UNICEF: Serangan sekolah di Afghanistan melonjak tiga kali lipat
Elshinta
Selasa, 28 Mei 2019 - 15:25 WIB |
UNICEF: Serangan sekolah di Afghanistan melonjak tiga kali lipat
Sumber foto: https://bit.ly/2WqA1Hj

Elshinta.com - Dana Anak PBB (UNICEF) pada Selasa (28/5) mengatakan, serangan terhadap sekolah-sekolah di Afghanistan melonjak hampir tiga kali lipat tahun lalu sehingga menambah kesulitan untuk memastikan anak-anak di banyak wilayah negara tersebut dapat mendapatkan pendidikan.

Badan dunia yang menggalakkan pendidikan dan hak-hak anak itu mengatakan jumlah serangan terhadap sekolah di Afghanistan melonjak dari 68 pada 2017 menjadi 192 sepanjang 2018. Lonjakan itu merupakan yang pertama kalinya sejak 2015 saat peningkatan serangan mencapai rekor.

"Pendidikan di Afghanistan sedang dijadikan sasaran. Serangan tak masuk akal terhadap sekolah, yang menewaskan, melukai bahkan menculik para pengajar, dan ancaman terhadap pendidikan menghancurkan harapan dan mimpi seluruh generasi anak-anak," kata Direktur Eksekutif UNICEF, Henrietta Fore seperti dihimpun Antara dari Reuters.

Hingga saat ini, lebih dari 1.000 sekolah di seluruh Afghanistan masih ditutup karena ancaman keamanan dari sejumlah kelompok seperti Taliban dan ISIS, yang mencari sasaran empuk untuk serangan dengan tujuan memperluas dan memperkuat pengaruh mereka melalui intimidasi.

UNICEF menuturkan bahwa penggunaan gedung sekolah sebagai pusat pemungutan suara selama pemilihan parlemen tahun lalu kemungkinan menjadi faktor di balik peningkatan serangan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gerilyawan Al-Houthi serang Bandara Abha
Minggu, 25 Agustus 2019 - 14:52 WIB
Elshinta.com - Milisi gerilyawan Yaman, Al-Houthi, pada Minggu (25/8) menyerang Bandar Udara Abha ...
Aksi protes anti pemerintah kembali sasar Bandara Hong Kong
Sabtu, 24 Agustus 2019 - 07:31 WIB
Elshinta.com - Para pengunjuk rasa telah mempersiapkan aksi protes anti pemerintah dengan kembali ...
Menteri Perak minta terdakwa pemerkosaan WNI cuti sebagai legislator
Jumat, 23 Agustus 2019 - 11:53 WIB
Elshinta.com - Menteri Besar Negara Bagian Perak Dato’ Seri Ahmad Faizal Bin Dato Azumu meminta ...
Korsel batalkan pakta pertukaran info intelijen dengan Jepang
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:54 WIB
Elshinta.com - Korea Selatan pada Kamis (22/8), mengatakan bahwa pihaknya akan membatalkan pakta p...
Tolak pulang, usaha Bangladesh kirim pengungsi Rohingya gagal
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:45 WIB
Elshinta.com - Usaha Bangladesh untuk mulai memulangkan ribuan Muslim Rohingya yang tinggal di kam...
Sejumlah prajurit Turki tewas dalam bentrokan dengan Kurdi
Kamis, 22 Agustus 2019 - 19:45 WIB
Elshinta.com - Tiga tentara Turki tewas dalam bentrokan dengan gerilyawan Kurdi di Turki tenggara ...
TNI-SAF adakan latihan bersama Counter Terrorism Command Post Exercise
Rabu, 21 Agustus 2019 - 13:42 WIB
Elshinta.com - Paban VII/Sops TNI, Kolonel Inf Achmad Budi Handoyo bersama Head of Singapore Armed F...
Ratusan orang tewas dalam rangkaian bom di Afghanistan
Selasa, 20 Agustus 2019 - 18:58 WIB
Elshinta.com - Pejabat kesehatan pemerintah di Jalalabad, Gulzada Sangar mengatakan jumlah korban ...
Respon Indonesia, Arab Saudi segera renovasi Mina
Senin, 19 Agustus 2019 - 21:54 WIB
Elshinta.com - Ikhtiar Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin agar Arab Saudi mempercepat renovasi M...
Pengadilan tunda sidang 1MDB yang seret Najib Razak
Senin, 19 Agustus 2019 - 14:48 WIB
Elshinta.com - Pengadilan Malaysia pada Senin (19/8) menunda selama sepekan sidang terkait penipua...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)