Dinkes: Tidak ada penderita DBD di Kepri
Elshinta
Jumat, 24 Mei 2019 - 17:22 WIB |
Dinkes: Tidak ada penderita DBD di Kepri
Ilustrasi. Sumber foto: https://s.id/57mb9

Elshinta.com - Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau menyatakan demam berdarah dengue (DBD) yang sempat menyerang wilayah itu selama beberapa bulan, sekarang sudah tidak ada lagi.

"Jumlah penderita DBD di Kepri, nol, sudah tidak ada lagi," kata Kadis Kesehatan Kepri Tjetjep Yudiana, di Tanjungpinang, Jumat (24/5).

Tjetjep mengatakan penyakit DBD sempat khawatir warga, meski tidak dapat dipungkiri masih banyak pihak yang tidak peduli dengan penularan penyakit itu. Dia mengatakan jumlah penderita penyakit DBD di Kepri hingga Februari 2019 mencapai 360 orang, kemudian berangsur-angsur berkurang. Penderita DBD paling banyak di Batam dan Tanjungpinan Jumlah tersebut jauh lebih kecil dibanding akhir tahun 2018. "Tahun ini ada dua orang penderita penyakit itu meninggal dunia. Mereka warga Tanjungpinang dan Batam," katanya.

Ia mengemukakan, Natuna dan Kepulauan Anambas tidak terdapat penderita DBD sejak beberapa bulan terakhir. Hal itu disebabkan permukiman warga tidak terlalu padat, dan warga tidak memberi ruang bagi nyamuk untuk berkembang biak. "Jangan menjadikan rumah sebagai ternak nyamuk. Buang air pada wadah, bersihkan bak mandi secara rutin," ujarnya.

Upaya yang dilakukan satu atau beberapa keluarga mencegah nyamuk berkembang biak tidak akan berhasil bila tetangganya tidak melakukan hal yang sama. Hal itu disebabkan nyamuk dalam waktu sebentar dapat berpindah tempat. Karena itu, Tjetjep memberi apresiasi kepada Pemkot Tanjungpinang yang mengajak jajarannya dan warga untuk bergotong-royong membersihkan rumah dari sarang nyamuk.

Namun hal itu harus diikuti camat, lurah hingga di tingkat RW dan RT secara rutin sehingga kondisi lingkungan tidak ada sarang nyamuk. "Itu yang belum terlihat. Jika ingin menangani masalah ini seharusnya dimulai dari hulu, dari rumah dan lingkungan sekitar rumah, bukan dari hilir," ujarnya, demikian Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Yuk, ketahui kebutuhan zat besi harian Anda
Jumat, 13 Desember 2019 - 09:53 WIB
Kebutuhan zat besi disesuaikan dengan usia seseorang dan biasanya semakin bertambah seiring pertamba...
Pengobatan gratis, ratusan warga Tenggarong datangi klinik terapung TNI
Kamis, 12 Desember 2019 - 17:37 WIB
Ratusan warga berduyun-duyun mendatangi klinik terapung yang ada di dermaga guna berobat gratis dan...
Yuk, cegah penyakit saat pancaroba dengan cuci tangan
Selasa, 10 Desember 2019 - 17:18 WIB
Dokter spesialis penyakit dalam dari Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Purwokerto dr...
Polemik vape, peneliti nilai perokok dewasa akan mengisap tembakau
Senin, 09 Desember 2019 - 09:02 WIB
Peneliti Yayasan Pemerhati Kesehatan Publik (YPKP) Amaliya menilai pelarangan rokok elektrik di seju...
Nge-gym solusi untuk jaga kebugaran tubuh
Minggu, 01 Desember 2019 - 12:03 WIB
Selama ini olahraga kebugaran dipersepsikan identik dengan harga yang relatif mahal dan repot.
Tangkal radikal bebas, konsumsi enam makanan kaya antioksidan ini
Sabtu, 30 November 2019 - 14:28 WIB
Antioksidan adalah komponen atau substansi yang mencegah kerusakan sel tubuh akibat radikal bebas. R...
Lions Ride 2019 akan digelar di BSD
Kamis, 28 November 2019 - 18:02 WIB
Tahun ini akan digelar Lions Ride merupakan program peduli diabetes dengan mengajak masyarakat lomba...
Waspada, rokok bisa picu mata bayi katarak
Kamis, 28 November 2019 - 16:42 WIB
Bagi Anda perokok aktif hendaknya saat ini mulai waspada karena aktivitas menghisap tembakau itu bi...
Waspada! Pencemaran udara tingkatkan risiko terkena glaukoma
Kamis, 28 November 2019 - 10:16 WIB
Sebuah studi dari UCL di Inggris menyatakan bahwa orang yang tinggal di kawasan dengan pencemaran ud...
Pascawabah Hepatitia A Dinkes Depok masih berlakukan Status KLB
Selasa, 26 November 2019 - 19:37 WIB
Pascawabah Hepatitis A di SMPN 20 Kota Depok, Jawa Barat, sekolah terpaksa meliburkan selama tiga ha...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 217
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once