Trio tersangka `ikan asin` ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Elshinta
Jumat, 12 Juli 2019 - 13:18 WIB |
Trio tersangka `ikan asin` ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Galih Ginanjar, Rey Utami dan Pablo Benua. Sumber Foto: https://bit.ly/30y7bTP

Elshinta.com - Tiga tersangka kasus pencemaran nama baik dengan kata-kata `ikan asin` Galih Ginanjar, Pablo Benua dan Rey Utami, resmi ditahan di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya.

"Benar, para tersangka sudah ditahan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (12/7).

Argo mengatakan penahanan tersebut setelah melalui pemeriksaan 1x24 jam dalam masa penangkapannya. "Mereka saat ini ada di Direktorat Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro Jaya. Mereka ditahan untuk 20 hari ke depan," ujar Argo, seperti dikutip Antara.

Sementara, kuasa hukum Rey Utami, Farhat Abbas, menyebut pihaknya akan melakukan upaya penangguhan penahanan dan saat ini sedang disusun permohonannya. "Sedang kami susun permohonannya ya, penjamin mungkin nanti pihak keluarga baik dari Rey atau Pablo," ucap Farhat di lokasi berbeda.

Kasus ini bermula saat Galih Ginanjar mengumpamakan mantan istrinya, Fairuz A Rafiq dengan ikan asin dalam sebuah wawancara yang direkam.

Hal itu diungkap Galih saat diwawancarai oleh Rey Utami dengan rekaman video yang kemudian diunggah melalui akun youtube "Rey Utami & Benua".

Pernyataan itu membuat Fairuz tersinggung dan sakit hati, kemudian melaporkan Galih Ginanjar dan juga pasangan Rey Utami-Pablo Benua sebagai pemilik akun YouTube Rey Utami & Benua ke Polda Metro Jaya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tiga saksi terkait TPPU Emirsyah Satar dipanggil KPK
Senin, 19 Agustus 2019 - 12:21 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil tiga saksi dalam penyidikan kasus tind...
Polisi telah ajukan asesmen rehabilitasi artis Rio Reifan
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 09:40 WIB
Elshinta.com - Pihak Kepolisian dari Polda Metro Jaya telah mengajukan asesmen rehabilitasi untuk ...
Polda Metro Jaya buru pemasok sabu Rio Reifan
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 07:27 WIB
Elshinta.com - Polda Metro Jaya saat ini tengah memburu pemasok narkoba berinisial B yang diketahu...
KMP desak Kejagung usut tuntas dugaan SPPD dan Bimtek Fiktif di DPRD Purwakarta
Jumat, 16 Agustus 2019 - 11:02 WIB
Elshinta.com - Komunitas Masyarakat Purwakarta (KMP) mendatangi kantor Kejasaan Agung (Kejagung), R...
Bawa burung dilindungi, mantan nahkoda dan delapan ABK dihukum delapan bulan penjara
Kamis, 15 Agustus 2019 - 21:19 WIB
Elshinta.com - Terbukti bersalah membawa puluhan burung yang dilindungi dari Ambon, mantan nahkoda Z...
Suap impor bawang putih, APT2PHI desak KPK periksa Mendag
Kamis, 15 Agustus 2019 - 21:09 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor Menteri Pertanian yaitu Direktorat Jende...
Deputi IV Kemenpora Mulyana dituntut 7 tahun penjara
Kamis, 15 Agustus 2019 - 19:36 WIB
Elshinta.com - Deputi IV bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Mulyana dituntut 7 tahun p...
Tersangka pelaku pembakaran hutan jumlahnya sudah 60-an
Kamis, 15 Agustus 2019 - 11:26 WIB
Elshinta.com - Penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera d...
Pemeran `seks gangbang` diduga produksi banyak video porno
Kamis, 15 Agustus 2019 - 11:06 WIB
Elshinta.com - Polres Garut, Jawa Barat, mengusut kasus video porno `seks gangbang` yang beredar l...
Viral video `seks gangbang`, satu orang ditangkap dan sisanya masih diburu polisi
Kamis, 15 Agustus 2019 - 10:43 WIB
Elshinta.com - Kasus beredarnya video porno `seks gangbang` di Garut, Jawa Barat, membuat heboh wa...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)