Pemkot Malang bakal tambah SMPN baru
Elshinta
Sabtu, 25 Mei 2019 - 15:27 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Pemkot Malang bakal tambah SMPN baru
Wali Kota Malang, Sutiaji. Sumber Foto: El Aris/Radio Elshinta

Elshinta.com - Upaya orang tua untuk mensekolahkan anaknya pasca terdepak dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB) nampaknya tinggal menunggu keajaiban. Pasalnya baik pemkot maupun dinas pendidikan dan anggota dewan utamanya komisi D `angkat tangan` dengan PPDB dengan sistem zonasi atau teritorial ini.

Dari informasi yang dihimpun hasil pertemuan tertutup antara dinas pendidikan, komisi D, wali kota dan MCW serta perwakilan dari sekolah swasta baik dari NU maupun Muhamadiyah tidak diperoleh titik terang terkait kasus tersebut.

"Kita sudah maksimal namun karena itu sudah keputusan pusat apalagi melaui keputusan Mentri maka kita hanya bisa mengusulkan pada pihak kementrian dalam hal ini Mendikbud terkait temuan dilapangan. Namun tadi dinas pendidikan akan mengakomodir keinginan orang tua siswa untuk memasukkan anaknya ke SMP Negri," ungkap salah satu anggota komisi D yang minta namanya tidak ditulis.

Sementara itu Wali Kota Malang, Sutiaji mengaku masih mencari solusi. “Sedang dicarikan solusinya karena daya tampung di 27 SMPN yang ada di Kota Malang hanya 6.565 siswa,” ujarnya kepada Kontributor Elshinta, El Aris.

Ditambahkannya, pada PPDB zonasi ada sekitar 9.000 siswa sedangkan daya tampung per rombel juga sudah diatur di permendikbud dimana untuk SMP maksimal 32 siswa. "Sebenarnya daya tampung SMP se-derajat sebanyak 14.800," imbuhnya.

Dengan melihat kondisi tersebut, tentu saja perlu ada penambahan SMP baru namun harus dikosultasikan ke pihak kemendikbud."Namun yang perlu dipikirkan ada tiga kelurahan buat sekolah, masing-masing kelurahan Gadang; Polehan dan Jodipan. Karena hampir semua kelurahan sudah tertampung tinggal tiga kelurahan izin saja yang belum maksimal," terang Sutiaji.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
MPR: Pancasila wajib masuk kurikulum semua jenjang pendidikan
Minggu, 20 Oktober 2019 - 19:15 WIB
Elshinta.com - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo menyebut P...
Kemdikbud siapkan ekosistem pendidikan berbasis digital
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 07:41 WIB
Elshinta.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menyiapkan ekosistem pend...
Perkuat ekonomi di era 4.O, UP berkolaborasi dengan 6 perguruan tinggi
Jumat, 18 Oktober 2019 - 12:24 WIB
Elshinta.com - Universitas Pancasila (UP) berkolaborasi dengan enam perguruan tinggi nasio...
Penanaman Pancasila perlu dimulai sejak PAUD
Jumat, 18 Oktober 2019 - 11:37 WIB
Elshinta.com - Pembinaan Pancasila, kebangsaan, dan keagamaan perlu dilakukan sejak anak-a...
Lembaga Administrasi Negara gelar uji publik sekolah kader
Rabu, 16 Oktober 2019 - 12:18 WIB
Elshinta.com - Plt Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Kepemimpinan Nasional dan Manajeri...
Rektor UINSU: Dari pesantren kampung menuju kelas internasional
Selasa, 15 Oktober 2019 - 17:25 WIB
Elshinta.com - Menyongsong HUT ke-46 IAIN/UINSU terus berbenah dari sisi kuantitas maupun ...
Dies Natalis Unas ke-70, berkarya dan berprestasi
Selasa, 15 Oktober 2019 - 17:02 WIB
Elshinta.com - Memasuki usia genap 70 tahun, Universitas Nasional (Unas) secara sungguh-sungguh...
PTNBH motor perkembangan pendidikan tinggi di Indonesia
Senin, 14 Oktober 2019 - 21:38 WIB
Elshinta.com - Rektor UI Prof. Anis mengatakan Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH)...
Kutuk penusukan Wiranto, UNMA tolak dikaitkan dengan radikalisme
Senin, 14 Oktober 2019 - 19:07 WIB
Elshinta.com - Peristiwa penusukan terhadap Menkopolhukam Jend TNI (Purn) Wiranto menunjukkan b...
Universitas Trisakti wisuda 2.325 lulusan terbaiknya
Minggu, 13 Oktober 2019 - 15:06 WIB
Elshinta.com - Universitas Trisakti (Usakti) menggelar wisuda Doktor, Magister, Spesialis,...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV