Demam berdarah renggut nyawa 5 warga Ngawi
Elshinta
Jumat, 24 Mei 2019 - 21:26 WIB |
Demam berdarah renggut nyawa 5 warga Ngawi
Petugas sedang melakukan pengasapan di wilayah Kabupaten Ngawi.. Sumber foto: https://s.id/57CFJ

Elshinta.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi, Jawa Timur mencatat lima warga setempat meninggal dunia akibat terjangkit penyakit demam berdarah dengue (DBD) selama lima bulan terakhir pada 2019.

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinkes Kabupaten Ngawi Djaswadi di Ngawi, Jumat (24/5) mengatakan, sepanjang Januari hingga Mei 2019 di daerah itu terdapat 1.006 kasus demam berdarah. "Dari jumlah itu, sebanyak lima penderita di antaranya meninggal dunia, serta 38 di antaranya tercatat sebagai 'dengue shock syndrome' (DSS)," ujar dia kepada wartawan.

Ia menjelaskan DSS adalah kondisi pasien demam berdarah yang sudah sampai tahap syok, yang ditandai dengan adanya perdarahan serta kejang-kejang. Dia menyebut banyak faktor penyebab yang membuat penderita demam berdarah sampai meninggal dunia, di antaranya terlambat membawa ke fasilitas kesehatan terdekat. "Selain itu, bisa jadi faktor puskesmas terlambat merujuk pasien, ataupun penanganan rumah sakitnya, atau bisa juga kebijakan penggunaan BPJS Kesehatan," kata Djaswadi, dikutip Antara.

Pihaknya mengaku prihatin dengan masih adanya penderita demam berdarah di Ngawi yang meninggal dunia. Sebab, kata dia, sejatinya demam berdarah bukan penyakit yang tidak bisa disembuhkan. Hanya saja, kata dia, nyawa menjadi taruhannya jika pasien tidak segera mendapat penanganan medis.

Untuk itu, pihaknya terus berusaha melakukan pengendalian dan pencegahan wabah demam berdarah di Ngawi, di antaranya dengan dibentuk para kader juru pemantau jentik (jumantik), di mana satu rumah satu jumantik. Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi juga gencar melakukan sosialisasi tentang pemberantasan sarang nyamuk (PSN) serta pengasapan untuk membasmi nyamuk dewasa.

Meski demikian, kata dia, hal yang paling penting untuk mencegah demam berdarah adalah melakukan PSN. Ia mengatakan dengan PSN akan memutus siklus hidup jentik menjadi nyamuk dewasa yang dapat menularkan virus dengue ke manusia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Korban meninggal akibat miras oplosan di Malang bertambah satu
Rabu, 18 September 2019 - 16:47 WIB
Elshinta.com - Firnanda Triprasetyo (16), warga Jalan Simpang Candi, Mojolangu, Kota Malang, Jawa ...
Kebakaran di Asmat Papua, ratusan jiwa kehilangan tempat tinggal
Selasa, 17 September 2019 - 21:38 WIB
Elshinta.com - Bupati Asmat, Elisa Kambu mengatakan, sebanyak 255 kepala keluarga atau 897 jiwa keh...
Keracunan massal di Sukabumi kembali terjadi
Selasa, 17 September 2019 - 11:15 WIB
Elshinta.com - Kasus keracunan massal di Kedusunan Ciangkrek, Kampung Babakan, Kabupaten Sukabumi,...
Karhutla landa Gunung Ile Mandiri
Selasa, 17 September 2019 - 10:06 WIB
Elshinta.com - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten F...
Ditinggal kerja, rumah ludes dilalap api 
Senin, 16 September 2019 - 16:13 WIB
Elshinta.com - Diduga akibat hubungan pendek arus listrik, rumah milik Gunawan (35) warga Dusun Lem...
Karhutla, TNI akan terbangkan drone malam hari
Senin, 16 September 2019 - 15:06 WIB
Elshinta.com - Untuk mempercepat proses pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjad...
Tinjau karhutla di Riau, Kapolri heran. Ada apa?
Senin, 16 September 2019 - 10:10 WIB
Elshinta.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo bersama...
Puskesmas dan rumah sakit di Riau jadi Posko 24 jam
Senin, 16 September 2019 - 07:13 WIB
Elshinta.com - Gubernur Provinsi Riau telah menginstruksikan seluruh Puskesmas menjadi Posko Keseh...
Pagi ini terpantau 27 hotspot, BNPB: Jarak pandang hanya 1 km
Minggu, 15 September 2019 - 11:58 WIB
Elshinta.com - Pagi ini terdeteksi ada 27 titik api kategori tinggi di Riau. Secara umum Kota Peka...
Banjarmasin diselimuti kabut asap sejak pagi
Minggu, 15 September 2019 - 10:55 WIB
Elshinta.com - Kabut asap meliputi Kota Banjarmasin dan sekitarnya sejak Minggu (15/9) pagi hingga ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)