Wali Kota Bandung evaluasi kondisi Pasar Kosambi usai kebakaran
Elshinta
Minggu, 19 Mei 2019 - 15:32 WIB |
Wali Kota Bandung evaluasi kondisi Pasar Kosambi usai kebakaran
Sumber Foto: https://bit.ly/2WgYYES

Elshinta.com - Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan pemerintah kota akan mengevaluasi kondisi Pasar Kosambi setelah kebakaran melanda area perdagangan itu sejak Sabtu (18/5) serta membahas rencana relokasi para pedagangnya.

"Soal kebakaran, tentu akan kita evaluasi agar tidak kembali terjadi," katanya saat meninjau kondisi Pasar Kosambi, Minggu (19/5).

"Kita padamkan dulu hari ini. Untuk relokasi kios, kita menunggu setelah pemadaman selesai," ia menambahkan, dikutip Antara.

Wali Kota mengatakan bahwa penyebab kebakaran di pasar itu sampai sekarang belum diketahui pasti. Menurut dugaan sementara, api berasal dari sebuah kios kelapa di lantai bawah pasar.

"Diduga dari kios kelapa yang sedang bongkar muat. Kabarnya di situ ada api. Namun yang lebih jelas penyebabnya belum pasti ya, kita nunggu selesai dulu pemadaman," katanya.

Kepala Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung Dadang Iriana mengatakan 71 petugas dan 20 mobil pemadam telah dikerahkan untuk mematikan api yang membakar pasar tersebut. "Sulitnya, ini pertokoan di dalam itu gelap dan oksigen juga sulit," kata Dadang.

Kepala Pasar Kosambi, Septi Sahreza mengatakan akan segera mendata pedagang yang terkena dampak kebakaran dan selanjutnya berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menyiapkan area dagang untuk mereka. "Kita data dulu pedagangnya. Jika mereka ingin berdagang, kita akan buka di parkiran depan. Kita sesuaikan tempat dan jumlahnya," kata Septi.

Kebakaran melanda Pasar Kosambi sejak Sabtu (18/5) malam hingga Minggu siang. Dadang mengatakan keterbatasan jumlah petugas dan lokasi yang sulit dijangkau menjadi kendala dalam upaya pemadaman api di pasar tersebut.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Korban meninggal akibat miras oplosan di Malang bertambah satu
Rabu, 18 September 2019 - 16:47 WIB
Elshinta.com - Firnanda Triprasetyo (16), warga Jalan Simpang Candi, Mojolangu, Kota Malang, Jawa ...
Kebakaran di Asmat Papua, ratusan jiwa kehilangan tempat tinggal
Selasa, 17 September 2019 - 21:38 WIB
Elshinta.com - Bupati Asmat, Elisa Kambu mengatakan, sebanyak 255 kepala keluarga atau 897 jiwa keh...
Keracunan massal di Sukabumi kembali terjadi
Selasa, 17 September 2019 - 11:15 WIB
Elshinta.com - Kasus keracunan massal di Kedusunan Ciangkrek, Kampung Babakan, Kabupaten Sukabumi,...
Karhutla landa Gunung Ile Mandiri
Selasa, 17 September 2019 - 10:06 WIB
Elshinta.com - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten F...
Ditinggal kerja, rumah ludes dilalap api 
Senin, 16 September 2019 - 16:13 WIB
Elshinta.com - Diduga akibat hubungan pendek arus listrik, rumah milik Gunawan (35) warga Dusun Lem...
Karhutla, TNI akan terbangkan drone malam hari
Senin, 16 September 2019 - 15:06 WIB
Elshinta.com - Untuk mempercepat proses pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjad...
Tinjau karhutla di Riau, Kapolri heran. Ada apa?
Senin, 16 September 2019 - 10:10 WIB
Elshinta.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo bersama...
Puskesmas dan rumah sakit di Riau jadi Posko 24 jam
Senin, 16 September 2019 - 07:13 WIB
Elshinta.com - Gubernur Provinsi Riau telah menginstruksikan seluruh Puskesmas menjadi Posko Keseh...
Pagi ini terpantau 27 hotspot, BNPB: Jarak pandang hanya 1 km
Minggu, 15 September 2019 - 11:58 WIB
Elshinta.com - Pagi ini terdeteksi ada 27 titik api kategori tinggi di Riau. Secara umum Kota Peka...
Banjarmasin diselimuti kabut asap sejak pagi
Minggu, 15 September 2019 - 10:55 WIB
Elshinta.com - Kabut asap meliputi Kota Banjarmasin dan sekitarnya sejak Minggu (15/9) pagi hingga ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)