Balita gizi buruk di NTT dianiaya ayahnya hingga tulang paha patah
Elshinta
Rabu, 17 Juli 2019 - 14:08 WIB |
Balita gizi buruk di NTT dianiaya ayahnya hingga tulang paha patah
Diana Dimayanti Sabneno (2) penderita gizi buruk di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara di rawat di rumah sakit di Kota Kupang. Sumber Foto: https://bit.ly/2Ghhi7E

Elshinta.com - Penyidik Kepolisian Resort Kupang, Polda Nusa Tenggara Timur, mulai melakukan penyidikan kasus dugaan penganiayaan terhadap Diana Dimayanti Sabneno (2), penderita gizi buruk, yang menyebabkan paha kiri dan tangan kiri korban patah yang dilakukan oleh ayah kandungnya, Abraham Sabneno, Minggu (14/7).

"Kami sudah menerima laporan penganiayaan anak yang dilakukan ayah kandungnya. Penyidik telah menetapkan pelaku sebagai tersangka dalam kasus penganaiyaan anak di bawah umur yang sedang menderita gizi buruk itu," kata Kapolres Kupang, AKBP Indera Gunawan di Babau, Rabu (17/7), seperti dikutip Antara.

Indera Gunawan mengatakan hal itu terkait terjadinya kasus penganiayaan anak yang juga merupakan penderita gizi buruk di Desa Oenesu, Batakte, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang menyebabkan beberapa bagian tubuh korban terluka akibat penganiayaan dilakukan ayah kandung korban.

Menurut Kapolres, kasus penganiyaan yang dialami korban terjadi pada Minggu 14 Juli 2019 sekitar pukul 16.30 WITA di rumah pelaku di RT 01 RW 01, Kelurahan Oenesu, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang.

Pelaku, tambah Kapolres, melakukan penganiayaan terhadap korban yang sedang mendrita gizi buruk hingga tubuh korban terluka serta paha kiri dan tangan kiri korban patah.

Ia mengatakan, Kepolisian sedang memburu tersangka Abraham Sabneno yang melarikan diri setelah melakukan penganiayaan terhadap korban. "Pelaku masih dalam pengejaran Kepolisian. Kami sudah menetapkan pelaku sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan anak," tegas Kapolres.

Menurutnya, berdasarkan informasi warga di Oenesu, Kecamatan Kupang Barat bahwa pelaku yang telah memiliki delapan orang anak itu sering melakukan penganiayaan terhadap anak-anaknya.

"Pelaku yang bekerja sebagai petani itu memiliki delapan orang anak dan sering melakukan penganiayaan terhadap anak-anaknya sendiri," ungkap Kapolres. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polres Gowa sita ratusan botol miras ilegal
Sabtu, 14 Desember 2019 - 08:43 WIB
Tim Satuan Narkoba Polres Gowa, Sulawesi Selatan merazia sejumlah toko yang menjual minuman keras il...
Ikut berjudi dua oknum ASN di Nagan Raya Aceh dihukum cambuk
Sabtu, 14 Desember 2019 - 08:16 WIB
Kejaksaan Negeri Nagan Raya, Provinsi Aceh, melaksanakan hukuman cambuk di muka umum terhadap dua or...
Polisi korban serangan teroris alami luka tembak di pundak dan perut
Sabtu, 14 Desember 2019 - 06:39 WIB
Satu anggota kepolisian meninggal dunia, akibat serangan sekelompok sipil bersenjata yang diduga pel...
Polres Cirebon gandeng KPAI berikan trauma healing pada anak korban pelecehan seksual
Jumat, 13 Desember 2019 - 19:46 WIB
Sebanyak 10 orang anak dibawah umur di Dusun Kliwon, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat,...
Polda Lampung dan BI musnahkan puluhan ribu lembar uang palsu
Jumat, 13 Desember 2019 - 07:35 WIB
Polda Lampung serta Kantor Perwakilan Bank Indonesia memusnahkan temuan uang palsu sebanyak 28.761 l...
Satreskrim Polres Tangerang tangkap komplotan curanmor
Kamis, 12 Desember 2019 - 16:45 WIB
Satuan Reserse Kriminal Polresta Tangerang menangkap sindikat komplotan pencurian sepeda motor, 4 di...
BNN gagalkan peredaran 70 kg sabu asal Malaysia di Medan  
Kamis, 12 Desember 2019 - 14:48 WIB
Badan Narkotika Nasional (BNN) RI berhasil menangkap pengedar sabu di Medan, Sumatera Utara. Sebanya...
Penipu lewat aplikasi ditangkap petugas
Rabu, 11 Desember 2019 - 18:35 WIB
Satuan Reserse dan Kriminal Polres Purwakarta, Jawa Barat, berhasil menangkap MA (35), warga Kendal,...
Polisi usut pelaku pelemparan bom molotov ke rumah warga di Sleman
Rabu, 11 Desember 2019 - 15:45 WIB
Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta Kombes Pol Yuliyanto mengatakan saat ini p...
Polres Pamekasan selidiki penusukan anggota polisi
Selasa, 10 Desember 2019 - 20:17 WIB
Anggota Polres Pamekasan, Jawa Timur dibacok orang tak dikenal di salah satu rumah warga di Jalan Pa...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 217
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once