Musim kemarau, BPBD imbau masyarakat waspada karhutla
Elshinta
Senin, 15 Juli 2019 - 18:13 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Sigit Kurniawan
Musim kemarau, BPBD imbau masyarakat waspada karhutla
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/32t4HYw

Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Singkawang mengimbau masyarakat setempat untuk tidak membakar lahan mengingat cuaca yang panas dan tidak adanya hujan selama satu bulan terakhir.

"Musim kemarau seperti ini mengingatkan masyarakat Singkawang untuk selalu waspada terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dapat mengakibatkan kabut asap dan kerugian lainnya," kata Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Singkawang, Kalimantan Barat, Jayadi, Senin (15/7).

Untuk mencegah dan mitigasi bencana kabut asap, pihaknya mengimbau kepada masyarakat Singkawang baik secara langsung maupun tidak langsung berkenaan dengan kegiatan pembangunan perumahan, perkebunan ataupun pribadi serta rumah tangga khususnya yang berada di kawasan gambut, dilarang untuk membersihkan lahan atau membuka lahan dengan cara dibakar.

Menurut dia, musim kemarau diprediksikan masih akan terjadi sampai Agustus 2019. Karena itu, BPBD mengajak masyarakat untuk menghindari dan kurangi tradisi buruk saat musim kemarau.

"Mari kita jaga alam kita, hutan, gunung dan sungai sebagai sumber mata air. Kita jaga alam, maka alam akan menjaga kita," ujarnya, dilansir dari InfoPublik.

Apabila sudah terjadi karhutla maka selain berhadapan dengan hukum juga akan berdampak yang tidak baik terhadap kesehatan. "Kabut asap akan memberikan kerugian di bidang kesehatan, pendidikan dan ekonomi," ungkapnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Mantan Menteri BUMN beri apresiasi Pertamina tanam 90.000 mangrove
Selasa, 20 Agustus 2019 - 10:26 WIB
Elshinta.com - Mantan Menteri BUMN Mustafa Abubakar, memberi apresiasi kepada Pertamina terkait pel...
Dongkrak hasil produksi, petani bawang tanam demplot ramah lingkungan
Senin, 19 Agustus 2019 - 20:59 WIB
Elshinta.com - Petani bawang merah binaan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Kediri memiliki pola ta...
Menteri LHK siapkan imbauan kemasan plastik sekali pakai
Senin, 19 Agustus 2019 - 19:10 WIB
Elshinta.com - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar mengungkapkan saat ...
Siti Nurbaya: Karhutla masih bisa dikendalikan
Senin, 19 Agustus 2019 - 18:35 WIB
Elshinta.com - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar menyebutkan dari fl...
Tak pakai air PDAM, bisnis besar di Depok marak eksploitasi air tanah
Senin, 19 Agustus 2019 - 16:25 WIB
Elshinta.com - Manajer Marketing dan Juru Bicara Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Asasta, ...
Jonan minta lahan reklamasi Freeport ditanami tanaman keras
Senin, 19 Agustus 2019 - 11:27 WIB
Elshinta.com - Menutup rangkaian kunjungan kerjanya di PT Freeport Indonesia (PT FI) usai menjadi In...
Wali Kota Ambon ajak masyarakat sadar akan kebersihan laut
Senin, 19 Agustus 2019 - 06:52 WIB
Elshinta.com - Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy mengajak seluruh masyarakat untuk lebih meningk...
Ekowisata Mangrove tingkatkan perekonomian masyarakat Pasir Putih
Minggu, 18 Agustus 2019 - 13:11 WIB
Elshinta.com - PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) memiliki berbagai prog...
Condro Kirono: Kementerian dan lembaga yang tangani karhutla akan ditambah
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 10:40 WIB
Elshinta.com - Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri Komjen Pol Condro Kirono mengatakan kementer...
Lansia dan anak-anak rawan terdampak kabut asap
Jumat, 16 Agustus 2019 - 16:25 WIB
Elshinta.com - Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Riau menyampaikan, meski kualitas udara yang diselimu...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)