PMI Kudus bagikan takjil untuk tarik minat pendonor darah
Elshinta
Kamis, 23 Mei 2019 - 20:46 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
PMI Kudus bagikan takjil untuk tarik minat pendonor darah
Sumber foto: Sutini/Radio Elshinta

Elshinta.com - Sedikitnya warga yang mendonorkan darah pada bulan puasa membuat stok darah di UDD PMI Kudus, Jawa Tengah menipis, salah satu golongan darah yang mulai sulit diperoleh yakni golongan darah AB. Demi meningkatkan minat warga untuk mendonorkan darah, Ketua PMI Kabupaten Kudus, Rina Tamzil mensosialisasikan melalui bagi-bagi takjil di kawasan Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Kamis (23/5).

Kegiatan yang digelar ini sekaligus sosialisasi jalur satu arah di Jalan Jendral Sudirman, sehingga selain melibatkan pihak PMI juga personel Dinas Perhubungan bahkan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus, Abdul Halil ikut turun langsung.

Menurut Rina Tamzil yang juga istri Bupati Kudus pada bulan puasa ini pihaknya melakukan donor darah secara keliling. "Kami siapkan mobil unit donor darah di kawasan Alun-alun Simpang Tujuh dan di balai Jagong GOR Wergu. Warga yang selesai berbuka puasa dapat ikut berpartisipasi dalam mendonorkan darahnya," ujarnya, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini.

Rina menjelaskan, saat ini stok darah di UDD PMI Kudus menipis, makanya digiatkan melalui berbagai cara. "Sebagai apresiasi bagi warga yang mendonorkan darah kami berikan sembako. Ini bukan pembentuk kami membeli darah mereka dengan sembako tapi bentuk apresiasi," katanya. 

Ia menambahkan, menipiskan stok darah membuat pihaknya membatasi permintaan darah dari luar kabupaten. "Kami utamakan untuk mencukupi kebutuhan darah di Kudus dulu," imbuhnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Angka pernikahan dini di Kaltim masih tinggi, capai 13,9 persen
Minggu, 12 Juli 2020 - 08:57 WIB
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mencatat angka pernikahan usia dini masih tinggi yaitu...
Gunakan genset, Satgas TMMD Kodim 1709 gelar nobar bersama anak-anak Kampung Natabui
Minggu, 12 Juli 2020 - 08:49 WIB
Anggota Kodim 1709/Yawa yang tergabung dalam Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-108 tahun...
MUI Makassar minta dilibatkan pemulasaran jenazah COVID-19
Sabtu, 11 Juli 2020 - 21:29 WIB
Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Makassar, Sulawesi Selatan, meminta agar dilibatkan dala...
Jubir: Menggunakan masker lebih penting dari pelindung wajah
Sabtu, 11 Juli 2020 - 20:52 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk Percepatan Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan penggunaan ma...
Secapa AD jadi klaster baru, pengamat: Perketat protokol kesehatan
Sabtu, 11 Juli 2020 - 20:28 WIB
Pengamat intelijen, pertahanan, dan keamanan Ngasiman Djoyonegoro mengatakan bahwa Sekolah Calon Per...
KSAD jelaskan kasus klaster Secapa AD bermula dari ketidaksengajaan
Sabtu, 11 Juli 2020 - 19:42 WIB
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa menjelaskan awal mula kasus klast...
Galuh Pakuan siap angkat martabat Sunda dengan olahraga
Sabtu, 11 Juli 2020 - 19:29 WIB
Sejumlah Sesepuh Sunda bertekad meningkatkan harkat generasi Ki Sunda di bidang olahraga. Hal terseb...
Prajurit Brigif 18 Kostrad kembangkan sistem pertanian Budikdamber
Sabtu, 11 Juli 2020 - 19:14 WIB
Sejumlah program ketahanan pangan sudah lama disiapkan di Brigif Para Raider 18 Kostrad Jagung Kabup...
Kapolri apresiasi tim pemulasaran jenazah corona Polresta Malang Kota
Sabtu, 11 Juli 2020 - 17:56 WIB
Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis memberikan perhatian dan motivasi kepada tim pemulasaran jenazah ...
Pemerintah pastikan pemenuhan hak anak saat pandemi COVID-19
Sabtu, 11 Juli 2020 - 17:40 WIB
Pemerintah akan memastikan hak setiap anak Indonesia terpenuhi selama pandemi COVID-19 melanda Tanah...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV