Kiri Kanan
Sohibul Iman: Multifaktor sebabkan keberhasilan PKS
Elshinta
Minggu, 30 Juni 2019 - 21:41 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Sohibul Iman: Multifaktor sebabkan keberhasilan PKS
Sumber Foto: Tita Sopandy/Radio Elshinta
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) H Mohamad Sohibul Iman Ph.D menyebutkan, keberhasilan PKS pada Pemilu 2019 disebabkan multifaktor. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan dan tausiyah pada halal bil halal DPD PKS Kabupaten Purwakarta yang digelar di RM Alam Sari, Kota Bukit Indah, Purwakarta, Minggu (30/6). "Keberhasilan PKS tidak bisa diasosiasikan kepada satu sebab, melainkan multifaktor. Pada pemilu kemarin terjadi transformasi kesadaran berpolitik umat, di mana pada pemilu-pemilu yang lalu, umat masih ada pada tahapan transformasi ritual. Ketika di bilik suara yang tadinya belum memilih partai Islam, maka pada pemilu kemarin cukup banyak yang menyumbangkan suaranya untuk partai Islam, terutama PKS," kata Sohibul Iman. Faktor lainnya, sambung dia, ada peran alim ulama atau habaib yang memberikan arahan. "Kemudian yang tak kalah penting adalah peran kader-kader PKS yang luar biasa. Di mana kegairahan mereka pada Pemilu 2019 ini jauh lebih tinggi dibandingkan pemilu-pemilu sebelumnya," ujarnya, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Tita Sopandy. Kata Sohibul Iman, PKS telah melahirkan kreativitas dalam berkampanye, dan kami mengambil jargon politik gagasan, sehingga muncul empat janji kampanye PKS yakni, pembebasan pajak STNK motor, SIM seumur hidup, RUU perlindungan ulama dan simbol-simbol agama, dan penghapusan pajak bagi yang berpenghasilan Rp8 juta ke bawah. "Dari keativitas itu pula, melahirkan cara-cara berkampanye yang fun dan inovatif. Dulu kita door to door saja, namun pada Pemilu kemarin kita turun ke jalan menunjukkan kebahagiaan dan kegembiraan berkampanye melalui aksi flashmob. Data kami menunjukkan, flashmob berhasil meningkatkan popularitas PKS yang sebelumnya 67 persen menjadi di atas 80 persen," katanya. Ketika popularitas meningkat, otomatis elektabilitas juga meningkat. Nah, baru lah aksi door to door akan sangat berperan di sini. Sehingga jelas sudah keberhasilan PKS pada Pemilu 2019 disebabkan multifaktor. Di Purwakarta, dari 0 kursi menjadi 5 kursi itu saya sebut kenaikannya tak terhingga. Kemudian secara nasional suara PKS juga naik hingga 3 juta suara. Umat Islam dengan keberhasilan ini harus disikapi dengan tasbih, tahmid, dan istighfar. Semua pihak harus mensyukuri, sehingga Allah SWT akan menambah nikmatnya. Mudah-mudahan di Pemilu berikutnya akan bertambah hingga 10 juta suara. Lebih lanjut Sohibul Iman mengingatkan, dengan kenaikan suara ini adalah wujud kepercayaan masyarakat kepada PKS. Kepada seluruh jajaran PKS, terutama mereka yang terpilih, untuk senantiasa ingat kepada amanah dan aspirasi masyarakat. Mari kita bersama-sama tunaikan amanah masyarakat. Dirinya juga sudah menyampaikan di tingkat pusat, di mana pada kesempatan Prolegnas maka hal pertama yang harus diperjuangkan adalah masuknya keempat program yang disampaikan PKS pada saat kampanye. "Kita tunjukkan PKS bukan partai yang hanya bicara, meski kursi hanya 9 persen tapi kami akan melakukan lobi-lobi, tapi harus diperjuangkan," ujarnya. Sementara itu, Ketua DPD PKS Purwakarta Hasan Sobari Lc menyebutkan ada tiga gerakan yang diusung PKS. Ketiganya adalah, religious movement yakni Islam yang teduh dan membangun, political movement berupa gerakan kebaikan, dan social movement yakni berhikmat kepada masyarakat.
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
NU Kediri gelar audiensi, titip pesan tangkal radikalisme
Minggu, 10 November 2019 - 18:36 WIB
Elshinta.com - Setelah melakukan audiensi dengan sejumlah kadernya yang maju dalam bursa P...
Ridwan Kamil diundang langsung Surya Paloh hadiri Kongres NasDem
Minggu, 10 November 2019 - 14:26 WIB
Elshinta.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengaku diundang langsung oleh Ketua Umum...
Pilkada Serentak 2020, Kader PPP Sumut diajak rangkul kembali para ulama
Sabtu, 09 November 2019 - 20:56 WIB
Elshinta.com - Seluruh kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumatera Utara diajak untu...
NasDem bantah reaktif tanggapi candaan Presiden
Sabtu, 09 November 2019 - 16:49 WIB
Elshinta.com - Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh membantah dirinya reaktif menangga...
Tak ada mahar politik dalam pengajuan calon kepala daerah dari PPP
Sabtu, 09 November 2019 - 13:15 WIB
Elshinta.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Sumatera Utara menegaskan bahwa...
Bawaslu Jabar tegaskan petahana tak gunakan APBD sebagai modal politik
Jumat, 08 November 2019 - 09:07 WIB
Elshinta.com - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat, Abdullah Dahlan meneg...
Politik identitas masih akan berlanjut di Pilkada 2020
Kamis, 07 November 2019 - 20:06 WIB
Elshinta.com - Dosen Ilmu Politik Universitas Paramadina Ahmad Khoirul Umam meyakini politik id...
Pengamat: NasDem tak akan terbuka nyatakan keluar dari kekuasaan
Selasa, 05 November 2019 - 11:57 WIB
Elshinta.com - Akademisi dari Universitas Muhammadiyah Kupang, Dr. Ahmad Atang, MSi mengat...
3 November 1945: Tonggak demokrasi dalam sebuah maklumat 
Minggu, 03 November 2019 - 08:11 WIB
Elshinta.com - 3 November 1945 bisa disebut sebagai tonggak demokrasi di Indonesia. I...
NasDem: Surya Paloh tak kecewa Gerindra gabung pemerintah
Sabtu, 02 November 2019 - 16:29 WIB
Elshinta.com - Ketua DPP Partai Nasional Demokrat (NasDem) Willy Aditya menegaskan tidak a...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)