Mau buka cabang usaha? Penuhi dulu tiga hal ini
Elshinta
Jumat, 05 Juli 2019 - 13:10 WIB | Penulis : Cucun Hendriana | Editor : Dewi Rusiana
Mau buka cabang usaha? Penuhi dulu tiga hal ini
Ilustrasi/Sumber: https://bit.ly/2xxtlt0

Elshinta.com - Pelaku UKM banyak yang tergesa-gesa ingin membuka cabang usahanya. Umumnya mereka beranggapan membuka cabang baru adalah cara efektif untuk membesarkan usaha dan mendapatkan profit lebih besar.

Gagasan membuka cabang hanya bisa terjadi apabila terlihat pertumbuhan usaha yang tidak dapat diakomodir oleh satu outlet saja.

Adalah menjadi salah apabila satu cabang bisnis dipandang sudah bergulir, dan lalu hendak dikembangkan ke cabang lainnya. Jangan lupa pertimbangan lokasi cabang serta faktor-faktor pendukung lainnya.

Berikut tiga hal yang harus dipenuhi oleh pelaku usaha jika akan membuka cabang baru dalam usaha yang dilakukannya:

Perputaran bisnis cabang awal telah melampaui kapasitas

Disarankan membuka cabang baru apabila lokasi utama usaha sudah melampaui kapasitas. Namun jika cabang awal tersebut masih bisa dikembangkan kapasitasnya, sebaiknya membesarkan cabang adalah solusi tepat daripada membuka cabang baru. Tapi kalau Anda memprediksi di tempat lain bakal ditemukan market baru, Anda layak mencoba buka cabang baru.

Faktor keberhasilan cabang awal mudah diduplikasi

Jika kesuksesan di cabang awal dengan mudah diduplikasi dan diterapkan di cabang berikutnya,  pertimbangan membuat cabang baru boleh dipikirkan. Sebaliknya, apabila faktor kesuksesan tersebut sulit diduplikasi, lebih baik pertahankan cabang awal sehingga menjadi lebih besar.

Pertimbangkan permodalan

Membuka cabang baru berarti akan berurusan dengan permodalan yang jadi berlipat. Anda harus menghitung pembukaan cabang baru ini akan mengakibatkan tingkat presentase keuntungan yang semakin meningkat dan bukan datar.

Nah, dengan demikian, jika unsur-unsur tersebut dapat dipenuhi, maka Anda dipandang layak membuka cabang baru. Ingat, cabang baru ini dimaksudkan untuk meraih potensi keuntungan sekaligus memberikan subsidi keuntungan dari cabang awal.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sudah promosi tapi pelanggan tidak bertambah, apa solusinya?
Rabu, 22 Januari 2020 - 11:57 WIB
Banyak orang melakukan promosi untuk menambah jumlah pelanggan atau mendapatkan pelanggan-pelanggan ...
Perlu tahu! Ini dua cara komunikasi antara franchisor dan franchisee
Senin, 20 Januari 2020 - 12:09 WIB
Dalam bisnis franchise, tentu diperlukan komunikasi yang baik antara franchisor dan franchisee. Nam...
7 koperasi produksi ini siap jadi korporasi pertanian
Kamis, 16 Januari 2020 - 12:29 WIB
Kementerian Koperasi dan UKM bersama Agriterra, LSM Belanda yang bergerak di sektor pertanian, mulai...
Digitalisasi UMKM, Teten dukung penggunaan QRIS
Rabu, 15 Januari 2020 - 13:20 WIB
Kementerian Koperasi dan UKM mendukung penggunaan atau QR Code Indonesia Standard (QRIS) bagi kalang...
5 tantangan bisnis franchise, apa saja ya?
Selasa, 07 Januari 2020 - 10:28 WIB
Tidak ada yang mudah dalam menjalankan bisnis. Memiliki dan menjalankan bisnis yang dipasarkan secar...
Daya saing dan produktivitas UMKM terhambat logistik
Kamis, 26 Desember 2019 - 11:48 WIB
Karakteristik para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengakibatkan kebutuhan dukungan s...
Tips sukses cari SDM terampil bagi UKM
Senin, 02 Desember 2019 - 12:39 WIB
Pengertian tenaga kerja terampil dalam bahasa bisnis adalah tersedianya pada diri seseorang sejumlah...
Ambisi Teten jadikan Smesco sebagai pusat peradaban baru UKM
Selasa, 19 November 2019 - 10:26 WIB
Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop dan UKM) akan menjadikan Smesco Indonesia se...
Ini lima masalah utama UKM di mata Teten. Apa saja?
Jumat, 15 November 2019 - 10:28 WIB
Kelima masalah tersebut yakni SDM dan manajemen, finansial, institusi, inovasi dan teknologi, serta ...
Teten: BUMDes harus berbentuk koperasi, jangan dikuasai elit desa
Selasa, 12 November 2019 - 14:44 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan saat ini kapitalisme dunia telah menembus seluruh ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV