Batam bantah rumor warganya ada yang idap cacar monyet
Elshinta
Sabtu, 18 Mei 2019 - 17:15 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Batam bantah rumor warganya ada yang idap cacar monyet
Alat pemindai panas tubuh untuk memantau penumpang dari Singapura dan Malaysia yang berpotensi terjangkit virus cacar monyet (monkeypox). Sumber foto: https://s.id/504Xa

Elshinta.com - Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau, Didi Kusmarjadi memastikan hingga kini tidak ada warga kota setempat yang mengidap cacar monyet (monkeypox).

"Tidak ada yang mengidap cacar monyet," kata Didi di Batam, Sabtu (18/5).

Ia membantah rumor yang menyebutkan bahwa virus yang berasal dari hewan itu sudah mewabah di Kota Batam. Namun memang, kata dia, pemerintah melakukan berbagai langkah sebagai upaya antisipatif agar virus tidak sampai masuk dan menyebar di Batam.

Langkah-langkah yang dilakukan antara lain memindai suhu tubuh semua orang yang baru masuk Batam melalui pelabuhan dan bandara internasional, dan memastikan semuanya dalam kondisi sehat. Langkah lainnya, menyiapkan ruang khusus, untuk mengisolasi bila menemukan orang yang terduga membawa virus cacar monyet.

Kadinkes mengingatkan agar warga menjaga hewan peliharaannya, termasuk monyet agar tidak terkena virus cacar. Penularan cacar monyet, melalui kontak langsung dengan darah, cairan tubuh, atau lesi kulit atau mukosa pada hewan yang terinfeksi.

Sementara itu, Kepolisian Daerah Kepri mengeluarkan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat terkait penyakit cacar monyet.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol S Erlangga membagikan informasi mengenai cacar monyet agar masyarakat bisa mengantisipasi dan tidak resah. "Terapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Wabah cacar monyet sejauh ini masih dapat dikendalikan," kata Kabid Humas yang dibagikan melalui pesan aplikasi kepada masyarakat, demikian Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Khasiat jambu biji untuk kesehatan jantung hingga turunkan gula darah
Minggu, 16 Juni 2019 - 14:12 WIB
Elshinta.com - Jambu biji adalah salah satu buah favorit yang lezat dimakan langsung dan juga s...
Menkes imbau jemaah haji Indonesia tidak mendekati Unta
Sabtu, 15 Juni 2019 - 10:44 WIB
Elshinta.com - Warga Indonesia yang akan melakukan ibadah haji rentan terserang virus Midd...
Pasca Lebaran, stok darah Kota Pekalongan masih aman
Jumat, 14 Juni 2019 - 17:31 WIB
Elshinta.com - Stok darah di Kota Pekalongan, Jawa Tengah dipastikan masih aman, rata...
Malaria penyakit dengan urutan tertinggi di RSUD Paniai
Jumat, 14 Juni 2019 - 13:28 WIB
Elshinta.com - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Paniai, Provinsi Papua mencatat se...
Ini manfaat minum air hangat di pagi hari
Kamis, 13 Juni 2019 - 17:25 WIB
Elshinta.com - Menurut pengobatan Tiongkok dan India kuno, memulai hari dengan segelas air hang...
Konsumsi gula dan karbohidrat berlebihan bisa rusak otak
Senin, 10 Juni 2019 - 12:28 WIB
Elshinta.com - Gula dan karbohidrat olahan memiliki dampak buruk bagi otak dan bahkan menyebabk...
Gangguan tidur setara 215 hari percepatan usia
Senin, 10 Juni 2019 - 11:58 WIB
Elshinta.com - Gangguan tidur, termasuk pernafasan saat tidur, setara dengan 215 hari percepata...
Ini manfaat konsumsi semangka bagi ibu hamil
Sabtu, 08 Juni 2019 - 20:35 WIB
Elshinta.com - Semangka kaya akan kandungan air, vitamin A, B kompleks dan C, magnesium se...
Lima tips detoks setelah `makan besar` Lebaran
Kamis, 06 Juni 2019 - 15:25 WIB
Elshinta.com - Hari Raya Idul Fitri seringkali menjadi momentum `makan besar` bagi para mu...
Usai Lebaran warga Makassar diminta mewaspadai diare
Selasa, 04 Juni 2019 - 07:11 WIB
Elshinta.com - Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin meminta warga kota itu ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)