KPK dan LIPI akan bahas penyempurnaan UU Parpol
Elshinta
Jumat, 24 Mei 2019 - 11:49 WIB | Penulis : Dody Handoko | Editor : Sigit Kurniawan
KPK dan LIPI akan bahas penyempurnaan UU Parpol
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2weJPW9

Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, KPK bersama LIPI akan membahas penyempurnaan undang-undang tentang partai politik.

"Dalam pertemuan akan dibahas tentang aspek hukum termasuk peraturan perundang-undangan terkait, sehubungan dengan peran Kemenkumham mewakili pemerintah yang kelak akan melakukan pembahasan rancangan undang-undang dengan Komisi II DPR RI," ujarnya di KPK, Kuningan, Jumat (24/5), seperti dilaporkan Reporter Elshinta.com, Dody Handoko.

KPK bersama LIPI membawa draf naskah akademik terkait hasil kajian UU Parpol. Dalam draf naskah akademik, KPK dan LIPI juga memuat sejumlah rekomendasi penyempurnaan.

"Dengan maksud mendapatkan masukan dari Kemenkumham, KPK dan Pusat Penelitian Politik LIPI berharap poin-poin rekomendasi dalam kajian tersebut termasuk di dalamnya memuat elemen-elemen Sistem Integritas Partai Politik (SIPP) dapat menjadi bagian dari penyempurnaan Undang-Undang Partai Politik ke depan," jelasnya.

Sebelumnya, Selasa (21/5/2019), KPK dan LIPI bersama Kemendagri membahas aspek substansi penyempurnaan UU Parpol dan evaluasi bantuan keuangan negara kepada Parpol di tahun 2018.

Sejak 2016, KPK dan LIPI mendorong implementasi SIPP oleh parpol yang mencakup kode etik, sistem rekrutmen, kaderisasi, pendanaan, dan demokrasi internal.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pansus COVID-19 DPRD Sumut minta agar masyarakat terdampak COVID-19 diberi bantuan uang
Rabu, 20 Mei 2020 - 19:37 WIB
Panitia Khusus (Pansus) COVID-19 DPRD Provinsi Sumatera Utara mengaku kecewa terhadap respon dari Ti...
Jubir Pemerintah: Perlu kajian data komprehensif untuk relaksasi PSBB
Rabu, 20 Mei 2020 - 18:55 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menegaskan perlu kajian data yang k...
Pilih calon duta besar, Jokowi kedepankan kualitas
Selasa, 19 Mei 2020 - 17:25 WIB
Anggota Dewan Kehormatan Partai Hanura Gerry Hukubun mengapresiasi nama-nama calon duta besar pili...
Imbau karyawan masuk 25 Mei, Menteri BUMN diminta peka terhadap sensitivitas keagamaan
Senin, 18 Mei 2020 - 21:55 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir yang meminta pegawai BUMN masuk pada H+1 Idul Fitri di tengah pandemi Covi...
Fraksi Golkar DIY dukung Sri Sultan ajukan PSSB
Sabtu, 16 Mei 2020 - 18:38 WIB
Jumlah orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di DIY terus bertambah. Sampai saat ini berjumlah 1...
 Fraksi PDIP DPRD Sumut imbau masyarakat ikuti protokol kesehatan
Jumat, 15 Mei 2020 - 14:22 WIB
Masyarakat Sumatera Utara diimbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh...
Hasil urunan, Satgas Covid-19 DPD PKS Majalengka bantu warga terdampak Covid-19
Jumat, 15 Mei 2020 - 08:45 WIB
Satgas Covid 19 DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Majalengka, Jawa Barat menyalurkan ban...
 Survei Polmatrix: Kepala daerah kuasai 6 besar elektabilitas, PDIP dan PSI menguat
Kamis, 14 Mei 2020 - 15:56 WIB
Pemilu 2019 sudah berlalu setahun lebih, tetapi residunya masih terasa di tengah masyarakat.
 Aktivitas sosial PSI dan PDIP paling terekam publik di masa pandemi Covid-19
Rabu, 13 Mei 2020 - 20:26 WIB
Indomedia Poll melakukan penelitian terhadap aktivitas partai politik selama kebijakan Pembatasan S...
Duta besar harus miliki jiwa enterpreneurship dan marketing produktif
Selasa, 12 Mei 2020 - 13:11 WIB
Anggota Dewan Kehormatan Hanura Gerry Hukubun mengatakan, peran duta besar saat ini harus lebih dipu...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV