Menristekdikti lepas kapal Cucut Nusantara bantu proses pembelajaran
Elshinta
Senin, 15 Juli 2019 - 12:50 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Dewi Rusiana
Menristekdikti lepas kapal Cucut Nusantara bantu proses pembelajaran
Kapal Cucut Nusantara. Sumber foto: https://bit.ly/2LkuhKb

Elshinta.com - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir melepas Kapal Pelat Datar yang diproduksi oleh PT Juragan Kapal Indonesia, untuk dikomersialkan sebagai Kapal Penangkap Ikan Cucut Nusantara. Kapal ini dikembangkan oleh CEO PT. Juragan Kapal Indonesia Adi Lingson saat menjadi mahasiswa Universitas Indonesia (UI) bersama Dosen Teknik Perkapalan UI Hadi Tresno Wibowo.

Kemenristekdikti melalui Direktorat Jenderal Penguatan Inovasi memberikan pendampingan dan pendanaan melalui program Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT) kepada Adi Lingson dan PT. Juragan Kapal Indonesia sejak 2015 hingga saat ini perusahaan tersebut sudah beromzet Rp 6,5 miliar.

"Kapal ini, akan langsung dikirim ke Politeknik Perikanan Negeri Tual dari Tanjung Pasir dengan estimasi berlayar selama 12 hari," ungkap Menristekdikti.

Kapal Penangkap Ikan Cucut Nusantara ini, akan diserahkan kepada perguruan tinggi Politeknik Perikanan Negeri Tual agar dapat dimanfaatkan dalam proses pembelajaran dengan konsep teaching industry bagi para mahasiswa untuk penangkapan ikan.

"Kapal ikan pelat datar yang memiliki kualitas dan biaya produksi jauh efisien, dibandingkan dengan kapal berbahan fiber. Dengan biaya produksinya jauh lebih efisien serta memiliki daya tahan produk sekitar 15-20 tahun, dan hanya memerlukan perawatan satu atau dua tahun sekali. Diharapkan dapat mendukung terus produk inovasi anak bangsa Indonesia." tambah Menteri Nasir, seperti dikutip dalam rilis Kemenristekdikti, Senin (15/7).

Menristekdikti berharap, Kapal Pelat Datar ini dapat memiliki sertifikasi pada bulan September, sehingga pada tahun 2020 Kapal Pelat Satar serupa dapat diproduksi massal. "Kapal tidak ada artinya kalau kita tidak sertifikasikan, karena adanya resiko keamanan, risiko kecelakaan yang harus dihidari. Jangan sampai setelah kapal diproduksi, terjadi kecelakaan yang diakibatkan dari teknologi yang digunakan," imbau Menteri Nasir.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Lomba Debat Bahasa Indonesia resmi dibuka
Jumat, 16 Agustus 2019 - 17:21 WIB
Elshinta.com - Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) tingkat nasional yang berlangsung di SMA Islam Te...
SMAIT Ukhuwah tuan rumah Lomba Debat Bahasa Indonesia 2019
Kamis, 15 Agustus 2019 - 11:59 WIB
Elshinta.com - SMA Islam Terpadu Ukhuwah Banjarmasin akan menjadi tempat penyelenggaraan Lomba Deb...
`Sejarah` munculnya wacana rekrut CEO dan Rektor asing
Kamis, 15 Agustus 2019 - 07:21 WIB
Elshinta.com - Wacana kemungkinan pemerintah merekrut pimpinan perusahaan (CEO) dan rektor perguru...
314 siswa madrasah ikuti KSM Sumut 2019
Rabu, 14 Agustus 2019 - 21:40 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 314 siswa/siswi madrasah mengikuti Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Sumatera...
 Peringati HUT Pramuka ratusan pelajar SD ikuti Pesta Siaga
Rabu, 14 Agustus 2019 - 18:15 WIB
Elshinta.com - Ratusan siswa Sekolah Dasar (SD) se Provinsi Banten mengikuti pembukaan dan aneka lo...
Pemilihan Komisioner MKKS-SMK Kota Depok disorot warga
Rabu, 14 Agustus 2019 - 14:13 WIB
Elshinta.com - Pemerhati pendidikan Kota Depok, Kasno, mengatakan, komunitas pendidikan antusias me...
Pelatihan guru berbasis zona lebih efektif
Rabu, 14 Agustus 2019 - 10:37 WIB
Elshinta.com - Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Pendidikan dan Keb...
Gerakan Pramuka harus bisa memberantas narkoba, kata Buwas
Rabu, 14 Agustus 2019 - 07:58 WIB
Elshinta.com - Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Budi Waseso menyampaikan bahwa ger...
Pelajar Indonesia berjaya di ajang 31th International Olympiad in Informatics 2019 di Azerbaijan 
Selasa, 13 Agustus 2019 - 19:07 WIB
Elshinta.com - Pelajar Indonesia kembali menorehkan prestasi yang membanggakan dalam ajang kompetis...
Satgas Yonif Raider 514/SY ikut cerdaskan anak bangsa di Kampung Yambi
Selasa, 13 Agustus 2019 - 17:36 WIB
Elshinta.com - Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 514/SY turut mengajar anak bangsa sebagai...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 207
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once