Kenapa bisnis kafe bisa gagal? Ini tiga kesalahan utamanya
Elshinta
Rabu, 17 Juli 2019 - 14:15 WIB | Penulis : Cucun Hendriana | Editor : Administrator
Kenapa bisnis kafe bisa gagal? Ini tiga kesalahan utamanya
Ilustrasi. Foto: istimewa

Elshinta.com - Di kota-kota besar, pertumbuhan bisnis kafe terbilang massif. Banyak kafe-kafe baru tumbuh dengan beragam tawaran menarik bagi para konsumennya. Banyak yang sukses, tapi banyak juga yang gagal mempertahankan eksistensinya di bisnis tersebut. Lalu apa yang membuat mereka gagal?

Niam Muiz, inspirator bisnis yang juga sebagai trainer kewirausahaan menjelaskan, ada tiga kesalahan yang menyebabkan bisnis kafe bisa runtuh.

Kesalahan pertama, kafe gagal umumnya disebabkan lantaran terlalu percaya pada sajian. Padahal sajian bukan andalan kafe. Suasanalah yang sebetulnya menjadi andalan kafe.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa kesuksesan kafe bergantung pada jenis pelanggan yang datang, tapi sebaliknya untuk menjaring pelanggan yang “setara dan sejenis” sang kafe harus diakui oleh kalangan tersebut alias harus sukses dulu.

Kesalahan kedua, tidak sejak awal menciptakan suasana yang solid dan matang untuk jenis pelanggan tertentu dan dalam periode promosi harus mengundang (benar-benar mengundang secara resmi) kalangan tersebut. Lantaran, sekali lagi merekalah yang membangun citra kafe tersebut.

Kesalahan ketiga, kafe dievaluasi berdasarkan pemasukan uangnya. Jika di awal pemasukan bagus tidak berarti semua sudah berjalan mulus karena siapa tahu yang datang ke kafe tersebut barulah mereka yang mengetes, dan kecewa dan tidak kembali lagi.

“Evaluasi kafe itu harus berkelanjutan. Tanpa evaluasi harian, kafe seperti ditunggu gagal, setelah mulai merosot baru dimodifikasi,” kata Niam.

 

 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Integrasi GRC membangun bisnis berkelanjutan
Kamis, 22 Agustus 2019 - 14:34 WIB
Elshinta.com - Kegiatan GRC Summit dan Penghargaan Top GRC (Governance, Risk, and Compliance) 2019 ...
5.000 warung di DKI Jakarta akan terima bantuan modal usaha
Rabu, 21 Agustus 2019 - 16:07 WIB
Elshinta.com - Warung tradisional hadir di antara menjamurnya pasar-pasar moderen dan minimarket d...
Kenapa bisnis kafe bisa gagal? Ini tiga kesalahan utamanya
Rabu, 17 Juli 2019 - 14:15 WIB
Elshinta.com - Di kota-kota besar, pertumbuhan bisnis kafe terbilang massif. Banyak kafe-k...
Tips sukses bisnis fesyen ala Feny Mustafa
Kamis, 11 Juli 2019 - 12:41 WIB
Elshinta.com - Kesuksesannya dalam industri fesyen tak bisa diragukan lagi. Selama 30 tahu...
Bisnis Anda naik atau turun? Begini cara melihatnya
Senin, 08 Juli 2019 - 12:00 WIB
Elshinta.com - Menghitung pertumbuhan bisnis, bagi pelaku UKM terutama di sektor mikro, ti...
Cek 5 hal ini sebelum Anda memutuskan mewaralabakan bisnis  
Senin, 08 Juli 2019 - 09:25 WIB
Elshinta.com - Banyak pelaku usaha yang tertarik untuk mewaralabakan bisnisnya. Tak hanya ...
Mau buka cabang usaha? Penuhi dulu tiga hal ini
Jumat, 05 Juli 2019 - 13:10 WIB
Elshinta.com - Pelaku UKM banyak yang tergesa-gesa ingin membuka cabang usahanya. Umumnya ...
Kenali 3 risiko bisnis jastip yang harus diwaspadai
Kamis, 04 Juli 2019 - 16:14 WIB
Elshinta.com - Tak melulu soal suka dan gelimang keuntungan, bisnis jastip juga penuh risi...
Mau sukses jalankan usaha kecil, sebaiknya perhatikan 10 hal ini!
Kamis, 04 Juli 2019 - 13:08 WIB
Elshinta.com - Memulai bisnis itu mudah. Tapi dalam menjalankannya memerlukan pengelolaan ...
​​​​​​​Tips agar pembeli mau memberikan ulasan online
Kamis, 20 Desember 2018 - 18:02 WIB
Elshinta.com - Banyak faktor yang akhirnya mendorong konsumen ketika memutuskan untuk memb...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)