25 juta ponsel terinfeksi malware, termasuk di Indonesia
Elshinta
Kamis, 11 Juli 2019 - 10:18 WIB |
25 juta ponsel terinfeksi malware, termasuk di Indonesia
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2XGWVqi

Elshinta.com - Setidaknya 25 juta ponsel dilaporkan telah terinfeksi perangkat lunak jahat (malware) jenis baru yang terpasang secara diam-diam di perangkat Android yang tersebar di sejumlah negara, termasuk India dan Indonesia.

Menyamar sebagai aplikasi terkait Android, malware itu mengeksploitasi kerentanan Android dan secara otomatis mengganti aplikasi yang terpasang dengan versi yang berbahaya tanpa sepengetahuan penggunanya, kata perusahaan keamanan siber Check Point Software Technologies melaporakan temuannya baru-baru ini.

Malware varian baru itu telah secara diam-diam menginfeksi 25 juta perangkat, termasuk 15 juta perangkat seluler di India.

Malware berjuluk "Agen Smith" tersebut menggunakan akses luasnya ke sumber daya perangkat untuk menampilkan iklan palsu demi keuntungan finansial, tetapi dapat dengan mudah digunakan untuk tujuan yang lebih berbahaya seperti pencurian kredensial perbankan atau semacam penyadapan.

Beberapa aplikasi yang rentan terinfeksi malware itu antara lain WhatsApp, Jiochat, Opera Mini, Truecaller, dan belasan lainnya. Malware tersebut menyerupai serangan-serangan sebelumnya seperti Gooligan, Hummingbad, dan CopyCat.

"Malware ini secara diam-diam menyerang aplikasi yang diinstal oleh pengguna," kata Jonathan Shimonovich, Kepala Riset Deteksi Ancaman Seluler di Check Point Software Technologies, dalam pernyataannya, dikutip Kamis (11/7).

Shimonovich menyarankan pengguna Android untuk mengunduh aplikasi dari toko yang terpercaya guna mengurangi risiko terinfeksi karena toko aplikasi pihak ketiga sering tidak memiliki langkah-langkah keamanan yang diperlukan untuk memblokir perangkat lunak jahat itu.

"Agent Smith" pada awalnya diunduh dari toko aplikasi pihak ketiga yang banyak digunakan, 9Apps, dan menargetkan sebagian besar pengguna berbahasa Hindi, Arab, Rusia, dan Indonesia.

Sejauh ini, korban utama berbasis di India meskipun negara-negara Asia lainnya seperti Pakistan dan Bangladesh juga terkena dampaknya.

Ada juga sejumlah perangkat yang terinfeksi di Inggris, Australia, dan Amerika Serikat. Check Point telah bekerja erat dengan Google dan pada saat menerbitkan laporan ini. Demikian mengutip Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Tips aman untuk anak bermain internet di ponsel Android
Sabtu, 10 Agustus 2019 - 11:57 WIB
Elshinta.com - Anak-anak zaman sekarang tumbuh besar bersama teknologi yang sudah akrab de...
Diperlukan pemisahan infrastruktur jaringan untuk antisipasi serangan siber
Rabu, 17 Juli 2019 - 15:16 WIB
Elshinta.com - Penyelenggaraan jaringan aman sangat dibutuhkan. Pasalnya kasus serangan terhada...
Pemblokiran ponsel BM tidak berlaku surut
Jumat, 12 Juli 2019 - 21:49 WIB
Elshinta.com - Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kementerian Komunik...
25 juta ponsel terinfeksi malware, termasuk di Indonesia
Kamis, 11 Juli 2019 - 10:18 WIB
Elshinta.com - Setidaknya 25 juta ponsel dilaporkan telah terinfeksi perangkat lunak jahat (mal...
Fungsi dan cara cek nomor IMEI ponsel
Kamis, 04 Juli 2019 - 13:15 WIB
Elshinta.com - Pemerintah dalam waktu dekat akan mengesahkan regulasi tentang IMEI agar ponsel ...
Menkominfo akan manfaatkan tower masjid jadi pengganti BTS
Minggu, 19 Mei 2019 - 08:29 WIB
Elshinta.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan bahwa...
Pengguna internet di Indonesia 2018 mencapai 171 juta orang
Kamis, 16 Mei 2019 - 13:59 WIB
Elshinta.com - Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat jumlah peng...
Kominfo: Progres Palapa Ring Timur capai 96,5 persen
Senin, 13 Mei 2019 - 22:05 WIB
Elshinta.com - Kementerian Kominfo terus mengejar target penyelesaian proyek jaringan fiber opt...
Shenzhen bangun 7.000 stasiun pemancar 5G
Senin, 06 Mei 2019 - 11:55 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Kota Shenzhen, China, membangun 7.000 unit stasiun pemancar 5G pada t...
Kemenkominfo targetkan Palapa Ring selesai sebelum 17 Agustus
Jumat, 03 Mei 2019 - 16:49 WIB
Elshinta.com - Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komuni...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)