Diperlukan pemisahan infrastruktur jaringan untuk antisipasi serangan siber
Elshinta
Rabu, 17 Juli 2019 - 15:16 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Diperlukan pemisahan infrastruktur jaringan untuk antisipasi serangan siber
Foto: Ilustrasi/Elshinta.

Elshinta.com - Penyelenggaraan jaringan aman sangat dibutuhkan. Pasalnya kasus serangan terhadap jaringan internet milik pemerintah dan kasus penyadapan terhadap pejabat negara kian meresahkan. Pada tahun 2018 saja terjadi 12,8 juta serangan siber.

Jaringan publik dengan tingkat keamanan yang rendah, mudah sekali menjadi target  serangan siber. Apalagi sistem platform data yang digunakan sangat bervariasi, tidak terstandarisasi dan tidak terintegrasi dengan baik.

Pengamat Telekomunikasi yang juga Anggota Mastel Nonot Harsono mengatakan, kebutuhan terhadap jaringan yang aman dan mandiri saat ini sangat diperlukan. “Saat ini pemerintah kan masih menggunakan jaringan publik, untuk berhubungan antar pusat dan daerah, padahal jaringan publik ini terhubung dengan jutaan pengguna lainnya, hal ini sangat rawan,” katanya dalam keterangan di Jakarta, Rabu (17/7).

Seharusnya sejak awal, dikatakan Nonot jaringan didesain dengan dua penyelenggaran jaringan, yakni khusus dan umum. Seperti yang dilakukan oleh negara-negara lain. Mereka mendesain jaringan khusus pemerintah dengan memisahkan jaringan infrastuktur telekomunikasi dengan infrastruktur milik jaringan publik.

“Jaringan milik pemerintah ini dirahasiakan, untuk memastikan keamanannya dari kemungkinan sabotase,” ungkapnya. Dia menegaskan, dengan tingginya angka serangan siber saat ini menunjukkan kebutuhan jaringan khusus sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi. Dalam Forum  Group Disccusion (FGD) Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan terlihat lembaga-lembaga negara sangat membutuhkan itu.

“Sebut saja TNI, yang sudah jelas memerlukan jaringan komunikasi dari pusat sampai ke tingkat koramil. Lembaga-lembaga lain juga sangat memerlukan, misalnya Istana Presiden, kementerian, gubernur, walikota dan lainnya,” bebernya seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Bayu Koosyadi.

Indonesia saat ini, menurutnya punya potensi untuk mengembangkan jaringan telekomunikasi sendiri. Karena, telah memiliki industri yang mampu menyediakan layanan telekomunikasi maupun infrastrukturnya secara  mandiri.

Dengan sinergi antara BUMN dengan pihak swasta dalam negeri yang menyediakan jaringan, device dan software yang memiliki tingkat keamanan tinggi, maka dapat digunakan oleh pemerintah ataupun lembaga negara lainnya,” tegasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Tips aman untuk anak bermain internet di ponsel Android
Sabtu, 10 Agustus 2019 - 11:57 WIB
Elshinta.com - Anak-anak zaman sekarang tumbuh besar bersama teknologi yang sudah akrab de...
Diperlukan pemisahan infrastruktur jaringan untuk antisipasi serangan siber
Rabu, 17 Juli 2019 - 15:16 WIB
Elshinta.com - Penyelenggaraan jaringan aman sangat dibutuhkan. Pasalnya kasus serangan terhada...
Pemblokiran ponsel BM tidak berlaku surut
Jumat, 12 Juli 2019 - 21:49 WIB
Elshinta.com - Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kementerian Komunik...
25 juta ponsel terinfeksi malware, termasuk di Indonesia
Kamis, 11 Juli 2019 - 10:18 WIB
Elshinta.com - Setidaknya 25 juta ponsel dilaporkan telah terinfeksi perangkat lunak jahat (mal...
Fungsi dan cara cek nomor IMEI ponsel
Kamis, 04 Juli 2019 - 13:15 WIB
Elshinta.com - Pemerintah dalam waktu dekat akan mengesahkan regulasi tentang IMEI agar ponsel ...
Menkominfo akan manfaatkan tower masjid jadi pengganti BTS
Minggu, 19 Mei 2019 - 08:29 WIB
Elshinta.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan bahwa...
Pengguna internet di Indonesia 2018 mencapai 171 juta orang
Kamis, 16 Mei 2019 - 13:59 WIB
Elshinta.com - Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat jumlah peng...
Kominfo: Progres Palapa Ring Timur capai 96,5 persen
Senin, 13 Mei 2019 - 22:05 WIB
Elshinta.com - Kementerian Kominfo terus mengejar target penyelesaian proyek jaringan fiber opt...
Shenzhen bangun 7.000 stasiun pemancar 5G
Senin, 06 Mei 2019 - 11:55 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Kota Shenzhen, China, membangun 7.000 unit stasiun pemancar 5G pada t...
Kemenkominfo targetkan Palapa Ring selesai sebelum 17 Agustus
Jumat, 03 Mei 2019 - 16:49 WIB
Elshinta.com - Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komuni...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)