Tertipu investasi obat herbal, ratusan warga serbu Polres Klaten
Elshinta
Senin, 15 Juli 2019 - 18:45 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Sigit Kurniawan
Tertipu investasi obat herbal, ratusan warga serbu Polres Klaten
Tertipu investasi obat herbal, ratusan warga serbu Polres Klaten. Foto: Wiwik Endarwati/Radio Elshinta

Elshinta.com - Ratusan warga berbondong-bondong mendatangi Polres Klaten untuk melaporkan PT Khrisna Alam Sejahtera yang berkantor di Kringinan, Kecamatan Ceper, atas dugaan penipuan terhadap lebih dari 1.700 warga dengan modus investasi obat herbal, Senin (15/7) siang.

Perwakilan warga diterima Kabag Ops Polres Klaten AKP Didik Sulaiman, Kasat Intelkam Iptu Panji Suryo Saputro dan Kasat Reskrim AKP Dicky Hermansyah yang mewakili Kapolres AKBP Aries Andhi.

Didik mengaku sudah mendapatkan laporan terkait kasus tersebut dari jajarannya dan berjanji Polres Klaten akan membantu menyelesaikan kasus tersebut. "Bapak dan ibu perwakilan nanti akan diterima oleh Kasat Reskrim dan Kasat Intel. Silahkan permasalahannya disampaikan kepada beliau," ujarnya.

Informasi yang dihimpun Kontributor Elshinta Wiwik Endarwati dari sejumlah korban menyebutkan, perusahaan tersebut bergerak di bidang pengeringan bahan jamu alias supplier rempah herbal. Warga dijanjikan keuntungan yang cukup besar jika mau menanamkan modalnya dan keuntungan akan semakin besar jika investasi yang disetorkan juga semakin besar. 

"Tetangga saya kan banyak yang ikut. Terus saya juga kepingin. Saya ambil satu paket mesin Rp16 juta, itu katanya seminggu bisa mendapatkan hasil Rp2 juta. Selang 3 minggu saya ambil satu lagi Rp16 juta," kata Aris Wijayadi (60), salah satu korban. 

Aris mengaku sempat menerima hasil kerja sama Rp2 juta pada minggu pertama. Namun pada investasi kedua dia tidak menerima hasil lantaran pimpinan perusahaan justru kabur dan ribuan warga secara bergantian sudah mendatangi perusahaan tapi tak ada hasilnya. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polisi selidiki 5 akun medsos penyebar video provokasi
Kamis, 22 Agustus 2019 - 19:34 WIB
Elshinta.com - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menyelidiki lima akun media...
Penyidikan kasus penjualan amunisi berlanjut
Kamis, 22 Agustus 2019 - 15:43 WIB
Elshinta.com - Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Yoshua Sembiring mengatakan, penyidikan terhad...
Waspada, begal berkedok pocong ada di Karawang
Rabu, 21 Agustus 2019 - 08:34 WIB
Elshinta.com - Polisi mengimbau masyarakat untuk waspada saat melintas Jalan Layapan, Tempuran, Ka...
TNI dan Polri buka blokade jalan di Kota Sorong
Rabu, 21 Agustus 2019 - 06:17 WIB
Elshinta.com - Pasca-aksi unjuk rasa menolak rasisme pada 19-20 Agustus 2019, ratusan anggota gabun...
Babak baru kasus pembunuhan di Serang, Polisi kejar dua orang terduga pelaku
Senin, 19 Agustus 2019 - 13:46 WIB
Elshinta.com - Polisi tengah memburu dua pria bertopeng yang diduga membunuh Rustiadi (33) dan anakn...
TNI AL bantu selamatkan korban pertikaian KM Mina Sejati
Senin, 19 Agustus 2019 - 11:58 WIB
Elshinta.com - Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama TNI Zaenal menyatakan personel TNI...
TNI AL lakukan pendekatan dengan KM Mina Sejati yang diduga dibajak
Senin, 19 Agustus 2019 - 06:27 WIB
Elshinta.com - Panglima Komando Armada (Koarmada) III TNI Angkatan Laut Laksamana Muda TNI I N.G. ...
KRI Teluk Lada kejar kapal nelayan yang dibajak
Minggu, 18 Agustus 2019 - 16:39 WIB
Elshinta.com - Polres Kepulauan telah berkoordinasi dengan TNI AL terkait dugaan pembajakan atau pe...
KM Mina Sejati dibajak di Perairan Laut Dobo
Minggu, 18 Agustus 2019 - 13:59 WIB
Elshinta.com - Kepala Kantor Basarnas Ambon Muslimin mengaku telah menerima laporan aksi pembajaka...
Polisi geledah rumah dan sita barang bukti milik terduga teroris
Jumat, 16 Agustus 2019 - 19:10 WIB
Elshinta.com - Pasukan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri membawa sejumlah barang ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)