Polisi hentikan kasus dugaan politik uang caleg DPRD Jakarta
Elshinta
Kamis, 18 Juli 2019 - 13:41 WIB | Penulis : Dody Handoko | Editor : Administrator
Polisi hentikan kasus dugaan politik uang caleg DPRD Jakarta
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono. Foto: Dody Handoko/elshinta.com

Elshinta.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, Subdit Kamneng Ditreskrimum Polda Metro Jaya menghentikan kasus dugaan politik uang pada Pemilu 2019 dengan tersangka caleg DPRD DKI Jakarta dari Partai Gerindra, Wahyu Dewanto, karena pelapor, Yupen Hadi mencabut laporannya.

"Pelapor Yupen Hadi sudah mengajukan permohonan pencabutan laporan polisi ke Polda Metro Jaya," kata dia, di Mapolda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (18/7), seperti dilaporkan Reporter elshinta.com, Dody Handoko.

Permohonan Surat Pemberitahuan Penghentian Penyidikan (SP3) dikirimkan pada 16 Juli 2019 lalu. Dalam permohonannya, Yupen Hadi menyebutkan telah menyelesaikannya dengan jalan musyawarah.

Alasannta karena pekaranya sudah diselesaikan secara musyawarah dalam internal Partai Gerinda.

"Wahyu Dewanto sudah mengundurkan diri sebagai caleg Partai Gerinda DKI Dapil 8 Jakarta Selatan yang ditujukan kepada KPUD DKI Jakarta, sebagaimana surat pernyataan tertanggal 15 Juli 2019 yang dibuat dan ditandatangani Wahyu Dewanto," ucap Argo.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menerbitkan pencarian terhadap Wahyu Dewanto. Wahyu Dewanto dicari lantaran hendak dihadirkan dalam sidang dugaan politik uang.

Diketahui, kasus itu bermula dari adanya laporan polisi pada tanggal 1 Juli 2019, yang diketahui kasus itu terjadi pada 25 Mei 2019 di wilayah Dapil 8 DKI Jakarta dan dilaporkan oleh YH. 

YH melaporkan Wahyu karena diduga melakukan politik uang pada Pemilu 2019 lalu, seperti tertuang dalam laporannya bernomor LP/3945/VII/2019/PMJ/Ditreskrimum, tanggal 01 Juli 2019. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Geledah rumah Eggi Sudjana, polisi sita ponsel
Minggu, 20 Oktober 2019 - 20:16 WIB
Elshinta.com - Anggota Polda Metro Jaya menggeledah rumah politikus PAN Eggi Sudjana usai ...
Kasus Dzulmi Eldin, KPK geledah kantor Dinas PU Medan
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 13:25 WIB
Elshinta.com - Setelah melakukan penggeledahan di kantor Wali Kota Medan, Jumat (18/10), K...
Ditahan KPK, Dirut PT INTI sebut perjuangan untuk menghidupkan perusahaan
Jumat, 18 Oktober 2019 - 21:57 WIB
Elshinta.com - Ditahan KPK, Dirut PT INTI sebut perjuangan untuk menghidupkan perusahaan. ...
Sempat melarikan diri, KPK periksa staf Wali Kota Medan
Jumat, 18 Oktober 2019 - 21:30 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa staf honorer Subbagian Protoko...
Polisi tetapkan motivator tampar 10 siswa SMK sebagai tersangka
Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:43 WIB
Elshinta.com - Polisi menetapkan status tersangka kepada Agus Piranhamas, seorang motivator yang men...
Dapat endorse, KPK imbau Mulan Jameela perhatikan pelaporan gratifikasi
Jumat, 18 Oktober 2019 - 17:46 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengimbau anggota DPR RI periode 2019-2024 dari Fr...
Ganjar sebut kasus guru-pelajar kibarkan bendera HTI masih didalami
Jumat, 18 Oktober 2019 - 16:26 WIB
Elshinta.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan kasus guru dan pelajar di SMK Negeri 2...
KPK belum terima dokumen UU revisi KPK
Jumat, 18 Oktober 2019 - 14:54 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, ...
KSP pastikan Presiden cek perkembangan kasus Novel Baswedan
Jumat, 18 Oktober 2019 - 14:25 WIB
Elshinta.com - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko memastikan Presiden Joko Widodo akan mengecek...
Dua saksi kasus suap kepala LP Sukamiskin dipanggil KPK
Jumat, 18 Oktober 2019 - 11:28 WIB
Elshinta.com - KPK memanggil dua saksi dalam penyidikan kasus suap pemberian fasilitas ata...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV