Menhan: Persiapan dini sistem pertahanan dibutuhkan meski masa damai
Elshinta
Selasa, 09 Juli 2019 - 17:45 WIB |
Menhan: Persiapan dini sistem pertahanan dibutuhkan meski masa damai
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu dalam kegiatan simposium di Jakarta, Selasa (9/7). Sumber foto: https://bit.ly/2S3DU00

Elshinta.com - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan penyiapan sistem pertahanan secara dini tetap dibutuhkan meski negara tengah berada dalam masa damai.

"Persiapan (sistem pertahanan secara dini) pada masa damai, agar siap dioperasionalkan sewaktu-waktu pada masa perang atau situasi kontingensi," kata Menhan saat membuka kegiatan simposium di Jakarta, Selasa (9/7).

Penyiapan itu, kata dia, membuat bangsa lebih siap menghadapi berbagai ancaman keamanan dengan cara dan metode penanganan yang tepat. "Artinya apapun ancamannya maka sishankamrata solusinya, tinggal disesuaikan dengan eskalasinya yang melibatkan komponen utama, cadangan dan pendukung secara total," ujar Ryamizard.

Menhan menuturkan, saat ini terdapat tiga dimensi ancaman keamanan bangsa yang perlu diwaspadai. Dimensi pertama, kata dia, yaitu ancaman belum nyata atau perang antar negara. Selanjutnya, acaman nyata di antaranya yakni aksi teror, narkoba, perang siber, dan kebencanaan.

Dimensi ancaman ketiga yakni perang ideologi yang membahayakan serta merusak `mindset` bangsa. "Ancaman mindset ini berbahaya secara terstruktur, sistematis, dan masif untuk mempengaruhi masyarakat," ungkap Menhan, demikian Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gubernur jamin keamanan mahasiswa Papua di Jateng
Selasa, 20 Agustus 2019 - 14:37 WIB
Elshinta.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjamin keamanan para mahasiswa Papua yang sed...
Kapolri: Papua adalah saudara kita sendiri
Selasa, 20 Agustus 2019 - 08:16 WIB
Elshinta.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyampaikan bahwa situasi di Manokwari, Papua Barat,...
Polda Sulsel kirim 300 personel Brimob bantu keamanan di Papua Barat
Selasa, 20 Agustus 2019 - 08:04 WIB
Elshinta.com - Sebanyak dua Satuan Setingkat Kompi (SSK) Brimob Polda Sulsel, pada Senin (19/8) mala...
Wiranto sebut pernyataan negatif soal pelecehan bendera picu aksi di Papua
Senin, 19 Agustus 2019 - 19:33 WIB
Elshinta.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto men...
Wapres minta seluruh pihak tekan eskalasi ricuh Papua
Senin, 19 Agustus 2019 - 17:33 WIB
Elshinta.com - Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla meminta aparat Polri, TNI dan jajaran pemerint...
Polri: Unjuk rasa di Manokwari karena tidak terima isi video di medsos
Senin, 19 Agustus 2019 - 16:54 WIB
Elshinta.com - Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, massa yang mela...
MUI imbau masyarakat tak terpancing isu rasisme Papua
Senin, 19 Agustus 2019 - 14:37 WIB
Elshinta.com - Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (Sekjen MUI) Anwar Abbas mengimbau masy...
TNI-Polri berupaya kendalikan keamanan di Manokwari
Senin, 19 Agustus 2019 - 14:25 WIB
Elshinta.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengungkapkan pi...
Kapolri: Pelaku penyerangan Polsek Wonokromo lakukan `self radicalism`
Senin, 19 Agustus 2019 - 14:12 WIB
Elshinta.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan pelaku penyerangan terhadap anggota Polsek...
Kapolrestabes Surabaya perintahkan jajarannya perketat pengamanan
Senin, 19 Agustus 2019 - 12:45 WIB
Elshinta.com - Kapolrestabes Surabaya, Kombes Sandi Nugroho memerintahkan jajarannya untuk lebih ber...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)