Miris! Mata Rufo buta kena tembakan peluru karet petugas saat unjuk rasa
Elshinta
Jumat, 19 Juli 2019 - 02:10 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Miris! Mata Rufo buta kena tembakan peluru karet petugas saat unjuk rasa
Mata Rufo buta kena tembakan peluru karet petugas saat berunjuk rasa. Foto: www.mirror.co.uk/elshinta.

Elshinta.com - Rufo Chacon (16) mengalami kebutaan pada kedua matanya akibat terkena tembakan peluru karet aparat kepolisian saat berlangsungnya aksi unjuk rasa di Venezuela. Sebanyak 52 butir peluru karet ditembakkan aparat pada para demonstran yang berunjuk rasa di Kota Andean, Venezuela, Selasa (2/7) lalu.  

Selain Rufo, adik laki-lakinya Adrian (14) dan seorang anak lain juga mengalami cedera kepala pada demonstrasi yang digelar memprotes berkurangnya gas untuk memasak.

Rufo mengatakan kepada CNN seperti dikutip mirror, "Saya ingin melihat kembali. Saya punya banyak perasaan, saya ingin menangis tetapi saya tidak bisa lagi. Saya cukup menangis di rumah sakit."

Ahli bedah telah menghilangkan serpihan peluru yang tersisa dari mata Rufo meski beberapa tak bisa diambil karena terlalu dalam dan sulit untuk dijangkau.  

Rufo sendiri menghabiskan waktu empat hari di rumah sakit.  

Diberitakan, Rufo pergi ke demonstrasi dengan saudara lelakinya dan ibunya untuk memprotes tentang kurangnya gas memasak di wilayah mereka.

Akibat peristiwa aksi unjuk rasa tersebut, dua petugas telah didakwa dengan tuduhan percobaan pembunuhan, penggunaan senjata yang tidak patut dan perlakuan kejam. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
KJRI Jeddah gandeng 21 pengusaha Saudi bahas investasi di Indramayu
Senin, 14 Oktober 2019 - 21:07 WIB
Elshinta.com - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah menggandeng 21 pengusaha besa...
Bakamla RI hadiri HLM for the 15th HACGAM di Colombo
Senin, 14 Oktober 2019 - 10:38 WIB
Elshinta.com - Perwakilan Bakamla RI/Indonesian Coast Guard (IDNCG) dan Polair yang tergab...
Pembunuh sutradara `The Incredible Hulk` ditangkap
Sabtu, 12 Oktober 2019 - 09:56 WIB
Elshinta.com - Awal pekan ini, polisi menangkap Edwin Jerry Hiatt karena diduga terlibat d...
Pemukim Yahudi bakar lahan zaitun yang siap panen di selatan Nablus
Rabu, 09 Oktober 2019 - 12:39 WIB
Elshinta.com - Pemukim Yahudi membakar puluhan pohon zaitun milik warga selatan Nablus, di...
Tiongkok kecam pembatasan visa AS
Rabu, 09 Oktober 2019 - 08:55 WIB
Elshinta.com - Kedutaan Besar Tiongkok di Washington pada Selasa (8/10) mengecam pemberlakuan p...
Resmi dilantik Paus Fransiskus, Uskup Suharyo Kardinal ketiga dari Indonesia
Rabu, 09 Oktober 2019 - 06:43 WIB
Elshinta.com - Uskup Agung Jakarta, Mgr. Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo resmi dilantik seb...
Alami kecelakaan, TKW Sukabumi segera dipulangkan ke kampung halaman
Selasa, 08 Oktober 2019 - 12:07 WIB
Elshinta.com - Tenaga kerja wanita asal Desa Citarik, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat ilega...
 Turki akan luncurkan operasi militer di timur Sungai Efrat
Sabtu, 05 Oktober 2019 - 20:43 WIB
Elshinta.com - Presiden Tayyip Erdogan mengatakan Turki akan meluncurkan operasi militer d...
Tak miliki izin tinggal dan visa kerja, 26 WNI ditahan Imigrasi Malaysia
Jumat, 04 Oktober 2019 - 19:45 WIB
Elshinta.com - Kantor Imigrasi Malaysia menahan 26 Warga Negara Indonesia (WNI) terdiri 20 oran...
Insiden jembatan runtuh di Taiwan, dua WNI ditemukan meninggal dunia
Rabu, 02 Oktober 2019 - 12:37 WIB
Elshinta.com - Sebanyak dua dari tiga orang WNI yang sempat dilaporkan hilang karena terjebak r...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
Mochamad Solichin
Elshinta
Mochamad Solichin
Elshinta
Mochamad Solichin