Bareskrim perangi perdagangan satwa liar ilegal
Elshinta
Selasa, 16 Juli 2019 - 10:02 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Bareskrim perangi perdagangan satwa liar ilegal
Bareskrim perangi perdagangan satwa liar ilegal. Foto: Istimewa/Elshinta.com

Elshinta.com - Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipiter) Bareskrim Polri akan terus perangi pelaku kejahatan satwa yang dilindungi oleh Undang-undang di Indonesia. Kini, Bareskrim lepaskan enam ekor komodo di Nusa Tenggara Timur, Senin (15/7).

Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Brigjen Pol M Fadil Imran mengatakan kegiatan sosialisasi, sinergi kelembagaan dan penegakan hukum harus diperkuat dalam hal kejahatan terhadap satwa.
 
“Jika tidak, beberapa satwa kategori terbatas akan punah seperti komodo, orang utan, harimau Sumatra dan beberapa jenis aves,” kata Fadil kepada wartawan termasuk Reporter Elshinta, Rama Pamungkas.
 
Menurut dia, pihaknya melepaskan barang bukti perdagangan satwa liar yang dilindungi berupa komodo yang ditangkap pada bulan Februari 2019 sebanyak enam ekor kerja sama antara Direktorat Tindak Pidana Tertentu dan Polda Jawa Timur.
 
“Kami melepasliarkan enam ekor komodo di Pulau Ontoloe, Provinsi NTT,” ujarnya.
 
Ia menjelaskan kegiatan ini dilakukan bersama Direktur KKH Ditjen KSDAE Kementerian Kehutanan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi NTT dan jajaran Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur.
 
“Illegal wildlife trade sebagai kejahatan serius yang harus diperangi, khususnya untuk pelaku yang terorganisir dengan market sampai ke manca negara,” ujarnya.
 
Di samping itu, Fadil mengatakan masyarakat mengapresiasi kinerja Polri dan instansi terkait karena telah menyelamatkan satwa khas Indonesia yang ada di NTT serta mengembalikan ke habitatnya.
 
“Para pelaku kejahatan yang sudah ditahan dijerat juga dengan UU TPPU,” tandasnya.
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Mantan Menteri BUMN beri apresiasi Pertamina tanam 90.000 mangrove
Selasa, 20 Agustus 2019 - 10:26 WIB
Elshinta.com - Mantan Menteri BUMN Mustafa Abubakar, memberi apresiasi kepada Pertamina terkait pel...
Dongkrak hasil produksi, petani bawang tanam demplot ramah lingkungan
Senin, 19 Agustus 2019 - 20:59 WIB
Elshinta.com - Petani bawang merah binaan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Kediri memiliki pola ta...
Menteri LHK siapkan imbauan kemasan plastik sekali pakai
Senin, 19 Agustus 2019 - 19:10 WIB
Elshinta.com - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar mengungkapkan saat ...
Siti Nurbaya: Karhutla masih bisa dikendalikan
Senin, 19 Agustus 2019 - 18:35 WIB
Elshinta.com - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar menyebutkan dari fl...
Tak pakai air PDAM, bisnis besar di Depok marak eksploitasi air tanah
Senin, 19 Agustus 2019 - 16:25 WIB
Elshinta.com - Manajer Marketing dan Juru Bicara Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Asasta, ...
Jonan minta lahan reklamasi Freeport ditanami tanaman keras
Senin, 19 Agustus 2019 - 11:27 WIB
Elshinta.com - Menutup rangkaian kunjungan kerjanya di PT Freeport Indonesia (PT FI) usai menjadi In...
Wali Kota Ambon ajak masyarakat sadar akan kebersihan laut
Senin, 19 Agustus 2019 - 06:52 WIB
Elshinta.com - Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy mengajak seluruh masyarakat untuk lebih meningk...
Ekowisata Mangrove tingkatkan perekonomian masyarakat Pasir Putih
Minggu, 18 Agustus 2019 - 13:11 WIB
Elshinta.com - PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) memiliki berbagai prog...
Condro Kirono: Kementerian dan lembaga yang tangani karhutla akan ditambah
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 10:40 WIB
Elshinta.com - Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri Komjen Pol Condro Kirono mengatakan kementer...
Lansia dan anak-anak rawan terdampak kabut asap
Jumat, 16 Agustus 2019 - 16:25 WIB
Elshinta.com - Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Riau menyampaikan, meski kualitas udara yang diselimu...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 207
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once