Mengatasi obesitas anak bukan dengan kurangi porsi makan
Elshinta
Jumat, 19 Juli 2019 - 12:25 WIB |
Mengatasi obesitas anak bukan dengan kurangi porsi makan
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2XZ4vNs

Elshinta.com - Dokter Spesialis Anak Yovita Ananta mengatakan jika ingin mengurangi berat badan anak yang mengalami obesitas bukan dengan mengurangi porsi makannya, melainkan mengganti jenis makanannya dengan buah, yoghurt atau sereal untuk menurunkan asupan kalori.

"Di rumah jangan disediakan makanan tinggi kalori. Jadi dia mau cheat di mana, di kulkas enggak ada. Misalnya es krim, cokelat yang bisa meningkatkan berat badannya," tutur Jovita dalam sebuah diskusi di Jakarta, Kamis (18/7).

Untuk jadwal makan besar, ujarnya, tetap tiga kali sehari ditambah camilan dua kali berupa buah dan sayur, lalu air putih di antara jadwal makan utama.

Yovita menuturkan, susu sebaiknya tetap diberikan pada anak, akan tetapi jumlahnya mesti dibatasi. Anak di atas usia satu tahun misalnya, hanya membutuhkan 500 mg per hari dan kalau perlu ganti jenis susunya dengan yang rendah lemak.

Ia kemudian mengingatkan, perubahan perilaku makan tersebut tidak bisa langsung diterapkan seketika. Orang tua berperan memberikan contoh pola makan yang sehat tanpa memaksa anak. "Pelan-pelan. Biasanya tidak bisa satu atau dua hari untuk mengubah perilaku itu. Dilihat orang tua jadi model. Bukan dipaksa," tutur dia, dikutip Antara.

Selain asupan makanan, anak yang obesitas juga perlu melakukan aktivitas fisik rutin minimal tiga kali dalam seminggu untuk menurunkan berat badannya ke angka normal.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemenuhan hak anak salah satu kunci SDM unggul
Senin, 19 Agustus 2019 - 20:47 WIB
Elshinta.com - Sekretaris Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Pribudi...
Ini beberapa tips hadapi KDRT menurut psikolog
Senin, 19 Agustus 2019 - 20:11 WIB
Elshinta.com - Psikolog Rahmadani Hidayatin mengungkapkan beberapa cara untuk menghadapi kasus kek...
Ternyata menjaga janji berpengaruh pada kepribadian anak kelak loh
Senin, 19 Agustus 2019 - 11:45 WIB
Elshinta.com - Disadari atau tidak, orang tua sering menjanjikan sesuatu kepada anaknya. Misalnya di...
Ingin jadi contoh yang baik, orang tua jangan lakukan hal ini
Jumat, 09 Agustus 2019 - 09:06 WIB
Elshinta.com - Menjadi orang tua berarti harus siap belajar dan mengajar seumur hidup karena anak di...
Media sosial pada remaja bisa pengaruhi produktivitas dan mental
Selasa, 30 Juli 2019 - 18:26 WIB
Elshinta.com - Media sosial memiliki dampak negatif dan positif terhadap remaja, tapi keti...
Kemendikbud anjurkan orang tua perkenalkan buku ketimbang gawai kepada anak
Sabtu, 27 Juli 2019 - 17:30 WIB
Elshinta.com - Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Masyaraka...
Ini tanda-tanda anak yang bahagia
Selasa, 23 Juli 2019 - 15:16 WIB
Elshinta.com - Membahagiakan anak adalah hal yang diinginkan orang tua. Maka tak heran banyak orangt...
Lakukan ini, agar anak dekat dengan orangtua
Jumat, 19 Juli 2019 - 17:55 WIB
Elshinta.com - Bagi orangtua yang bekerja, waktu bersama anak sangat terbatas. Mereka hanya bisa ber...
Mengatasi obesitas anak bukan dengan kurangi porsi makan
Jumat, 19 Juli 2019 - 12:25 WIB
Elshinta.com - Dokter Spesialis Anak Yovita Ananta mengatakan jika ingin mengurangi berat ...
Yuk, buat libur akhir pekan jadi seru walau di rumah
Jumat, 12 Juli 2019 - 18:15 WIB
Elshinta.com - Bagi orangtua yang bekerja, akhir pekan adalah saat yang tepat untuk beristirahat. Na...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)