Dua meninggal, 1.104 orang mengungsi akibat gempa Halmahera Selatan
Elshinta
Senin, 15 Juli 2019 - 14:56 WIB |
Dua meninggal, 1.104 orang mengungsi akibat gempa Halmahera Selatan
Bangunan rusak akibat gempa Magnitudo 7,2 di Halmahera Selatan, Maluku Utara. Sumber foto: https://bit.ly/2Y1rrj7

Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku Utara mencatat 1.104 warga mengungsi dan dua lainnya meninggal dunia akibat gempa Magnitudo 7,2 di Kabupaten Halmahera Selatan pada Minggu (14/7).

"Dua orang warga meninggal bernama Aisyah (51) asal Gane Luar dan Halimah asal Desa Papaceda, Kecamatan Gane Barat," kata Sekretaris BPBD Malut, Ali Yau di Ternate, Senin (15/7).

Dikutip Antara, dia menjelaskan bahwa pengungsian warga tersebar di sembilan titik, belum termasuk di Gane Barat, Gane Timur, dan Bacan Timur.

Ia menjelaskan personel BNPB sudah bergerak ke Saketa melalui jalur darat Sofifi untuk mengecek kondisi pascagempa di Gane Barat, sedangkan Korem 152/Babullah Ternate telah menerjunkan satu peleton untuk membantu penanganan bencana di daerah terdampak di Halmahera Selatan.

Ali menyatakan informasi yang diperoleh, saat ini rumah penduduk yang rusak sedang didata, sedangkan data dari beberapa desa terkonfirmasi melalui Sekretaris Desa Lemo-Lemo ada 100 lebih kepala keluarga dengan 300 jiwa yang rumahnya roboh. Sementara, Desa Ranga-Ranga 300 KK dengan 800 jiwa telah mengungsi ke daerah ketinggian yang dianggap aman dari tsunami.

"Hari ini, Tim Pemda Halsel (Halmahera Selatan) telah turun untuk melakukan pendataan kerusakan rumah warga yang rusak dan warga korban gempa bumi tersebut," pungkasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Warga Lampung mulai alami krisis air bersih
Senin, 26 Agustus 2019 - 10:34 WIB
Elshinta.com - Sebagian warga di Kecamatan Mesuji Timur dan Rawa Jitu Utara Kabupaten Mesuji Provi...
26 Agustus 1883: Dahsyatnya letusan Gunung Krakatau
Senin, 26 Agustus 2019 - 06:19 WIB
Elshinta.com - Pada Minggu 26 Agustus 1883, pukul 12.53, Gunung Krakatau meletus dengan daya ledaka...
Tim gabungan distribusikan air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Padang
Minggu, 25 Agustus 2019 - 11:39 WIB
Elshinta.com - Hari kedua, pendistribusian air bersih untuk warga yang mengalami kekeringan di Kot...
Warga terdampak kekeringan di Padang mendapat bantuan air bersih
Minggu, 25 Agustus 2019 - 08:39 WIB
Elshinta.com - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) memberikan ...
Kekeringan, warga Gorontalo Utara minta bantuan air bersih
Sabtu, 24 Agustus 2019 - 21:57 WIB
Elshinta.com - Warga Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, berharap pemerintah daerah (Pemda) member...
Musim kemarau, warga Purwakarta krisis air bersih
Jumat, 23 Agustus 2019 - 17:39 WIB
Elshinta.com - Kekeringan telah melanda sejumlah kecamatan di Purwakarta dan telah berdampak warga ...
TNI-Polri dan BNPB pantau Karhutla Gunung Ciremai dari udara
Kamis, 22 Agustus 2019 - 20:38 WIB
Elshinta.com - Pasca terjadinya karhutla di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) wilayah K...
Gunung Merapi luncurkan awan panas sejauh 900 meter
Kamis, 22 Agustus 2019 - 17:22 WIB
Elshinta.com - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mengungk...
Belasan kecamatan di Lebak terdampak kekeringan
Kamis, 22 Agustus 2019 - 13:39 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 16 kecamatan di Kabupaten Lebak mengalami kekeringan akibat kemarau panjang...
Sungai meluap, puluhan hektar sawah di Aceh Barat terendam
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:33 WIB
Elshinta.com - Aliran Sungai (Krueng) Meureubo di Desa Pasi Pinang dan Meureubo, Kecamatan Meureubo...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)