TKN harap semua pihak percaya penyelenggara Pemilu
Elshinta
Jumat, 17 Mei 2019 - 12:39 WIB | Penulis : Dody Handoko | Editor : Administrator
TKN harap semua pihak percaya penyelenggara Pemilu
 Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN), Abdul Kadir Karding. Foto: Dody Handoko/elshinta.com

Elshinta.com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma`ruf Amin, Abdul Kadir Karding mengatakan, pada 22 Mei 2019 keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait calon presiden dan calon wakil presiden adalah hanya satu diantara tahapan dalam Pemilu.

"Seharusnya biasa-biasa aja tidak usah terlalu khawatir, tidak usah terlalu berlebihan, yang penting adalah kita semua punya kesadaran untuk menunggu dan mempercayai penyelenggara Pemilu termasuk KPU," kata dia di kawasan Widya Chandra, Jakarta Selatan, Jumat (17/5), seperti dilaporkan Reporter elshinta.com, Dody Handoko.

"Jadi itu yang penting, yang lebih penting lagi adalah menyadari bahwa Pemilu ini hanyalah alat untuk kita memperbaiki bangsa. Jangan sampai karena Pemilu kita berantem gara-gara sikap yang tidak siap kalah. Saya yakin Pak Prabowo juga seorang demokrat sejati, negarawan. Jangan sampailah kita mengorbankan persatuan, mengorbankan masyarakat hanya untuk kepentingan hasil Pemilu," paparnya. 

Sementara terkait rencana people power, menurutnya tidak perlu karena KPU cukup transparan. Selain itu semua capres dan partai mempunyai saksi. 

"Oleh karena itu people power itu hanyalah mainan politik yang saya kira tidak ada gunanya. Lebih banyak mudharatnya atau kerusakan yang bisa ditimbulkan, maka saya mengimbau masyarakat nonton TV di rumah aja tidak perlu jalan atau ke KPU. Kita khawatir kalau ada massa, ada yang main atau penyusup kan bahaya," pungkasnya. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Empat oknum polisi pemeras jalani sidang perdana
Rabu, 18 September 2019 - 18:11 WIB
Elshinta.com - Empat oknum polisi yang bertugas di Polsek Medan Area, yakni Jenli Hendra Damanik, ...
KPK tetapkan Menpora tersangka kasus suap KONI
Rabu, 18 September 2019 - 17:53 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora)...
Projo sebut revisi UU KPK membawa optimisme dalam pemberantasan korupsi
Rabu, 18 September 2019 - 16:35 WIB
Elshinta.com - Perubahan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pida...
Kapolda tegaskan langsung tangani berbagai kejahatan di NTT
Rabu, 18 September 2019 - 16:14 WIB
Elshinta.com - Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Pol Hamidin mengatakan berbagai bentuk kej...
KPK bentuk tim transisi identifikasi dampak pengesahan revisi UU KPK
Rabu, 18 September 2019 - 16:07 WIB
Elshinta.com - Kabiro Humas KPK Febri Diansyah mengatakan, KPK telah membentuk tim transisi untuk m...
KPK panggil 2 pejabat Kemendag 
Rabu, 18 September 2019 - 14:36 WIB
Elshinta.com - Kabiro Humas KPK Febri Diansyah mengatakan, KPK memanggil 2 pejabat Kementerian Perd...
Diduga pegawainya coba bunuh diri, Polisi panggil Transjakarta
Rabu, 18 September 2019 - 14:18 WIB
Elshinta.com - Polres Metro Jakarta Timur melakukan pemanggilan kepada PT Transportasi Jakarta (Tr...
Akademisi: Apa urgensinya Dewan Pengawas KPK?
Rabu, 18 September 2019 - 13:49 WIB
Elshinta.com - Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) telah disahkan oleh Dewan Perwaki...
IPW apresiasi DPR sahkan revisi UU KPK
Rabu, 18 September 2019 - 12:29 WIB
Elshinta.com - Indonesia Police Watch (IPW) memberi apresiasi pada Rapat Paripurna DPR RI yang tel...
Gerindra usul Dewan Pengawas KPK juga dilakukan DPR
Rabu, 18 September 2019 - 12:01 WIB
Elshinta.com - Partai Gerindra mendukung uji materi terhadap perubahan ke-2 Undang-Undang Komisi Pem...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)