Kiri Kanan
Kemenko PMK: Radikalisme harus dicegah
Elshinta
Rabu, 10 Juli 2019 - 11:28 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Dewi Rusiana
Kemenko PMK: Radikalisme harus dicegah
Deputi Bidang Koordinasi Kerawanan Sosial dan Dampak Bencana Kemenko PMK, Doddy Usodo. Sumber foto: https://bit.ly/2XBYnPz

Elshinta.com - Pencegahan radikalisme yang mengarah kepada kekerasan dan terorisme perlu dilakukan segera mungkin. Pasalnya radikalisme tengah berkembang di masyarakat. Demikian diungkapkan Deputi Bidang Koordinasi Kerawanan Sosial dan Dampak Bencana Kemenko PMK, Doddy Usodo.

Menurutnya, berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh BNPT pada tahun 2017 disimpulkan bahwa secara umum potensi radikalisme dalam masyarakat Indonesia berada pada tingkat “sedang” dengan nilai 55,12. Bila dijabarkan lebih dalam, hasil penelitain tersebut menyatakan bahwa dilihat dari aspek pemahaman, posisinya pada tingkat “tinggi” dengan nilai 60,77

Sementara itu dari penelitian lainnya, anak-anak dan remaja kita sudah terpapar oleh radikalisme dan terlibat dalam tindak pidana terorisme. BNPT mencatat bahwa sepanjang tahun 2000 hingga 2017, sebanyak 16 anak dan remaja terlibat terorisme. Hal ini menunjukkan bahwa radikalisme tidak lagi sebatas pemahaman, namun telah menjadi sikap atau perilaku nyata, seperti dilansir dari JPP, Rabu (10/7).

Sesuai tugas dan fungsinya untuk melakukan koordinasi, sinkronisasi dan pengendalian, Kemenko PMK bersama Kementerian/Lembaga di bawah koordinasinya, sebutnya, perlu meningkatkan upaya untuk mencegah anak terpapar dari radikalisme dan terlibat dalam tindak terorisme.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pengamat: Polri memang dijadikan musuh oleh kelompok teror
Senin, 18 November 2019 - 20:07 WIB
Elshinta.com - Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan bahwa aparat kepolis...
Jelang Pilkades serentak, Polres Kudus gelar apel pergeseran pasukan
Senin, 18 November 2019 - 19:55 WIB
Elshinta.com - Ribuan personel gabungan dari aparat kepolisian, TNI dan perlindungan masya...
Kapolda Papua sebut ada indikasi KKB ganggu kawasan Freeport
Senin, 18 November 2019 - 15:06 WIB
Elshinta.com - Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan ada indikasi kelompok k...
Aksi teror sasar petugas kepolisian, Polri: Risiko pekerjaan
Senin, 18 November 2019 - 14:15 WIB
Elshinta.com - Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo menggelar keterangan pers terka...
11.191 petugas KAI siaga amankan perjalanan Natal-Tahun Baru
Senin, 18 November 2019 - 13:59 WIB
Elshinta.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyiagakan total 11.191 petugas untuk me...
Polisi tingkatkan pengamanan jelang HUT KNPB
Senin, 18 November 2019 - 10:48 WIB
Elshinta.com - Jajaran Kepolisian Resor Mimika, Papua, meningkatkan pengamanan menjelang h...
Sosiolog: Deradikalisasi adalah jawaban untuk permasalahan yang ada
Sabtu, 16 November 2019 - 16:13 WIB
Elshinta.com - Kasus radikalisme dan ekstremisme menjadi perhatian dan permasalahan di seluruh dunia...
MPR sebut Indonesia hadapi berbagai ancaman serius berbangsa dan bernegara
Sabtu, 16 November 2019 - 10:39 WIB
Elshinta.com - Ketua Fraksi Partai Demokrat MPR RI, Benny K Harman mengatakan saat ini Ind...
Prabowo optimis kerja sama pertahanan Indonesia-Malaysia semakin baik
Jumat, 15 November 2019 - 08:49 WIB
Elshinta.com - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto optimistis hubungan kerja sama pertahan...
Stop sebar foto-video korban bom Medan! Polisi: Dengan membagikan promosikan kejahatan terorisme
Kamis, 14 November 2019 - 10:32 WIB
Elshinta.com - Masyarakat diimbau agar tidak membagikan foto-foto dan video terkait dengan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)