Beberapa kecamatan di Sukabumi alami kekeringan
Elshinta
Kamis, 04 Juli 2019 - 07:23 WIB |
Beberapa kecamatan di Sukabumi alami kekeringan
Sumber Foto: https://bit.ly/2LBNgPq

Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat menyebutkan pada musim kemarau ini sudah ada beberapa kecamatan di wilayah utara dan selatan di daerah itu yang dilanda kekeringan.

"Pada Juni lalu ada tujuh kasus kekeringan yang terjadi di beberapa kecamatan, maka dari itu kami terus melakukan koordinasi dengan setiap desa dan kecamatan untuk melakukan penanggulangan sejak dini," kata Kepala Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna di Sukabumi, Rabu (3/7).

Dia mengatakan kekeringan yang terjadi pada awal musim kemarau ini memang belum parah. Akan tetapi, dari pengalaman tahun lalu lebih dari 50 persen kecamatan mengalami bencana tersebut.

Pada 2018, ada 28 di antara 47 kecamatan di Kabupaten Sukabumi yang dilanda kekeringan. Kabupaten Sukabumi memang setiap tahun menjadi menghadapi bencana tersebut.

Untuk antisipasi dampak agar tidak lebih luas, pihaknya melakukan penanggulangan sejak dini.

Pada tahun lalu pun, katanya, sudah dilakukan upaya tersebut, seperti pemasangan toren air dan pipanisasi.

Ia menjelaskan kekeringan tidak hanya melanda lahan pertanian dan perkebunan, tetapi ada beberapa titik yang warganya sudah mulai kesulitan mendapatkan air bersih. "Ada beberapa langkah yang kami lakukan jika terjadi bencana kekeringan seperti mengirimkan air bersih ke lokasi terdampak dan untuk pipanisasi pun terus dilakukan, tetapi kendalanya harus mencari dahulu sumber air," katanya, seperti dikutip Antara.

Pemetaan daerah rawan kekeringan sudah dilakukan Bidang Kesiapsiagaan dan Penanggulangan BPBD Kabupaten Sukabumi sekaligus menunggu penetapan status siaga darurat kekeringan dari Pemprov Jabar.

Hingga saat ini,  kekeringan memang belum berdampak besar, tetapi antisipasi sejak dini harus dilakukan agar dampaknya tidak terlalu besar. "Apalagi bencana itu, dampaknya kepada sosial juga, sehingga penanggulangannya harus disesuaikan agar seluruh warga terdampak bisa mendapatkan bantuan yang merata," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Lava pijar Gunung Semeru ancam aktivitas warga  
Jumat, 20 September 2019 - 17:16 WIB
Elshinta.com - Keluarnya lava pijar dari puncak Gunung Semeru dapat membahayakan aktivitas masyarak...
Sumsel siapkan dana Rp4 miliar untuk insentif Satgas Karhutla
Jumat, 20 September 2019 - 12:38 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyiapkan dana untuk insentif bagi Satuan Tuga...
Kabut asap selimuti Riau, PMI sebar 70 ribu masker
Jumat, 20 September 2019 - 09:08 WIB
Elshinta.com - Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Riau menyebarkan sekitar 70 ribu masker untuk...
Pertamina ikut bantu tangani Karhutla
Kamis, 19 September 2019 - 22:12 WIB
Elshinta.com - Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Sabtu (14/9), inde...
Kabut asap, Pertamina pastikan penyaluran BBM tetap lancar
Kamis, 19 September 2019 - 21:57 WIB
Elshinta.com - Pertamina tetap menjamin penyaluran BBM tetap lancar, Meski berdasarkan Data dari Ba...
Meski padam, potensi kebakaran masih `hantui` kawasan Gunung Semeru
Kamis, 19 September 2019 - 17:54 WIB
Elshinta.com - Kebakaran di Gunung Semeru tepatnya di Kalimati, Arcopodo sampai Kelik hingga Kamis...
Gempa berkekuatan Magnitudo 6.0 guncang Tuban
Kamis, 19 September 2019 - 16:20 WIB
Elshinta.com - Terjadi gempa berkekuatan Magnitudo 6.0 pada Kamis (19/9) pukul 14.31 WIB.  Info...
Kekeringan di Kabupaten Tangerang meluas
Kamis, 19 September 2019 - 15:43 WIB
Elshinta.com - Akibat kemarau panjang, kekeringan yang melanda wilayah Kabupaten Tangerang, Banten...
Akper Unej di Lumajang cetak lulusan berjiwa relawan
Kamis, 19 September 2019 - 15:06 WIB
Elshinta.com - Akademi Keperawatan Universitas Jember (Unej) di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur ber...
Waduh! kualitas udara Kota Palangka Raya berbahaya
Selasa, 17 September 2019 - 21:49 WIB
Elshinta.com -  Kualitas udara di Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah masih bertahan pa...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 207
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once