Pemprov DKI tanggung biaya perawatan korban luka kericuhan
Elshinta
Kamis, 23 Mei 2019 - 19:42 WIB |
Pemprov DKI tanggung biaya perawatan korban luka kericuhan
Kerusuhan di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (22/5). Sumber foto: https://s.id/56izb

Elshinta.com - Kepala Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Widyastuti mengatakan biaya perawatan bagi masyarakat yang terdampak kericuhan saat aksi 21-22 Mei di Jakarta akan ditanggung oleh Pemprov DKI.

Widyastuti dalam keterangannya kepada wartawan di Kantor Kementerian Kesehatan di Jakarta, Kamis (23/5) mengatakan, Pemprov DKI sudah terbiasa menangani korban luka akibat berbagai kejadian yang terjadi di Ibu Kota jauh sebelum aksi 22 Mei. "DKI sudah sering mengalami hal seperti ini, nonton bola banyak juga, kayak kemarin liga apa lah itu ada bonek dari Jawa mana, akhirnya kami juga. Jadi kami antisipasi," kata Widyastuti.

Dinas Kesehatan DKI Jakarta menerbitkan surat edaran ke seluruh rumah sakit untuk bisa menangani korban dari kericuhan. Dia menyebut ada ketentuan dalam perundang-undangan dan Peraturan Menteri Kesehatan yang mengatur demikian. "Kami mengantisipasi itu semua. Kami memang untuk kasus akibat cedera, akibat terdampak langsung ini kami koordinasikan, bisa dengan kerja sama antara rumah sakit dengan kami dan juga dengan Kemenkes," kata dia.

Dikutip Antara, Widyastuti memaparkan bahwa jaminan asuransi sosial dari program Jaminan Kesehatan Nasional memang tidak menanggung biaya pengobatan yang diakibatkan oleh hal-hal tertentu, seperti kecelakaan lalu lintas, kecelakaan kerja, dan dampak akibat unjuk rasa. Dia menjelaskan korban luka yang ditangani oleh beberapa rumah sakit di Jakarta merupakan masyarakat campuran dari berbagai daerah, tidak hanya warga Ibu Kota.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyebutkan, data terbaru korban luka dan meninggal akibat kericuhan saat aksi 22 Mei di beberapa wilayah hingga pukul 11.00 WIB ialah delapan meninggal dunia dan 737 korban luka.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bea Cukai dan KLHK kembalikan impor limbah beracun ke negara asal
Rabu, 18 September 2019 - 19:06 WIB
Elshinta.com - Menindaklanjuti maraknya impor limbah plastik yang tercampur sampah dan limbah bahan ...
Cek peralatan dan data kewilayahan, Dandim 0614/Kota Cirebon kunjungi Koramil 0404
Rabu, 18 September 2019 - 18:06 WIB
Elshinta.com - Komandan Kodim (Dandim) 0614/Kota Cirebon Letkol Inf Herry Indriyanto melakukan kunju...
Tingkat hunian hotel di Singkawang menurun karena kabut asap
Rabu, 18 September 2019 - 17:38 WIB
Elshinta.com - Kabut asap pekat yang menyelimuti Kota Singkawang, Kalimantan Barat bukan hanya membe...
PPID ujung tombak suksesnya program pemerintah di Lumajang
Rabu, 18 September 2019 - 17:06 WIB
Elshinta.com - Pejabat Pengelola Informasi dan Dukumentasi (PPID) dari setiap OPD dinilai menjadi ...
DPRD Jatim minta Pemerintah segera sahkan RUU P-KS
Rabu, 18 September 2019 - 15:03 WIB
Elshinta.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) meminta kepada Pemerintah segera menges...
Menko Polhukam: Ada tiga masalah aktual perlu dicermati
Rabu, 18 September 2019 - 14:54 WIB
Elshinta.com - Menko Polhukam Wiranto menyampaikan adanya dinamika nasional dengan berbagai permas...
Apa alasan disahkannya UU Perkawinan?
Rabu, 18 September 2019 - 14:27 WIB
Elshinta.com - Undang-Undang (UU) Perkawinan yang mengubah usia minimal menikah telah disahkan. Untu...
Kualitas udara Palembang sentuh kategori berbahaya
Rabu, 18 September 2019 - 13:59 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendata kualitas udara di Kota ...
Peneliti: Ada tiga kelompok bicara revisi UU KPK di medsos
Rabu, 18 September 2019 - 13:39 WIB
Elshinta.com - Peneliti Lembaga Penelitian, Pendidikan, Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) meny...
Diduga bom, Tim Gegana amankan sebuah pipa besi
Rabu, 18 September 2019 - 13:30 WIB
Elshinta.com - Tim Gegana Brimob Polda Nusa Tenggara Barat mengamankan sebuah pipa besi dengan pan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)