Bisnis Anda naik atau turun? Begini cara melihatnya
Elshinta
Senin, 08 Juli 2019 - 12:00 WIB | Penulis : Cucun Hendriana | Editor : Dewi Rusiana
Bisnis Anda naik atau turun? Begini cara melihatnya
Ilustrasi/Sumber: https://bit.ly/2XJtyrN

Elshinta.com - Menghitung pertumbuhan bisnis, bagi pelaku UKM terutama di sektor mikro, tidaklah mudah. Nah, jika Anda pelaku usaha yang merasa jika usaha yang dijalankan jalan di tempat alias tidak ada perkembangan yang bagus, berikut ini cara sederhana untuk melihatnya.

Definisi jalan di tempat sebetulnya tergantung dari pemahaman Anda. Secara bisnis yang dimaksud dengan jalan di tempat, artinya tidak adanya pertumbuhan dari bisnis yang Anda lakukan, terutama ditandai secara keuangan, profit, dan pasar atau konsumen.

Harus diingat, bisnis itu berjiwakan pertumbuhan. Dengan kata lain, jika Anda memulai bisnis dengan modal Rp1 juta, maka uang tersebut digunakan untuk menciptakan produk yang lalu ditawarkan kepada pembeli. Terjadilah perputaran produk yang menghasilkan profit untuk dibuat produk lagi dan dijual lagi.

Dengan demikian, makna pertumbuhan adalah kenyataan bahwa produk yang Anda buat semakin bertambah lantaran pertambahan konsumen yang berdampak pada hasil keuangan berupa profit.

Nah, oleh sebab demikian, setiap bisnis itu harus dicatat gerak pertumbuhannya. Misalnya, jika bulan Januari produksinya 10 buah, apakah pada bulan Maret menghasilkan produksi 15 buah. Dilihat dalam catatan itu pula, apakah produksi 10 buah tersebut menghasilkan 3 dan produksi 15 menghasilkan profit 5. Gambaran ini mengindikasikan apakah Anda jalan di tempat atau tidak.

Jadi, Anda bisa menghitung langkah bisnis berdasarkan 3 faktor utama, yakni jumlah produksi, jumlah konsumen, dan jumlah profit yang dihasilkan.  

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kenapa bisnis kafe bisa gagal? Ini tiga kesalahan utamanya
Rabu, 17 Juli 2019 - 14:15 WIB
Elshinta.com - Di kota-kota besar, pertumbuhan bisnis kafe terbilang massif. Banyak kafe-k...
Tips sukses bisnis fesyen ala Feny Mustafa
Kamis, 11 Juli 2019 - 12:41 WIB
Elshinta.com - Kesuksesannya dalam industri fesyen tak bisa diragukan lagi. Selama 30 tahu...
Bisnis Anda naik atau turun? Begini cara melihatnya
Senin, 08 Juli 2019 - 12:00 WIB
Elshinta.com - Menghitung pertumbuhan bisnis, bagi pelaku UKM terutama di sektor mikro, ti...
Cek 5 hal ini sebelum Anda memutuskan mewaralabakan bisnis  
Senin, 08 Juli 2019 - 09:25 WIB
Elshinta.com - Banyak pelaku usaha yang tertarik untuk mewaralabakan bisnisnya. Tak hanya ...
Mau buka cabang usaha? Penuhi dulu tiga hal ini
Jumat, 05 Juli 2019 - 13:10 WIB
Elshinta.com - Pelaku UKM banyak yang tergesa-gesa ingin membuka cabang usahanya. Umumnya ...
Kenali 3 risiko bisnis jastip yang harus diwaspadai
Kamis, 04 Juli 2019 - 16:14 WIB
Elshinta.com - Tak melulu soal suka dan gelimang keuntungan, bisnis jastip juga penuh risi...
Mau sukses jalankan usaha kecil, sebaiknya perhatikan 10 hal ini!
Kamis, 04 Juli 2019 - 13:08 WIB
Elshinta.com - Memulai bisnis itu mudah. Tapi dalam menjalankannya memerlukan pengelolaan ...
​​​​​​​Tips agar pembeli mau memberikan ulasan online
Kamis, 20 Desember 2018 - 18:02 WIB
Elshinta.com - Banyak faktor yang akhirnya mendorong konsumen ketika memutuskan untuk memb...
Jangan langgar tiga etika bisnis ini di bisnis online
Kamis, 13 Desember 2018 - 16:15 WIB
Elshinta.com - Berbagai bidang bisnis memang sudah seharusnya mulai merambah ke ranah digi...
Waspadai investasi bodong dengan melihat ciri-cirinya
Kamis, 13 Desember 2018 - 11:35 WIB
Elshinta.com - Di tengah tantangan hidup yang semakin tinggi, memiliki tabungan masa depan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)