UB pertanyakan penanganan kasus penipuan yang janjikan lulus ujian jalur mandiri
Elshinta
Rabu, 17 Juli 2019 - 17:45 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Sigit Kurniawan
UB pertanyakan penanganan kasus penipuan yang janjikan lulus ujian jalur mandiri
Sumber foto: El Aris/Radio Elshinta

Elshinta.com - Universitas Brawijaya (UB) Malang mempertanyakan penanganan kasus tertangkapnya satu pelaku yang diduga merupakan jaringan penipuan dengan iming-iming bisa loloskan masuk ke Universitas Brawijaya Malang melalui jalur belakang saat digelarnya ujian masuk melalui jalur mandiri.

"Kita ingin mempertanyakan sampai dimana penanganan kasus ini, apalagi keterangan yang diperoleh kalau pelaku dilepas oleh pihak kepolisian dengan alasan tidak kuat bukti," kata Ketua Tim Advokasi Universitas Brawijaya Malang, Prija Jatmika kepada Kontributor Elshinta, El Aris, Rabu (17/7).

Justru dilepaskannya pelaku dengan alasan tidak cukup bukti inilah yang menjadi pertanyaan terkait dengan tindakan pelaku. "Kita pertanyakan kenapa tersangka di lepas? karena mestinya bisa diterapkan Pasal 378 KUHP tentang tindak pidana penipuan juncto Pasal 53 dan Pasal 88 KUHP dimana ada pemufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana penipuan dimana dari keterangan pelaku mereka jumlahnya 10 orang," ungkapnya.

Mestinya polisi bisa bergerak dan bisa menangkap semuanya. "Dari kaca mata pidana para pelaku memenuhi unsur dalam pasal-pasal tersebut," imbuhnya.

Dari pasca ditangkapnya pelaku, pihaknya sangat berharap agar polisi dapat mengungkap, karena pelaku ini merupakan jaringan nasional yang beroperasi di setiap kampus yang melaksanakan ujian jalur mandiri.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rektor UINSU: Dari pesantren kampung menuju kelas internasional
Selasa, 15 Oktober 2019 - 17:25 WIB
Elshinta.com - Menyongsong HUT ke-46 IAIN/UINSU terus berbenah dari sisi kuantitas maupun ...
PTNBH motor perkembangan pendidikan tinggi di Indonesia
Senin, 14 Oktober 2019 - 21:38 WIB
Elshinta.com - Rektor UI Prof. Anis mengatakan Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH)...
Kutuk penusukan Wiranto, UNMA tolak dikaitkan dengan radikalisme
Senin, 14 Oktober 2019 - 19:07 WIB
Elshinta.com - Peristiwa penusukan terhadap Menkopolhukam Jend TNI (Purn) Wiranto menunjukkan b...
Universitas Trisakti wisuda 2.325 lulusan terbaiknya
Minggu, 13 Oktober 2019 - 15:06 WIB
Elshinta.com - Universitas Trisakti (Usakti) menggelar wisuda Doktor, Magister, Spesialis,...
Menteri Agama: Santri merupakan duta perdamaian
Minggu, 13 Oktober 2019 - 10:14 WIB
Elshinta.com - “Santri adalah pribadi yang mendalami agama Islam, dari akar kata salam yang ar...
ITN Malang juarai lomba karya terbaik studio perencanaan tata ruang
Selasa, 08 Oktober 2019 - 15:07 WIB
Elshinta.com - Sebanyak empat orang mahasiswa Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang ber...
Pascakebakaran, kegiatan belajar SDN Randupitu Pasuruan dipindahkan
Senin, 07 Oktober 2019 - 09:45 WIB
Elshinta.com - Kegiatan belajar mengajar di SDN Randupitu, Pasuruan, Jawa Timur (Jatim), Senin (7/10...
Dinilai tak beri efek jera, KPAI: Hukuman fisik berdampak buruk bagi anak
Minggu, 06 Oktober 2019 - 19:14 WIB
Elshinta.com - Komisioner Bidang Pendidikan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retn...
Fanli diduga meninggal setelah dihukum lari, begini kata KPAI
Jumat, 04 Oktober 2019 - 15:55 WIB
Elshinta.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia masih menunggu laporan dari keluarga Fan...
Marak percakapan mahasiswa izin demo ke dosen, Rektor: Kalaupun ada itu pribadi
Jumat, 04 Oktober 2019 - 10:43 WIB
Elshinta.com - Maraknya gambar percakapan mahasiswa yang izin untuk berdemo ke dosen di in...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
Mochamad Solichin
Elshinta
Mochamad Solichin
Elshinta
Mochamad Solichin