Waketum PAN desak Polri usut aktor intelektual kerusuhan
Elshinta
Sabtu, 25 Mei 2019 - 13:24 WIB |
Waketum PAN desak Polri usut aktor intelektual kerusuhan
Wakil Ketua Umum PAN Bara Hasibuan. Sumber foto: https://bit.ly/2EvXYCG

Elshinta.com - Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Amanat Nasional (PAN) Bara Hasibuan mendesak Polri mengusut tuntas dan menangkap aktor intelektual di balik kerusuhan 21-22 Mei 2019 lalu.

"Orang-orang yang mendesain kerusuhan harus diungkap, orang-orang itu tidak punya ruang dalam demokrasi di negeri ini," ujar Bara dalam sebuah diskusi sebagaimana siaran pers yang dihimpun Antara di Jakarta, Sabtu (25/5).

Menurut Bara, kerusuhan yang memakan korban jiwa itu banyak menimbulkan kerugian perekonomian negara karena berpengaruh terhadap citra Indonesia di mata publik internasional.

"Menimbulkan banyak kerugian, padahal persepsi positif dari negara lain merupakan bagian penting. Kita minta pemerintah bersikap tegas, termasuk penegakan hukum kepada semua pihak," tutur Bara.

Ia pun meminta kader PAN tidak terlibat dalam aksi demonstrasi terkait Pemilu, apalagi sampai merusak fasilitas umum. Berdasarkan kejadian kemarin, aksi turun ke jalan rentan ditunggangi kelompok tertentu yang tidak bertanggung jawab.

"Konsep people power tidak relevan sekarang ini. Menciptakan situasi dan persepsi tidak legitimate sehingga membuat semua orang turun ke jalan. Bagi saya kejadian kemarin akumulasi dari kejadian terus-menerus untuk menebarkan delegimitasi," ungkapnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kejari Serang segera jadwalkan pemanggilan mantan camat Syafruddin
Jumat, 23 Agustus 2019 - 13:45 WIB
Elshinta.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang tengah menjadwalkan untuk memanggil mantan camat Se...
KPK minta Pansel pertimbangkan rekam jejak laporan kekayaan dan kepatuhan pajak
Jumat, 23 Agustus 2019 - 13:05 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, KPK memi...
KPK periksa mantan Wagub Jabar Deddy Mizwar
Jumat, 23 Agustus 2019 - 11:25 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, KPK meme...
KPK sita Rp130 juta dari rumah Kabid SDA PUPKP Yogyakarta
Jumat, 23 Agustus 2019 - 06:39 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang sekitar Rp130 juta dari hasil pengg...
Dua instansi di Kantor Pemkot Yogyakarta diperiksa KPK
Kamis, 22 Agustus 2019 - 18:25 WIB
Elshinta.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (22/8) melakukan pemeriksaan ber...
Terdakwa Liliana lanjutkan penahanan di Lapas Mataram
Kamis, 22 Agustus 2019 - 17:42 WIB
Elshinta.com - Terdakwa pemberi suap Rp1,2 miliar perkara penyalahgunaan izin tinggal di lingkunga...
OTT KPK, Kajati DIY memohon maaf kepada Sultan HB X atas perbuatan stafnya
Kamis, 22 Agustus 2019 - 16:37 WIB
Elshinta.com - Kepala Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Erbagtyo Rohan meminta maa...
Waspada! Penipuan dengan modus seleksi pegawai KPK
Kamis, 22 Agustus 2019 - 12:47 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah meminta masyarakat w...
KPK panggil tiga saksi terkait suap izin impor bawang putih
Kamis, 22 Agustus 2019 - 11:44 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, KPK mema...
BNNP tes urine pegawai Bakamla RI
Kamis, 22 Agustus 2019 - 11:36 WIB
Elshinta.com - Ratusan pegawai Bakamla RI/Indonesian Coast Guard (IDNCG) menjalani tes urine sebag...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)