Pemerintah kontrol IMEI ponsel
Elshinta
Senin, 08 Juli 2019 - 08:33 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Pemerintah kontrol IMEI ponsel
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2JuTfTK

Elshinta.com - Kementerian Perindustrian bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika serta Kementerian Perdagangan sedang memfinalisasi penyusunan peraturan untuk mendukung program penerapan validasi database nomor identitas asli ponsel (International Mobile Equipment Identity/IMEI). Targetnya, peraturan tiga kementerian ini akan ditetapkan pada 17 Agustus 2019.

“Jadi, momentum di tanggal 17 Agustus 2019 adalah sebagai milestone penandatanganan bersama tiga kementerian terkait regulasi Pengendalian IMEI menuju pembebasan dari handphone black market," kata Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kemenperin, Janu Suryanto di Jakarta, Minggu (7/7), seperti diinformasikan melalui laman resmi InfoPublik.

Menurut Janu, sistem kontrol IMEI sangat penting untuk melindungi industri dan konsumen di dalam negeri. Untuk itu, perlu dilakukan identifikasi, registrasi, dan pemblokiran perangkat telekomunikasi seluler yang tidak memenuhi ketentuan. Program ini diinisiasi oleh Kemenperin sejak tahun 2017.

"Jadi, bisa melindungi industri ponsel dari persaingan tidak sehat sebagai dampak peredaran ilegal. Selain itu, mengurangi tingkat kejahatan pencurian dan melindungi bagi penggunanya," ungkapnya.

Kontrol IMEI, lanjut dia, juga memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas layanan telekomunikasi selular dan menghilangkan ponsel black market dari pasar sehingga meningkatkan potensi pajak pemerintah.

Dalam upaya mendukung program kontrol IMEI tersebut, paparnya, dibutuhkan regulasi sebagai payung pengelolaan data IMEI. Pemerintah secara cermat akan membuat regulasi terkait Sistem Informasi Registrasi Identifikasi Nasional (SIRINA) agar bisa berjalan dengan baik. Dalam hal ini, Kemenperin mengatur terkait database IMEI dan Kementerian Kominfo mengatur mengenai pemanfaatan data IMEI dan terkait data IMEI pada operator.

Janu menambahkan, sistem kontrol IMEI akan memproses database IMEI yang didapatkan dari berbagai pemangku kepentingan. Hal ini untuk dapat diolah dan menghasilkan informasi atas daftar IMEI yang valid berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.

“Informasi atas daftar IMEI yang valid tersebut, dapat dimanfaatkan oleh instansi pemerintah terkait untuk membuat kebijakan sesuai dengan kewenanganya," imbuhnya, seraya mengatakan, saat ini, server sistem basis data IMEI atau SIRINA telah terpasang di Pusdatin Kemenperin dan telah dilakukan pelatihan kepada pengelola.

Industri ponsel

Industri ponsel di dalam negeri mengalami pertumbuhan jumlah produksi yang cukup pesat selama lima tahun terakhir. Hal ini tidak terlepas dari upaya pemerintah memacu pengembangan di sektor telekomunikasi dan informatika (telematika) tersebut.

Meningkatnya produksi ponsel di Indonesia, antara lain karena penciptaan iklim usaha yang kondusif serta kebijakan hilirisasi dan pengoptimalan komponen lokal sehingga lebih banyak memberi nilai tambah, kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto.

Kemenperin mencatat, pada tahun 2013, impor ponsel mencapai 62 juta unit dengan nilai sebesar USD3 miliar. Sedangkan, produksi dalam negeri sekitar 105 ribu untuk dua merek lokal. Akhirnya, pemerintah mengeluarkan regulasi yang bertujuan mengurangi produk impor dan mendorong produtivitas di dalam negeri.

Hasilnya, pada 2014, impor ponsel mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya, menjadi 60 juta unit. Sementara itu, produksi ponsel dalam negeri tumbuh signifikan menjadi 5,7 juta unit. Kemudian, tahun 2015, produk impor merosot hingga 40 persen dari tahun sebelumnya, menjadi 37 juta unit dengan nilai USD2,3 miliar. Sedangkan, produksi ponsel di dalam negeri semakin meningkat sebesar 700 persen dari tahun 2014, menjadi 50 juta unit untuk 23 merek lokal dan internasional.

Tahun 2016, produk impor ponsel menurun kembali sekitar 36 persen dari tahun sebelumnya, menjadi 18,5 juta unit dengan nilai USD775 juta. Untuk ponsel produksi dalam negeri meningkat sebesar 36 persen dari tahun 2015, menjadi 68 juta unit. Dan, tahun 2017, impor ponsel turun menjadi 11,4 juta unit, sedangkan produksi ponsel di dalam negeri 60,5 juta unit untuk 34 merek, sebelas di antaranya adalah merek lokal, ungkap Menperin.

Kesebelas merek lokal tersebut, yaitu SPC, Evercoss, Elevate, Advan, Luna, Andromax, Polytron, Mito, Aldo, Axioo, dan Zyrex. Produk nasional ini telah memiliki branding kuat untuk pangsa pasar menengah ke bawah maupun kelas menengah ke atas

"Sebagai bangsa Indonesia, seharusnya kita patut bangga terhadap produk ponsel yang dihasilkan industri dalam negeri," tegas Airlangga.

Bahkan, semakin meningkatnya kemampuan daya saing ponsel nasional, akan menguatkan citra positif dan popularitas produk tersebut di mata konsumen domestik dan internasional.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jepang bakal atur batasan penggunaan smartphone 
Rabu, 15 Januari 2020 - 18:46 WIB
Tingkat adiktif penggunaan smartphone, baik untuk gim dan media sosial saat ini bisa dibilang cukup ...
ICMI ajak masyarakat bijak bermedia sosial cegah permusuhan 
Jumat, 27 Desember 2019 - 19:47 WIB
Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) mengajak semua pihak untuk bijak dalam bermedia sosial ag...
Analisis percakapan medsos kunci sukses perusahaan era 4.0 
Selasa, 26 November 2019 - 20:23 WIB
Pakar media sosial Ismail Fahmi mengatakan analisis percakapan di media sosial (medsos) bisa dijadik...
Disperpusip Magelang gelar workshop smartphone photography
Selasa, 26 November 2019 - 17:07 WIB
Seiring perkembangan teknologi informasi, telepon pintar (smartphone) kini sudah dilengkapi dengan f...
Game on-line perlu perhatian pemerintah
Senin, 25 November 2019 - 07:55 WIB
Keberadaan game online yang kian marak dan menimbulkan ekses negatif mengundang keprihatian. Diantar...
Apple siapkan headset AR untuk 2022
Selasa, 12 November 2019 - 08:47 WIB
Apple Inc dikabarkan sedang mengembangkan headset yang dipadukan dengan teknologi augmented reality ...
Perangi perubahan iklim, PlayStation 5 hadirkan fitur hemat daya
Selasa, 24 September 2019 - 19:12 WIB
PlayStation 5 akan memiliki opsi untuk memangkas jumlah daya yang dikonsumsi oleh konsol terbarunya ...
Ponsel BM rusak ekosistem industri, rugikan negara Rp2,8 T
Jumat, 16 Agustus 2019 - 12:02 WIB
Terkait rencana pemerintah melakukan aturan validasi IMEI (International Mobile Equipment Identity)...
Apple bersiap tinggalkan notch berkat teknologi layarterbaru
Rabu, 14 Agustus 2019 - 08:56 WIB
Apple berencana untuk menghilangkan poni (notch) di ponsel mereka pada lini produksi masa datang ker...
45 juta ponsel pintar hadir setiap tahun, 9 juta unit di antaranya black market
Senin, 05 Agustus 2019 - 14:26 WIB
Pemerintah sedang menggodok untuk mengeluarkan Peraturan Menteri (Permen) dari tiga kementerian masi...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV