Menteri Susi: Laut bisa diakses tanpa modal tinggi
Elshinta
Minggu, 30 Juni 2019 - 20:27 WIB |
Menteri Susi: Laut bisa diakses tanpa modal tinggi
Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti. Sumber Foto: https://bit.ly/2CRHsw4
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyatakan, lautan merupakan kawasan yang bisa diakses berbagai masyarakat tanpa modal tinggi sehingga penting untuk melestarikannya dan memberdayakannya bagi sebesar-besarnya kesejahteraan rakyat. Menteri Susi dalam rilis yang diterima di Jakarta, Minggu (30/6) menekankan pentingnya untuk menjaga laut, yang dinilainya merupakan satu-satunya sumber daya alam yang bisa diakses oleh seluruh masyarakat tanpa modal tinggi. Hal itu, ujar dia, tak lepas dari tak terbatasnya akses terhadap laut yang tak bisa dibatasi kepemilikannya oleh perorangan atau pun kelompok tertentu. "Satu-satunya SDA yang bisa diakses oleh seluruh masyarakat tanpa modal tinggi ya perikanan. Tambang, minyak itu tidak mungkin masyarakat umum bisa akses. Laut ini satu-satuya yang tidak ada kavling-kavling," tuturnya. Menteri Susi juga mengingatkan bahwa menjaga laut sebagai masa depan bangsa sesuai visi Presiden Joko Widodo adalah hal yang tepat. Hal tersebut, lanjutnya, karena daratan termasuk lahan pertanian bisa berkurang pada masa depan. "Potensi kita ada di mana? Ya di laut," tegasnya, seperti dikutip Antara. Terkait dengan pelestarian sumber daya laut, sebelumnya KKP juga telah mendorong kerja sama antara Indonesia dan Jepang yang berfokus kepada ekosistem karbon biru yang juga terkait dengan upaya mewujudkan sumber daya laut berkelanjutan. Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM), Sjarief Widjaja dalam siaran pers di Jakarta, Kamis, memaparkan tentang Program BlueCARES yang merupakan program kerja sama antara Indonesia-Jepang yang berfokus pada ekosistem karbon biru. "Program BlueCARES bertujuan untuk menyusun suatu strategi karbon biru sebagai skema yang efektif untuk meningkatkan upaya masyarakat dalam pelestarian ekosistem pesisir dan sekaligus berkontribusi pada mitigasi perubahan iklim global," ucapnya. Dengan mengusung motto "aksi lokal yang berdampak lokal dan global", lanjutnya, strategi ini akan dicapai melalui integrasi penelitian dalam bidang geokimia, ekologi, geomatika, modeling, dan sosial-ekonomi untuk mengetahui dinamika karbon biru pada sistem hulu-hilir. Selain itu, ujar dia, kajian kuantifikasi jasa ekosistem juga dilaksanakan untuk mengetahui pemanfaatan ekosistem pesisir yang lestari.
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
BMKG prediksi cuaca Jakarta cerah berawan sepanjang hari
Kamis, 22 Agustus 2019 - 06:14 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca di Ibu Kota Jak...
Korlantas Polri sebut Electronic Road Pricing lebih efektif dari ganjil genap
Rabu, 21 Agustus 2019 - 19:33 WIB
Elshinta.com - Penanganan road safety semestinya memiliki grand design yang bersinergi antar pilar...
Sudinsos Jakut gelar ditlatsar bagi pekerja sosial masyarakat
Selasa, 20 Agustus 2019 - 11:59 WIB
Elshinta.com - Suku Dinas Sosial Kota Administrasi Jakarta Utara mengadakan kegiatan Bimbingan dan P...
Cuaca DKI Jakarta hari ini cerah
Selasa, 20 Agustus 2019 - 09:02 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi kondisi cuaca wilayah ...
Bimbing siswa SMK, Pemprov DKI Jakarta datangkan 60 ahli dari Jerman
Senin, 19 Agustus 2019 - 15:57 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendatangkan 60 ahli dari Jerman dalam ke...
Siap-siap!! Tahun depan perpanjang STNK harus lulus uji emisi
Senin, 19 Agustus 2019 - 09:45 WIB
Elshinta.com - Direktur Eksekutif Komite Penghapusan Bensin Tanpa Timbal, Ahmad Safrudin (Puput) m...
Mantap, Pemprov DKI bangun `skatepark`berstandar internasional di Pasar Rebo
Minggu, 18 Agustus 2019 - 13:48 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah membangun fasilitas publik skatepark (taman ...
Wapres Kalla hadiri peringatan Hari Konstitusi di MPR RI
Minggu, 18 Agustus 2019 - 11:23 WIB
Elshinta.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri peringatan Hari Konstitusi yang diselenggaraka...
Cuaca hari ini, DKI Jakarta diprediksi cerah berawan
Minggu, 18 Agustus 2019 - 09:11 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca di Ibu Kota Ja...
Istri Kapolri besuk Ipda Erwin di RSPP
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 19:25 WIB
Elshinta.com - Ketua Umum Bhayangkari, Tri Tito Karnavian menjenguk Ipda Erwin Yudha yang masih me...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 207
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once