Tiga mahasiswa UMM ciptakan roti ramah bagi diabetes mellitus
Elshinta
Minggu, 26 Mei 2019 - 19:47 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Tiga mahasiswa UMM ciptakan roti ramah bagi diabetes mellitus
Sumber Foto: El Aris/Radio Elshinta

Elshinta.com - Roti bagi penderita Diabetes Mellitus merupakan pantangan, namun ditangan Novitasari Dwi Mar`atus Sholihah, Anggun Nurani, Rehan Almira tiga mahasiswa prodi Ilmu Teknologi Pangan (ITP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) roti kini dapat dinikmati penderita diabetes mellitus.

“Kami campur bahan rotinya dengan ekstrak Okra atau Abelmoschus Esculentus,” ujar Novitasari Dwi Mar'atusholihah, Ketua Kelompok, Minggu (26/5), seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, El Aris.

Tanaman asli Afrika ini lanjut Novita menjadi bahan tambahan untuk menekan kadar gula pada roti. Produk tersebut dinamai Rita Ok (Roti Tawar Okra)

"Buah okra merupakan salah satu tanaman yang tinggi serat dan kandungan flavonoid yang berperan sebagai antioksidan. Kandungan kimia dari okra diantaranya adalah 67,50% α-selulosa, 15,40% hemiselulosa, 7,10% lignin, 3,40% komponen pektik, 3,90% komponen lemak dan linin serta 2,70% ekstrak air. Efek kimia tersebut memiliki guna sebagai antidiabetes," ungkapnya.

Mahasiswa semester enam ini juga menerangkan, temuannya sudah disusun sejak awal April lalu. Bukan tanpa sebab, Novita dan kawan-kawannya menggagas Rita Ok dalam rangka diikutkan pada Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Penelitian tersebut telah dan sedang dalam masa uji. 

“Ada dua tahap pengujian. Satu sudah, yakni uji infifo. Tinggal satu lagi, uji serat, dimana buah Okra nantinya akan diekstrak dan akan berbentuk gel. Gel tersebutlah yang akan dicampurkan dalam bahan pembuatan roti. Setelah itu roti akan melalui proses pembuatan roti pada umumnya," jelasnya.

Ditanya soal tekstur dengan roti, Novi mengaku kalau roti yang ramah pada penderita diabetus tersebut agak berbeda. “Ada sedikit perbedaan dengan roti pada umumnya, hanya teksturnya agak sedikit lembek. Lainnya sama dengan roti biasanya,” ungkap Novita.

Tentu saja penelitian yang dilakukan tidak berlangsung singkat karena membutuhkan waktu empat bulan, Novita akan memaksimalkan penelitannya. Melalui penelitian ini pula, penelitian bimbingan Dr. Ir. Warkoyo, MP. ini berharap mendapatkan informasi produk ekstrak buah okra yang mampu menurunkan kadar gula dalam darah. Ini dimaksudkan agar dapat dijadikan alternatif produk pangan aman untuk dikonsumsi penderita diabetes mellitus.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
BPOM tarik peredaran Ranitidin dan Albothyl, ini penjelasannya
Sabtu, 12 Oktober 2019 - 13:24 WIB
Elshinta.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menarik produk Ranitidin dan Albothyl dari per...
Satgas Yonif 411 Kostrad gelar Posyandu dan pengobatan gratis di perbatasan RI-PNG
Jumat, 11 Oktober 2019 - 15:46 WIB
Elshinta.com - Sebagai wujud kepedulian kepada pertumbuhan dan gizi balita serta ibu hamil, pra...
Cegah stunting, Kemenkominfo ajak milenial terapkan PHBS
Jumat, 11 Oktober 2019 - 10:22 WIB
Elshinta.com - Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengajak segenap kaum ...
Cegah penyakit kaki gajah, Pemkab Biak canangkan minum obat Filariasis
Senin, 07 Oktober 2019 - 09:27 WIB
Elshinta.com - Pemerintah kabupaten Biak Numfor Papua mencanangkan minum obat massal Filar...
Hati-hati, aroma tubuh ternyata bisa beri tahu kondisi kesehatan Anda
Minggu, 06 Oktober 2019 - 13:39 WIB
Elshinta.com - Aroma tubuh yang tidak menyenangkan bisa menjadi sumber rasa malu yang sang...
Ingin anak tidur nyenyak dan IQ tinggi? Yuk makan ikan 
Kamis, 03 Oktober 2019 - 09:58 WIB
Elshinta.com - Menurut studi dari Universitas Pennsylvania mengonsumsi ikan bisa membuat anak-a...
Benarkah kondisi kesehatan bisa dideteksi dari tangan? Ini faktanya
Selasa, 01 Oktober 2019 - 13:26 WIB
Elshinta.com - Saat tubuh mengalami masalah, maka akan ada gejala yang ditimbulkan. Gejala ini bisa ...
Kemenkes minta waspadai penyebaran virus polio dari Filipina
Selasa, 01 Oktober 2019 - 07:24 WIB
Elshinta.com - Kementerian Kesehatan (Kemkes) RI menyatakan, masyarakat Indonesia perlu me...
Cegah `Stunting` dengan makanan bergizi dan berikan ASI eksklusif
Sabtu, 28 September 2019 - 17:59 WIB
Elshinta.com - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) Yovita Bulan Bonifasius, ...
Gawat! polusi udara pengaruhi kesehatan mental remaja
Jumat, 27 September 2019 - 09:08 WIB
Elshinta.com - Paparan polusi udara berkontribusi terhadap depresi, kecemasan dan masalah keseh...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
Mochamad Solichin
Elshinta
Mochamad Solichin
Elshinta
Mochamad Solichin