Startup jastip ini bisa bantu belikan barang dari luar negeri, loh!
Elshinta
Kamis, 04 Juli 2019 - 15:12 WIB | Penulis : Cucun Hendriana | Editor : Administrator
Startup jastip ini bisa bantu belikan barang dari luar negeri, loh!
Bayu Sutrisno founder startup Titipbeliin.com/Foto: Reza Hardiyani

Elshinta.com - Teknologi yang semakin maju membuat orang kian mudah dalam berkomunikasi. Hal ini sekaligus menjadi sarana baru dalam berbisnis. Bayu Sutrisno, misalnya, melihat peluang baru dari tren digital yang semakin populer ini.

Dirinya melihat jika prospek bisnis jasa titip (jastip) cukup bagus, hingga akhirnya dia membangun startup titipbeliin.com. Tak main-main, jastip barangnya bukan lagi dari dalam negeri, tapi barang-barang dari luar negeri. Fokusnya adalah Amerika dan Cina. “Saat ini kami menyediakan 2 negara yang jadi tujuan jastip, yaitu Amerika dan Cina,” tegas dia.

Diakui Bayu, jasa yang diberikannya adalah membelikan barang yang terdapat di marketplace-marketplace yang ada di dua negara tersebut. Lalu barang-barang itu akan dikirim secepatnya tanpa harus menunggu kiriman kargo atau ekspedisi lainnya. Barang-barang itu bisa bermacam-macam mulai dari barang koleksi, onderdil kendaraan sampai obat-obatan yang belum ada di Indonesia.

Bayu mengatakan, bisnis jasa titipnya ini berbeda dengan yang lain. Alasannya adalah, ia selalu berusaha bahwa barang yang legal, baik dari cara masuk hingga pembayaran pajak yang dikenakan saat barang pesanan pelanggan masuk ke Indonesia.

“Semuanya kita lakukan secara transparan, saat pemesanan pelanggan bisa melihat harga barang, pajak yang dibayar, ongkos kirim dan fee jasa pembeliannya, jadi semuanya sudah tertera,”jelas Bayu.

Untuk pengiriman sendiri ia mengatakan sudah terdapat juga estimasi kapan barang sampai ke tujuan.

Bayu bercerita, ide awal mendirikan usaha itu adalah untuk membantu orang-orang yang kebingungan ketika ingin beli barang dari luar negeri seperti Cina atau Amerika. “Biasanya Indonesia itu tidak masuk ke daerah pengiriman dari para penjual di luar negeri. Oleh karena itu, kami ingin mempermudah orang yang membutuhkan dengan menyediakan jasa membelikan barang tersebut.”

Masalah lainnya adalah terkait ekspor dan impor yang belum semua orang mengerti. Atas dasar itulah ia berkeinginan agar jastipnya menjadi jembatan untuk menghadirkan barang dari luar negeri dengan cara yang mudah dan legal. 

Dalam prosesnya sendiri, Bayu mengaku masih banyak belajar. Salah satunya adalah bagaimana memperlakukan barang pelanggannya. “Kadang kita juga bingung karena barang dari luar itu masih bagus, tapi ketika sampai ke pelanggan terkadang dusnya penyok atau rusak. Jadi barangnya kita repacking lagi disini sehingga bisa dikontrol dan juga diberikan perlindungan ekstra untuk barang-barang yang memang fragile.”

Ke depan, selain barang-barang dari Amerika dan Cina, ia berkeinginan untuk menambah daftar negara lainnya. Misalnya, saat ini Bayu tengah membidik peluang dari beberapa negara di Asia Timur seperti Jepang dan Korea. “Karena usaha kami ini kan niche sekali ya, jadi harus benar-benar dilihat pelayanan dengan kualitas yang tetap terjaga,” pungkas dia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jus n` Shake, bisnis terobosan baru yang hadirkan jus sehat dan kekinian
Sabtu, 26 September 2020 - 12:20 WIB
Tiga perusahaan FnB ternama Indonesia, Sour Sally Group, Babarafi Entreprise, dan HadiKitchen Group ...
Startup ini ubah krisis di masa pandemi jadi peluang bisnis
Jumat, 19 Juni 2020 - 09:34 WIB
Pandemi virus corona telah menyebar ke seluruh penjuru dunia, dimana acara - acara offline berskala ...
Wujudkan pertanian untuk semua, startup pertanian ini gelar TaniHack
Sabtu, 14 Maret 2020 - 09:18 WIB
TaniHub Group, perusahaan digital rintisan (startup) di bidang pertanian, terus berupaya melakukan t...
Kerja sama RI-Korea diharapkan dongkrak pertumbuhan startup
Senin, 02 Desember 2019 - 14:18 WIB
Kementerian Perindustrian mendorong penguatan kerja sama Indonesia dan Korea Selatan di bidang ekono...
4 tips sederhana untuk sukses memulai bisnis startup
Jumat, 25 Oktober 2019 - 14:36 WIB
Para milenial ramai-ramai terjun ke bidang bisnis startup. Potensi yang besar membuat sejumlah kalan...
Ini minuman dan kuliner khas inovasi anak Presiden
Selasa, 22 Oktober 2019 - 15:32 WIB
Tren ragam kuliner mancanegara mulai menjadi santapan sehari-hari hingga gaya hidup masyarakat urban...
Startup asal Jerman ini bernama Kontool, warganet Indonesia geger
Selasa, 03 September 2019 - 17:55 WIB
Jagat maya kembali heboh. Kali ini lantaran kehadiran startup asal Jerman yang dinamai Kontool. Kare...
BAKTI ajak startup e-commerce dan UMKM digital gali potensi daerah 3T
Selasa, 03 September 2019 - 16:14 WIB
Badan Aksesibililitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika me...
Ngampooz, startup besutan anak bangsa untuk segala masalah di kampus
Senin, 26 Agustus 2019 - 09:25 WIB
Satu lagi aplikasi yang hadir untuk menjawab kebutuhan banyak orang. Kali ini aplikasi ini mampu men...
Dapat kucuran Rp71 M, startup Goola milik Gibran siap ekspansi ke Asia Tenggara
Senin, 19 Agustus 2019 - 16:30 WIB
Perusahaan rintisan bidang kuliner Goola, yang memproduksi kreasi minuman tradisional Indonesia, men...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV