Anak dengan asesoris mewah dan gawai rentan jadi korban
Elshinta
Jumat, 05 Juli 2019 - 12:21 WIB |
Anak dengan asesoris mewah dan gawai rentan jadi korban
Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait saat menghadiri rilis pengungkapan kasus penjambretan Tanjung Duren di Polres Jakarta Barat, Kamis (4/7). Sumber foto: https://bit.ly/2XsegYN

Elshinta.com - Pascapenangkapan pelaku penjambretan terhadap seorang nenek yang sedang menggendong cucunya yang berusia sembilan bulan, Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait mengimbau kepada seluruh orang tua untuk tidak memberikan asesoris mewah kepada anak-anaknya, terutama yang di bawah umur.

Dalam rilis terkait kasus penjambretan yang digelar di Polres Metro Jakarta Barat, Kamis (4/7), Arist mengatakan bahwa kasus kejahatan dengan kekerasan yang menjadikan anak-anak sebagai korban itu sudah cukup banyak terjadi.

Meski dalam kasus ini penjambretan tak terjadi langsung kepada si balita, namun Arist menggunakan kesempatan tersebut untuk mengingatkan masyarakat untuk tak memakaikan anting-anting atau kalung mewah pada anak-anaknya.

“Kira-kira satu bulan lalu itu ada seorang ibu membawa anaknya yang memakai anting, lalu dirampas oleh orang bersepeda motor,” kata Arist, dikutip Antara.

Kejadian tersebut menyebabkan luka yang cukup parah pada anak itu.

“Artinya ada fenomena seperti ini. Komnas Anak imbau semua keluarga dan orang tua untuk tidak berikan asesoris pada anak berupa anting, kalung, dan gawai karena sangat rentan akan jadi korban,” jelasnya.

Sebelumnya, seorang ibu-ibu yang tengah menggendong bayi menjadi korban penjambretan oleh seorang pengendara motor di daerah Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (3/7) sekitar pukul 07.10 WIB dan terekam oleh kamera CCTV. Dalam rekaman berdurasi delapan detik itu, korban tengah menggendong bayi di depan pagar rumahnya.

Tiba-tiba datang seorang pria bermotor yang kemudian menghampiri dan menjambret kalung dari leher korban. Seketika, korban bersama bayi itu terjatuh.

Pelaku penjambretan TA ditangkap di kediamannya di Tangerang Selatan dalam waktu kurang dari 1x24 jam setelah kejadian, oleh tim Jatanras Polres Metro Jakarta Barat.

TA dijerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara.

Lebih lanjut, pada pertengahan Juni lalu, seorang driver ojek berbasis daring juga diringkus oleh kepolisian karena menjambret ponsel seorang bocah di Cengkareng, Jakarta Barat.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan ZZ Cengkareng, Jakarta Barat sekitar pukul 06.56 WIB dan terekam pula oleh kamera CCTV.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Perlukah membentuk karakter anak sejak dini?
Selasa, 15 Oktober 2019 - 12:49 WIB
Elshinta.com - Berbagai penelitian mengungkapkan pentingnya pendidikan usia dini bagi perkembangan k...
Bila orang tua mudah marah, apa yang akan terjadi pada anak?
Selasa, 08 Oktober 2019 - 09:48 WIB
Elshinta.com - Setiap orang tua memiliki karakter yang berbeda-beda termasuk dalam hal emosionalnya....
LKK NU sebut usia perkawinan 4-7 tahun rentan pertengkaran
Senin, 07 Oktober 2019 - 15:43 WIB
Elshinta.com - Sekretaris Lembaga Kemasyarakatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKK NU) Alissa ...
Orang tua, perhatikan hal ini agar kemampuan anak berkembang maksimal
Minggu, 29 September 2019 - 16:16 WIB
Elshinta.com - Usia balita merupakan usia emas, sehingga orang tua harus mengisi masa ters...
Ini peran penting ayah dalam perkembangan anak
Jumat, 27 September 2019 - 10:45 WIB
Elshinta.com - Selama ini anggapan bahwa tugas seorang ayah adalah mencari nafkah dan anak menjadi t...
Saat anak tidak mau mendengarkan perkataan orang tua, apa yang harus dilakukan?
Jumat, 20 September 2019 - 13:17 WIB
Elshinta.com - Alasan utama anak enggan mendengarkan karena tidak menyukai apa yang orang tua sampai...
Ingin melatih anak agar memiliki rasa percaya diri? Ini caranya
Senin, 16 September 2019 - 14:44 WIB
Elshinta.com - Sebagai orang tua tentu sangat senang melihat anaknya memiliki rasa percaya diri dan ...
Mengapa anak senang memukul saat marah? Mungkin ini alasannya
Rabu, 11 September 2019 - 14:35 WIB
Elshinta.com -  Refleks anak saat marah bermacam-macam. Salah satunya memukul atau menendang orang ...
Ini cara agar anak tidak mudah menyerah
Rabu, 04 September 2019 - 12:38 WIB
Elshinta.com - Setiap orang tua pasti mengharapkan anak-anaknya menjadi sosok pribadi yang mandiri d...
7 hal yang bisa dilakukan orang tua agar anak bahagia
Jumat, 30 Agustus 2019 - 15:10 WIB
Elshinta.com - Setiap orang tua pasti menginginkan anak-anaknya merasa bahagia. Tak jarang karena in...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV