Pacitan gelontorkan air bersih ke warga terdampak kekeringan
Elshinta
Minggu, 30 Juni 2019 - 08:57 WIB |
Pacitan gelontorkan air bersih ke warga terdampak kekeringan
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2FGhInW
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, terus menggelontorkan bersih ke bak dan tandon-tandon penampungan warga yang wilayahnya terdampak bencana kekeringan. "Suplai air bersih terus kami salurkan, terutama di desa-desa yang mengalami kesulitan," kata Kepala Pelaksana BPBD Pacitan, Didik Alih Wibowo di Pacitan, Sabtu (29/6). Dilaporkan Antara, Didik mengatakan sampai saat ini sudah 15 desa yang menerima air bersih. Air bersih disalurkan dengan menggunakan truk tangki milik PDAM maupun BPBD dengan area yang akan diperluas, terutama di desa yang masuk zona rawan air bersih dan ditemukan kasus Hepatitis A yang mulai mewabah di daerah tersebut "Memang ada permintaan khusus dari Dinkes untuk membantu suplai air bersih di daerah yang alami kekeringan. Kasus Hepatitis A yang terjadi beberapa pekan terakhir sedikit banyak dipengaruhi kondisi sediaan air bersih yang kurang," ungkap Didik. Dia menuturkan, jumlah desa yang krisis air bersih di Pacitan sendiri selama sepekan terakhir telah mencapai 45 desa. Jumlah itu lebih banyak dibanding musim kemarau tahun sebelumnya yang tercatat terjadi di 25 desa. Konsekuensinya, untuk mengantisipasi dampak kekeringan yang lebih larah dan kepentingan penanggulangan masalah secara cepat, Pemkab Pacitan menetapkan status siaga bencana kekeringan yang berlaku mulai Juni 2019 hingga September.
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Lava pijar Gunung Semeru ancam aktivitas warga  
Jumat, 20 September 2019 - 17:16 WIB
Elshinta.com - Keluarnya lava pijar dari puncak Gunung Semeru dapat membahayakan aktivitas masyarak...
Sumsel siapkan dana Rp4 miliar untuk insentif Satgas Karhutla
Jumat, 20 September 2019 - 12:38 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyiapkan dana untuk insentif bagi Satuan Tuga...
Kabut asap selimuti Riau, PMI sebar 70 ribu masker
Jumat, 20 September 2019 - 09:08 WIB
Elshinta.com - Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Riau menyebarkan sekitar 70 ribu masker untuk...
Pertamina ikut bantu tangani Karhutla
Kamis, 19 September 2019 - 22:12 WIB
Elshinta.com - Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Sabtu (14/9), inde...
Kabut asap, Pertamina pastikan penyaluran BBM tetap lancar
Kamis, 19 September 2019 - 21:57 WIB
Elshinta.com - Pertamina tetap menjamin penyaluran BBM tetap lancar, Meski berdasarkan Data dari Ba...
Meski padam, potensi kebakaran masih `hantui` kawasan Gunung Semeru
Kamis, 19 September 2019 - 17:54 WIB
Elshinta.com - Kebakaran di Gunung Semeru tepatnya di Kalimati, Arcopodo sampai Kelik hingga Kamis...
Gempa berkekuatan Magnitudo 6.0 guncang Tuban
Kamis, 19 September 2019 - 16:20 WIB
Elshinta.com - Terjadi gempa berkekuatan Magnitudo 6.0 pada Kamis (19/9) pukul 14.31 WIB.  Info...
Kekeringan di Kabupaten Tangerang meluas
Kamis, 19 September 2019 - 15:43 WIB
Elshinta.com - Akibat kemarau panjang, kekeringan yang melanda wilayah Kabupaten Tangerang, Banten...
Akper Unej di Lumajang cetak lulusan berjiwa relawan
Kamis, 19 September 2019 - 15:06 WIB
Elshinta.com - Akademi Keperawatan Universitas Jember (Unej) di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur ber...
Waduh! kualitas udara Kota Palangka Raya berbahaya
Selasa, 17 September 2019 - 21:49 WIB
Elshinta.com -  Kualitas udara di Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah masih bertahan pa...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 207
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once