Kemendikbud ubah metode pengajaran mata pelajaran Pancasila
Elshinta
Rabu, 10 Juli 2019 - 21:54 WIB |
Kemendikbud ubah metode pengajaran mata pelajaran Pancasila
Konferensi pers program pendidikan Pancasila di Jakarta, Rabu (10/7). Sumber foto: https://s.id/5J8O8

Elshinta.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengubah metode pengajaran mata pelajaran Pancasila dari sebelumnya mengedepankan pengetahuan menjadi penerapan.

"Jadi metode pengajarannya berbeda untuk per jenjang, contohnya untuk kelas rendah seperti Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga kelas dua SMP lebih pada pembentukan watak," ujar Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud, Totok Suprayitno di Jakarta, Rabu (10/7).

Totok memberi contoh jika anak belajar gotong royong, maka mereka langsung diajarkan praktik gotong royong. Begitu juga untuk pelajaran empati, saling berbagi juga langsung pada praktik. Sedangkan untuk kelas tiga SMP hingga SMA, yang diajarkan lebih pada pengetahuan. "Semakin tinggi kelasnya, tatarannya beda. Tapi sudah masuk pengetahuan di dalam pelajaran itu," tambah dia.

Totok menambahkan untuk penilaian akan ada rapor karakter. Dalam rapor tersebut, tidak ada nilai, tetapi yang ada hanya rapor karakter. Dalam rapor karakter juga anak tidak dihakimi apakah dia bodoh atau pintar, kamu baik atau jahat dan lainnya. Melainkan perkembangan anak dalam pengamalan nilai-nilai Pancasila.

Dalam rapor itu, guru diminta untuk mendeskripsikan karakter anak, contohnya salah satu nilai Pancasila yakni empati yang dicerminkan melalui perilaku menolong teman yang membutuhkan. Hal tersebut selama ini belum berkembang. "Untuk tahap awal, masih masuk dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn)," kata dia, dikutip Antara.

Totok berharap dari penanaman nilai-nilai Pancasila sejak dini, maka akan lahir generasi yang memiliki karakter Pancasila. Totok menyebut perubahan metode pengajaran itu akan dilakukan mulai tahun ini.

Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Supriano mengatakan pihaknya akan melatih sebanyak 1.020 guru PKn mulai 15 Juli mendatang. Diharapkan guru-guru itu bisa mengubah metode pengajarannya dari sebelumnya berorientasi pada pengetahuan pada jenjang dasar menjadi penerapan nilai Pancasila.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pendidikan 4.0 bentuk kreativitas yang berkualitas
Sabtu, 21 September 2019 - 15:50 WIB
Elshinta.com - Tangan kecil Akram begitu lincah mengetik di atas papan ketik (keyboard) laptopnya ...
Inspiring Festival, beri semangat anak muda untuk kreatif
Jumat, 20 September 2019 - 15:47 WIB
Elshinta.com - Universitas Bina Nusantara menggelar Inspiring Festival (Ifest) di Kota Medan, Suma...
Lama dipimpin Plt, UNJ akhirnya punya rektor baru
Jumat, 20 September 2019 - 14:27 WIB
Elshinta.com - Universitas Negeri Jakarta (UNJ), akhirnya memiliki rektor baru setelah lama jabatan...
Unej siapkan mahasiswa setingkat TRC bencana
Kamis, 19 September 2019 - 22:26 WIB
Elshinta.com - Universitas Negeri Jember (Unej) menyiapkan mahasiswanya ikut berperan sebagai pela...
 Berperan dalam pengembangan SMK, penggunaan brand Djarum Foundation tidak masalah
Kamis, 19 September 2019 - 22:06 WIB
Elshinta.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tidak mempermasalahkan brand Djarum Foundation...
Penuhi permintaan pasar, Kudus buka SMK Unggulan Beauty and Spa
Kamis, 19 September 2019 - 19:48 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mengembangkan pendidikan SMK yang kini masih ...
200 siswa SMA di Papua dibekali bela negara
Rabu, 18 September 2019 - 21:06 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 200 siswa SMA dari berbagai sekolah di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua ...
Akibat karhutla, sekolah di Pekanbaru masih diliburkan
Rabu, 18 September 2019 - 09:45 WIB
Elshinta.com - Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal menyampaikan pengumuman perpanjan...
Perpustakaan keliling Yonif Mekanis Raider 411/Kostrad datangi Kampung Rawabiru, Papua
Selasa, 17 September 2019 - 13:12 WIB
Elshinta.com - Dalam rangka memperingati "Hari Kunjung Perpustakaan", Mobil Pintar Satgas Yonif Meka...
Sekolah dinilai harus jadi rumah kedua bagi anak
Selasa, 17 September 2019 - 11:27 WIB
Elshinta.com - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan sekolah harus menjadi rumah kedua bag...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)