Antisipasi bentrok susulan, 200 personel gabungan dikerahkan ke Mesuji
Elshinta
Kamis, 18 Juli 2019 - 06:39 WIB |
Antisipasi bentrok susulan, 200 personel gabungan dikerahkan ke Mesuji
Antisipasi bentrok susulan, 200 personel gabungan dikerahkan ke Mesuji. Sumber foto: https://bit.ly/2GhkekH

Elshinta.com - Kapolres Mesuji AKBP Edi Purnomo mengatakan, sebanyak 200 personel gabungan TNI-Polri dikerahkan untuk berjaga di lokasi bentrok antar warga di kawasan Register 45 Mesuji, Lampung.

"Personel gabungan berjaga untuk mengantisipasi bentrok susulan," kata Kapolres saat dihubungi Antara dari Bandarlampung, Rabu (17/7) malam.

Dia mengatakan, kondisi di lokasi kejadian telah kondusif, meski pihaknya tetap waspada dan memperketat penjagaan agar tidak terjadi bentrok susulan. "Mudah-mudahan tidak asa bentrok susulan. Kita juga sudah melakukan koordinasi dengan instansi terkait," ujar dia.

Kapolres menjelaskan, penyebab bentrokan antara kelompok Mekar Jaya Abadi KHP Register 45 SBM dan kelompok Pematang Panggang Mesuji Raya dilatarbelakangi pembajakan di area lahan seluas setengah hektare, Rabu siang pukul 14.00 WIB.

Sekitar pukul 11.00 WIB, saat itu datang alat berat bajak milik kelompok Pematang Panggang Mesuji Raya dan kemudian melakukan pembajakan di lokasi KHP Register 45 Mekar Jaya Abadi.

Pembajakan tersebut dilakukan di area lahan seluas setengah hektare milik salah satu warga bernama Yusuf (41) yang merupakan kelompok Mekar Jaya Abadi. Kegiatan pembajakan tersebut kemudian diketahui oleh salah satu warga dari kelompok Mekar Jaya Abadi dan langsung memukul kentongan dan mengamankan warga yang sedang membajak tersebut.

Warga kemudian menanyakan perihal atas perintah siapa untuk melakukan pembajakan tersebut. Namun tidak lama itu, operator bajak itu disuruh pulang, kemudian kembali membawa rekannya dan langsung menyerang kelompok Mekar Jaya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Soal virus corona, Mahfud minta masyarakat tenang 
Selasa, 28 Januari 2020 - 21:45 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD meminta masyarakat tenang menyikapi ...
Polisi temukan 4 pucuk senjata api saat patroli
Selasa, 28 Januari 2020 - 21:11 WIB
Polresta Jayapura Kota, menemukan empat pucuk senjata api rakitan dan 8 butir amunisi di seputaran D...
 Peran Bhayangkari penting bagi tugas Polri 
Selasa, 28 Januari 2020 - 20:43 WIB
Kapolres Indramayu, Jawa Barat AKBP Suhermanto mengungkapkan peran anggota Bhayangkari sangat pentin...
Sosialisasi Satlantas dengan imbuan kekinian
Senin, 27 Januari 2020 - 18:26 WIB
Satlantas Polres Sukoharjo, Jawa Tengah memasang baliho unik sasar milenial guna menekan angka kecel...
Panglima TNI katakan pembentukan tiga satuan baru wujud TNI yang adaptif
Jumat, 24 Januari 2020 - 08:48 WIB
Pembentukan tiga satuan baru di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) yakni Komando Operasi K...
Satgas Yonif 755 Kostrad dukung ketahanan pangan dengan kearifan lokal
Kamis, 23 Januari 2020 - 20:34 WIB
Satuan Tugas Batalyon Infanteri (Satgas Yonif) 755/Yalet/20/3/Kostrad mendukung kegiatan warga dalam...
Anggota DPR: Perlu ketegasan sikap soal Natuna
Selasa, 21 Januari 2020 - 16:46 WIB
Masuknya kapal Tiongkok ke laut Natuna menjadi permasalahan besar dalam pandangan ancaman kedaulata...
Belum ada keputusan Presiden soal WNI teridentifikasi teroris
Selasa, 21 Januari 2020 - 13:32 WIB
Menteri Sosial (Mensos), Juliari Batubara mengatakan, belum ada keputusan dari Presiden Joko Widodo ...
Susi Pudjiastuti angkat bicara soal sengketa Natuna
Selasa, 21 Januari 2020 - 07:38 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2014-2019, Susi Pudjiastuti menegaskan, politisi memiliki per...
Prabowo klaim tak hanya Tiongkok yang melanggar wilayah Indonesia
Selasa, 21 Januari 2020 - 06:55 WIB
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengatakan, tidak hanya Tiongkok, ada beberapa negara lain yang ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV