Ini penyakit reproduksi yang ditakuti wanita
Elshinta
Kamis, 11 Juli 2019 - 11:14 WIB | Penulis : Ervina Rias Palupi | Editor : Dewi Rusiana
Ini penyakit reproduksi yang ditakuti wanita
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/32haSPm

Elshinta.com - Pada kondisi tertentu, sistem reproduksi bisa memiliki masalah medis yang akhirnya menjadi sebuah penyakit dan kebanyakan penderitanya adalah wanita.

Penyakit ini menyerang organ reproduksi wanita meliputi sel telur, ovarium, tuba fallopi, uterus dan vagina. Jadi, apabila organ-organ tersebut memiliki masalah medis berupa penyakit maka itu disebut penyakit reproduksi. Penyakit reproduksi wanita sering kali juga meliputi bagian payudara.
 
Penyakit reproduksi disebabkan oleh hal-hal tertentu. Misalnya oleh mikroorganisme seperti jamur, bakteri, atau virus. Ada pula penyakit reproduksi yang bisa disebabkan oleh kelainan atau disfungsi. Kebiasaan hidup tidak sehat, tidak menjaga kebersihan organ kewanitaan hingga pola makan tidak sehat bisa pula menjadi penyebabnya.
 
Para wanita sangat penting untuk mengetahui penyebab dari penyakit sistem reproduksi karena pengobatan suatu penyakit reproduksi tertentu sangat dipengaruhi oleh penyebabnya.
 
Dihimpun dari berbagai sumber, berikut beberapa penyakit reproduksi yang membuat wanita merasa cemas:
Kanker Serviks
Penyakit yang menyerang leher rahim ini bisa merenggut nyawa dengan cepat. Kanker ini disebabkan oleh infeksi human papillomavirus (HPV). Virus ini bisa menular melalui hubungan seksual. Gejala kanker ini antara lain perdarahan abnormal, nyeri di daerah panggul, dan kembung. Salah satu prosedur mengatasi kanker ini dengan pengangkatan rahim agar sel kanker tidak menyebar ke organ lainnya.
Untuk pencegahannya menerapkan pola hidup yang sehat, seperti menghindari rokok dan alkohol, memperhatikan kebersihan organ vital, tidak berhubungan seks sembarangan dan melakukan pap smear bagi yang sudah aktif berhubungan seksual.
 
Condiloma Accuminata
Condiloma Accuminata adalah penyakit reproduksi wanita yang disebabkan oleh virus Human Papiloma, virus yang sama menyebabkan kanker serviks. Virus tersebut juga merupakan virus penyebab kutil.
Bila mengalami penyakit condiloma accuminata sebaiknya segera diobati. Hal ini dikarenakan obat condiluma accuminta bisa berkembang menjadi kanker pada organ lainnya seperti rahim wanita.
 
Miom
Miom adalah penyakit menyerang uterus wanita atau rahim. Banyak wanita mengalami penyakit ini namun kebanyakan dari mereka tidak sadar. Walau tidak mematikan karena miom merupakan tumor jinak yang tak ganas, sebaiknya tetap waspada.

Endometriosis
Penyakit ini juga dikenal dengan sebutan kista. Endometriosis merupakan penyakit yang bisa menyerang saluran reproduksi dari rahim hingga organ kewanitaan bagian luar.
Kista cenderung tidak berbahaya namun jika terus berkembang bisa memicu rasa nyeri hebat sehingga perlu diambil tindakan operasi. Kista bisa menyerang siapa saja termasuk wanita muda dan bisa membuat seorang wanita menjadi mandul.
 
Kanker ovarium
Kanker ovarium ini kerap dilupakan karena tidak memberikan gejala nyata di awal. Seandainya ada gejala, gejalanya mirip seperti penyakit lain, sehingga penderitanya kerap salah pengobatan dan mengesampingkan pengobatan kanker ovarium.
Padahal menurut American Cancer Society, kanker ovarium merupakan penyebab kelima kematian akibat kanker pada wanita. Metode pengobatan terpaksa dengan pengangkatan ovarium untuk mencegah penyebaran.
Gejala kanker ini antara lain nyeri panggul, sakit perut, kembung, penurunan nafsu makan, mudah lelah hingga masalah menstruasi.
 
Vaginitis
Vaginitis adalah penyakit reproduksi wanita dengan kondisi vagina yang mengalami infeksi. Infeksi pada vagina disebabkan oleh beberapa jenis mikroorganisme, yaitu seperti bakteri, jamur, dan parasit. Penyakit vaginitis bisa disebabkan oleh jamur Candida Albicans, bakteri Gardnerella, parasit Trichomonas Vaginalis, dan virus.
 
Penyakit sistem reproduksi ini bisa menyerang vagina langsung atau melalui perineum. Beberapa gejala penyakit vaginitis seperti nyeri hebat pada vagina, disuria, pruritas di vulva, ruam bibir vagina, edema vukva, vagina bau busuk, dan perdarahan vagina.
 
Mola Hidalidosa
Penyakit yang lebih populer dikenal dengan nama hamil anggur ini merupakan kondisi dimana wanita mengalami kehamilan namun tak ada janin yang tumbuh di dalam rahim melainkan hanya gelembung bernama mola juga darah yang membeku.
Hamil anggur ini bisa mengakibatkan rasa sakit yang luar biasa dan bahkan berbuntut pada kematian yang disebabkan pendarahan.
 
Bartolinitis
Bartolinitis adalah sebuah penyakit sistem reproduksi yang terdapat infeksi pada kelenjar bartolin. Kelenjar bartolin yang terinfeksi ini akan mengalami pembengkakan. Penyebabnya adalah jamur Candida Albicans, bakteri Neiseria Gonore, virus (Kondiloma Akuminata dan Herpes Simpleks), dan protoazoa (Amoebiasis dan Trikomoniasis).
 
Penderita akan mengalami rasa nyeri yang cukup hebat. Rasa nyeri ini disertai demam, alat kelamin memerah bahkan tidak bisa berjalan, dan sakit saat berhubungan seksual.
 
Infeksi vagina
Penyakit ini menampakkan gejala antara lain keputihan berlebih dengan bau yang sangat menyengat dan disertai dengan rasa gatal.
Infeksi ini biasanya menyerang wanita pada usia yang produktif khususnya bagi mereka yang telah memiliki pasangan dan aktif melakukan kegiatan seksual.
 
Kanker Payudara
Kanker payudara adalah salah satu penyakit sistem reproduksi pada wanita. Meski pria juga memiliki payudara, namun penyakit yang satu ini lebih rentan menyerang wanita sebab jaringan lemak pada payudara wanita jauh lebih besar jika dibandingkan dengan pria.
 
Langkah paling mudah untuk mengetahui ciri awal kanker payudara, adalah melakukan SADARI, atau pemeriksaan payudara sendiri. Selain melakukan SADARI, juga dapat melakukan pemeriksaan mammografi. Mammografi adalah teknik pemindaian gambar menggunakan sinar rontgen dosis rendah untuk mendeteksi dan mendiagnosis kanker payudara. 
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tekan stunting, Pemerintah gandeng berbagai elemen hingga ke desa
Jumat, 19 Februari 2021 - 21:38 WIB
Pemerintah melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) sangat serius melakuka...
Analis kesehatan sebut krim bermerkuri berbahaya bagi janin
Minggu, 08 November 2020 - 16:15 WIB
Analis Kesehatan dari Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Kendari Saty...
Kunjungi Langkat, Bappenas percepat upaya pencegahan stunting    
Rabu, 28 Oktober 2020 - 14:36 WIB
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) berkunjung ke Kabupaten Langkat, Sumatera Utara da...
Ahli Kandungan: Terapi hormon pada menopause berisiko kanker rahim
Minggu, 18 Oktober 2020 - 20:55 WIB
Ahli kandungan dari Klinik Hayandra dr Anggara Mahardika SpOG mengatakan terapi hormon pada perempua...
Sosialisasi pembinaan KB program non fisik TMMD 109 Kodim 1711/BVD
Selasa, 06 Oktober 2020 - 19:48 WIB
Kepala Puskesmas Mindiptana, Hendrikus Kamben didampingi Kepala Kampung Kakuna Bapak Ishak Tenot d...
Apa penyebab kram perut pada wanita selain menstruasi?
Rabu, 30 September 2020 - 10:19 WIB
Tak semua rasa kram perut disebabkan oleh menstruasi. Penyebab kram perut yang terasa menyakitkan da...
Hati-hati, jangan sepelekan masalah menstruasi ini
Rabu, 23 September 2020 - 11:10 WIB
Perhatikan beberapa masalah yang juga sering terjadi saat menstruasi. Sebab, tanpa disadari, hal ini...
 Cara menjaga kesehatan rahim yang wanita harus tahu
Rabu, 16 September 2020 - 09:23 WIB
Dalam sistem reproduksi, rahim menjadi organ vital karena sebagai tempat berkembangnya janin. Rahim ...
 Fakta tentang kesuburan wanita yang perlu diketahui
Rabu, 09 September 2020 - 10:06 WIB
Mendapatkan anak berhubungan dengan kesuburan atau fertilitas seseorang. Ada banyak faktor yang mela...
 Kesalahan saat memakai pembalut yang tidak disadari wanita
Rabu, 02 September 2020 - 11:19 WIB
Normalnya, wanita mengalami periode menstruasi sebanyak 480 kali sepanjang hidupnya. Rata-rata kaum ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV