30 tahun terpisah karena diculik, Shanshan akhirnya bertemu orang tua kandungnya
Elshinta
Kamis, 18 Juli 2019 - 04:10 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
30 tahun terpisah karena diculik, Shanshan akhirnya bertemu orang tua kandungnya
Seorang wanita menangis haru saat ia bersatu kembali dengan orang tua kandungnya. Foto: www.mirror.co.uk/elshinta.com.

Elshinta.com - Seorang wanita menangis haru saat ia bersatu kembali dengan orang tua kandungnya setelah 30 tahun terpisah karena diculik dan dijual ke keluarga lain.
 
Wanita berusia 33 tahun yang telah berganti nama menjadi Wang Shanshan dan orang tuanya, yang bernama Tang Weiqi dan Tang Shuqin berpelukan untuk pertama kalinya sejak dia diculik pada usia tiga tahun pada Februari 1989 silam. 

"Bu, aku sudah mencarimu selama ini," kata Shanshan sambil berpelukan dan menangis haru. 

Dilansir dari mirror, saat ini Shanshan sendiri tinggal lebih dari 300 mil jauhnya setelah diculik dan dijual ke keluarga baru.

Shanshan dan kedua orang tuanya yang tinggal di Kota Sihushan di Provinsi Hunan, China, akhirnya bersatu kembali dengannya setelah dia dilacak oleh polisi dan sebuah kelompok nirlaba Baobei Huijia. 

Keluarga Tangs menceritakan peristiwa penculikan terhadap Shanshan saat mereka mengizinkan Shanshan pergi dengan seorang kenalan untuk ambil bagian dalam sebuah pesta pernikahan. Namun, Shanshan hilang dan tak ada kabar berita hingga setelah 30 tahun akhirnya mereka bisa bertemu kembali dalam suasana haru. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gerilyawan Al-Houthi serang Bandara Abha
Minggu, 25 Agustus 2019 - 14:52 WIB
Elshinta.com - Milisi gerilyawan Yaman, Al-Houthi, pada Minggu (25/8) menyerang Bandar Udara Abha ...
Aksi protes anti pemerintah kembali sasar Bandara Hong Kong
Sabtu, 24 Agustus 2019 - 07:31 WIB
Elshinta.com - Para pengunjuk rasa telah mempersiapkan aksi protes anti pemerintah dengan kembali ...
Menteri Perak minta terdakwa pemerkosaan WNI cuti sebagai legislator
Jumat, 23 Agustus 2019 - 11:53 WIB
Elshinta.com - Menteri Besar Negara Bagian Perak Dato’ Seri Ahmad Faizal Bin Dato Azumu meminta ...
Korsel batalkan pakta pertukaran info intelijen dengan Jepang
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:54 WIB
Elshinta.com - Korea Selatan pada Kamis (22/8), mengatakan bahwa pihaknya akan membatalkan pakta p...
Tolak pulang, usaha Bangladesh kirim pengungsi Rohingya gagal
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:45 WIB
Elshinta.com - Usaha Bangladesh untuk mulai memulangkan ribuan Muslim Rohingya yang tinggal di kam...
Sejumlah prajurit Turki tewas dalam bentrokan dengan Kurdi
Kamis, 22 Agustus 2019 - 19:45 WIB
Elshinta.com - Tiga tentara Turki tewas dalam bentrokan dengan gerilyawan Kurdi di Turki tenggara ...
TNI-SAF adakan latihan bersama Counter Terrorism Command Post Exercise
Rabu, 21 Agustus 2019 - 13:42 WIB
Elshinta.com - Paban VII/Sops TNI, Kolonel Inf Achmad Budi Handoyo bersama Head of Singapore Armed F...
Ratusan orang tewas dalam rangkaian bom di Afghanistan
Selasa, 20 Agustus 2019 - 18:58 WIB
Elshinta.com - Pejabat kesehatan pemerintah di Jalalabad, Gulzada Sangar mengatakan jumlah korban ...
Respon Indonesia, Arab Saudi segera renovasi Mina
Senin, 19 Agustus 2019 - 21:54 WIB
Elshinta.com - Ikhtiar Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin agar Arab Saudi mempercepat renovasi M...
Pengadilan tunda sidang 1MDB yang seret Najib Razak
Senin, 19 Agustus 2019 - 14:48 WIB
Elshinta.com - Pengadilan Malaysia pada Senin (19/8) menunda selama sepekan sidang terkait penipua...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)