Kiri Kanan
Akademisi angkat bicara soal `perseteruan`Kemenkumham-Pemkot Tangerang
Elshinta
Rabu, 17 Juli 2019 - 20:45 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Akademisi angkat bicara soal `perseteruan`Kemenkumham-Pemkot Tangerang
Kampus Politeknik Ilmu Pemasyarakatan dan Politeknik Imigrasi milik Kementerian Hukum dan Ham di Jalan Satria Sudirman, Tanah Tinggi, Kota Tangerang. Foto: https://bit.ly/2XWR5kS/elshinta.com.

Elshinta.com - Adanya jarak dan komunikasi yang tersendat dianggap menjadi akar permasalahan antara Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenhunkam) dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Banten. Hal tersebut disampikan akademisi Ahmad Amrullah yang baru dilantik sebagai rektor di Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT). Uwoh, sapaan akrab Ahmad Amrullah mengutarakan, persoalannya bukan hanya Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) Poleteknik.

"Pandangan kami sebagai akademisi, memang pak menteri itu kan orangnya bapak presiden, bolehlah disebut bapak. Sementara pemerintahan di bawahnya ada gubernur, bupati/walikota bisa dianggap sebagai "anak". Nah jika kita melihatnya secara mikro bahwa hubungan antara "bapak" dan "anak" ini seharusnya  dekat dan saling mengerti. Namun ini ada yang terputus," kata Uwoh.

Uwoh menghimbau agar sebagai Bapak, Kementerian harus membina Pemkot sebagai anaknya. Sebagai seorang bapak mestinya peka terhadap persoalan anaknya. 

"Saya tidak memihak ya. Tapi saya lihat ini di kota ada masalah. Harusnya Kementerian segera turun membina," ungkap Uwoh lagi. "Bukan arogansi seorang bapak yang melaporkan anaknya. Justru ini akan jadi preseden buruk di mata masyarakat," tegas Uwoh lagi.

Ia mengingatkan Walikota Tangerang Arief dan Menteri Kemenhunkam Yasona agar duduk bersama menyelesaikan masalah ini sehingga tuntas. 


Tidak Berseteru

Sementara Walikota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan pihaknya tidak punya niatan berseteru atau bahkan melawan Menhunkam. Ia hanya ingin menyampaikan ada persoalan di Kota Tangerang perihal lahan Kemenhunkam.

Itupun karena Menteri Yasona awalnya yang membuka dan menyindir dirinya saat meresmikan Politeknik.

"Dan saat ada kesempatan rapat terbatas kemarin saya izin ketemu dengan beliau. Beliau sampaikan akan atur waktu. Kemudian saat saya pulang saya baca di media dilaporkan ke kepolisian karena menyerobot lahan. lok  jadi ramai," ungkap Arief ditemui di Tangerang.

Seperti yang diketahui Selasa (16/7) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) melaporkan Walikota Tangerang terkait penguasaan lahan yang terjadi di Kota Tangerang, Rabu (17/7).

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dispusip DKI komitmen hadirkan perpustakaan ramah disabilitas
Jumat, 06 Desember 2019 - 16:34 WIB
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Provinsi DKI Jakarta berkomitmen akan menghadirkan perpu...
Kamera CCTV juga deteksi kendaraan masuk jalur Transjakarta
Jumat, 06 Desember 2019 - 13:00 WIB
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah meluncurkan sistem Electronic Traffic Law Enforcement ...
Akhir tahun, 45 kamera E-TLE dipasang lagi di Jakarta
Jumat, 06 Desember 2019 - 12:49 WIB
Sebanyak 45 kamera CCTV akan kembali dipasang di sejumlah ruas jalan di Jakarta. Hal tersebut merupa...
Informasi layanan SIM Keliling wilayah DKI Jakarta hari ini
Jumat, 06 Desember 2019 - 08:25 WIB
Berikut informasi layanan SIM Keliling untuk wilayah DKI Jakarta, Jumat (6/12) yang diperoleh redaks...
Informasi layanan STNK Keliling wilayah Detabek hari ini
Jumat, 06 Desember 2019 - 08:14 WIB
Berikut informasi layanan STNK Keliling untuk wilayah Depok, Tangerang dan Bekasi, Jumat (6/12) yang...
Informasi layanan STNK Keliling wilayah DKI Jakarta hari ini
Jumat, 06 Desember 2019 - 08:06 WIB
Berikut informasi layanan STNK Keliling untuk wilayah DKI Jakarta, Jumat (6/12) yang diperoleh redak...
 Baliho diturunkan sepihak, Garbi gugat Wali Kota Depok
Jumat, 06 Desember 2019 - 07:57 WIB
Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) protes kepada Pemkot Depok lantaran menurunkan baliho ormas ini ...
Warga tewas tersengat listrik, PLN-Rusun siap tanggung jawab
Jumat, 06 Desember 2019 - 07:15 WIB
Pihak Perusahaan Listik Negara (PLN) dan pengelola rumah susun (Rusun) Penjaringan, Jakarta Utara me...
Polisi tangkap pelaku tawuran yang tewaskan pelajar SMK Yapintek
Kamis, 05 Desember 2019 - 19:55 WIB
Satuan Reserse Kriminal Polsek Pasar Kemis, Tangerang, Banten kembali berhasil menangkap pelaku taw...
Wakil Wali Kota Tangerang ajak <i>city tour</i> peserta Rakorkomwil III Apeksi
Kamis, 05 Desember 2019 - 17:27 WIB
Memasuki hari pertama berlangsungnya rangkaian kegiatan Rapat Koordinasi Komisariat Wilayah (Rakorko...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 217
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once