Mahasiswa UB manfaatkan limbah RPH hasilkan energi listrik
Elshinta
Senin, 08 Juli 2019 - 19:47 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Sigit Kurniawan
Mahasiswa UB manfaatkan limbah RPH hasilkan energi listrik
Mahasiswa UB manfaatkan limbah RPH hasilkan energi listrik. Foto: El Aris/Radio Elshinta

Elshinta.com - Sejumlah mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) berkolaborasi dengan mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Brawijaya (UB) Malang memanfaatkan limbah air Rumah Potong Hewan untuk menghasilkan energi alternatif listrik yang bernama Slaughtering House Waste Water (Shower).

Inovasi energi alternatif diciptakan oleh Hendra Surawijaya, Elfahra Casanza Amada dan Rizhaf Setyo Hartono yang dibimbing oleh Ani Setianingrum. Diketahui, kegiatan ini didanai oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) dalam Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Karsa Cipta (PKM-KC).

"Teknologi ini  diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat di lingkungan RPH," ujar Hendra Surawijaya selaku juru bicara kepada Kontributor Elshinta El Aris, Senin (8/7).

Dia mengatakan, Shower merupakan inovasi rancang bangun alat pemanfaatan bakteri limbah air rumah potong hewan dengan konsep bernama Agar Salt Bridge. "Dengan memanfaatkan limbah yang dihasilkan dari limbah RPH akan menghasilkan tenaga listrik," tandasnya.

Sementara itu, Plt Direktur PD RPH Kota Malang, Ade Herawanto menambahkan bahwa inovasi ini sebagai bagian dari `action plan` dalam rangka menindaklanjuti rencana kerjasama antara PD RPH dengan berbagai perguruan tinggi.

"Tentu akan kami kaji lebih lanjut, karena ini masih skala uji coba, nanti akan disinkronkan sehingga lolos dan layak uji untuk skala produksi tentu saja kami punya tim untuk itu," ungkap Ade.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Universitas Negeri Malang ditunjuk sebagai tuan rumah KMHE 2019
Sabtu, 27 Juli 2019 - 21:42 WIB
Elshinta.com - Setelah berhasil menjadi Juara I pada Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2018...
Asteroid lebih tinggi dari Menara Big Ben dekati bumi, apa berbahaya?
Rabu, 24 Juli 2019 - 21:25 WIB
Elshinta.com - Asteroid yang lebih tinggi dari Menara Jam Big Ben di London, Inggris, meluncur ...
Bakteri genus baru ditemukan di Sukabumi
Jumat, 19 Juli 2019 - 13:19 WIB
Elshinta.com - Para dosen dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas I...
Planetarium Jakarta rutin ajak warga teropong bulan 72 kali setahun
Rabu, 17 Juli 2019 - 06:01 WIB
Elshinta.com - Planetarium dan Observatorium Jakarta menggelar secara rutin peneropongan malam ...
Mahasiswa UB manfaatkan limbah RPH hasilkan energi listrik
Senin, 08 Juli 2019 - 19:47 WIB
Elshinta.com - Sejumlah mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) berkolaborasi dengan mah...
Mahasiswa UB ciptakan obat kumur natural
Kamis, 04 Juli 2019 - 18:07 WIB
Elshinta.com - Lima mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang, Jawa Timur berhasil menci...
Tiga Mahasiswa UB ciptakan biopal dari limbah
Selasa, 14 Mei 2019 - 21:17 WIB
Elshinta.com - Tiga mahasiswa asal Universitas Brawijaya (UB) Malang berhasil menorehkan presta...
Balai Arkeologi Yogyakarta teliti bata Situs Sekaran
Minggu, 14 April 2019 - 20:57 WIB
Elshinta.com - Balai Arkeologi Yogyakarta melakukan penelitian terhadap bata yang ada di S...
PCBM lanjutkan riset dan penelitian Situs Sekaran
Kamis, 11 April 2019 - 08:51 WIB
Elshinta.com - Pihak Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman (PCBM) Ditjen Kebudayaan Kem...
Situs batu berbentuk benteng keraton ditemukan di Purwakarta
Senin, 08 April 2019 - 18:57 WIB
Elshinta.com - Situs batu berbentuk benteng keraton ditemukan di Kampung Ciputat, Desa Kutamana...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)