Polisi duga kericuhan 22 Mei terencana
Elshinta
Kamis, 23 Mei 2019 - 21:24 WIB |
Polisi duga kericuhan 22 Mei terencana
Tersangka pelaku kericuhan dalam aksi 22 Mei ditampilkan dalam rilis di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (23/5). Sumber foto: https://s.id/56qkB

Elshinta.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menduga peristiwa kericuhan di sejumlah tempat di Jakarta pada 21-22 Mei 2019, terencana.

"Kericuhan ini by design, bukan spontan. Karena terbukti ada barang bukti berupa uang yang ditemukan," kata Brigjen Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (23/5).

Selain itu para tersangka pelaku kerusuhan yang ditangkap juga mengakui uang tersebut sebagai imbalan untuk melakukan kerusuhan. Dedi mengatakan para pelaku ini sengaja menyusup diantara para pendemo yang melakukan unjuk rasa damai di depan Gedung Bawaslu RI. Kemudian mereka sengaja memprovokasi massa pendemo untuk melakukan tindakan anarkis.

Polri pun telah mengamankan sebanyak 300 orang pelaku kerusuhan Jakarta. Mereka sebagian merupakan warga Jawa Barat dan Banten. Ada pula yang kesehariannya sebagai preman di kawasan Tanah Abang. "Bayarannya (pelaku kerusuhan) Rp300 ribu sehari," katanya.

Saat ini, ratusan orang tersebut masih diperiksa polisi untuk diketahui peran mereka dalam kericuhan yang terjadi pada Selasa (21/5) malam hingga Kamis dini hari. "Masih diperiksa, dipilah-pilah siapa pelaku lapangan, koordinator lapangan dan aktor intelektualnya," katanya.

Mereka ditangkap di berbagai tempat di Jakarta yakni di kawasan Slipi, Petamburan, MH Thamrin dan Tanah Abang. Sejumlah barang bukti yang disita dari para tersangka diantaranya kendaraan, uang rupiah, uang dolar, senjata tajam, bom molotov, ponsel, kamera, batu, ketapel dan petasan, demikian Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kemnaker nilai soal SDM perlu ada sinergi pemerintah dan swasta
Jumat, 23 Agustus 2019 - 14:48 WIB
Elshinta.com - Kementerian ketenagakerjaan menilai bahwa persoalan Sumber Daya Manusia (SDM) dapat ...
PT KAI berlakukan pemesanan tiket online pada 13 kereta ekonomi
Jumat, 23 Agustus 2019 - 14:38 WIB
Elshinta.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberlakukan kebijakan baru perihal pelayanan res...
Soal IKN baru, Presiden harus transparan melalui sayembara terbuka internasional
Jumat, 23 Agustus 2019 - 14:27 WIB
Elshinta.com - Perencanaan dan perancangan pembangunan Ibu Kota Negara Indonesia (IKN) baru yang di...
KPK `kuliahi` ASN Pemkot Malang soal gratifikasi
Jumat, 23 Agustus 2019 - 14:17 WIB
Elshinta.com - Rentannya Aparatur Sipil Negara (ASN) menerima ucapan terima kasih berupa hadiah, ba...
Anggota KKSB tewas dalam kontak tembak
Jumat, 23 Agustus 2019 - 13:55 WIB
Elshinta.com - Kapolres Jayawijaya AKBP Tonny Ananda mengakui anggota kelompok kriminal separatis ...
Menko Luhut: Tidak perlu ada referendum di Papua
Jumat, 23 Agustus 2019 - 12:54 WIB
Elshinta.com - Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa tidak perlu ada referend...
BMKG sebut 151 titik panas terpantau di Kalbar
Jumat, 23 Agustus 2019 - 12:35 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Supadio Pontianak menyatakan t...
Sempat terganggu, sistem `check-in` Terminal 3 Soetta kembali normal
Jumat, 23 Agustus 2019 - 12:02 WIB
Elshinta.com - PT Angkasa Pura II (Persero) menginformasikan bahwa sistem lapor diri atau `check-i...
Pemindahan ibu kota, Pemerintah diminta ajukan konsep ke DPR
Jumat, 23 Agustus 2019 - 10:34 WIB
Elshinta.com - Wakil Ketua Komisi II DPR RI Herman Khaeron meminta pemerintah mengajukan dahulu ko...
BNPB ingatkan, karhutla bisa jadi ancaman bencana permanen!
Jumat, 23 Agustus 2019 - 10:13 WIB
Elshinta.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo mengingatkan bahw...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)