Akhir dari perseteruan Kemenkumham-Wali Kota Tangerang
Elshinta
Jumat, 19 Juli 2019 - 09:49 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Dewi Rusiana
Akhir dari perseteruan Kemenkumham-Wali Kota Tangerang
Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah berfoto bersama Sekjen Kemenkumham Bambang R. Sariwanto dan Sekjen Kemendagri, serta Gubernur Banten, usai proses mediasi di Kantor Kemendagri, Kamis (18/7) siang. Sumber foto: https://bit.ly/2O4E9tI

Elshinta.com - Setelah sempat saling lapor ke polisi, perseteruan antar Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) dengan Wali Kota Tangerang, Banten, pada Kamis (18/7), dinyatakan selesai. Kedua pihak sepakat akan mencabut laporan masing-masing yang diajukan kepada pihak kepolisian.

Kesepakatan tersebut dicapai setelah dilakukan mediasi oleh Sekjen Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Hadi Parbowo yang dihadiri oleh Gubernur Banten Wahidin Halim, Sekjen Kemenkumham Bambang Rantam Sariwanto, Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah, Irjen Kemenkumham Jhoni Ginting, Dirjen Bina Bangda M. Hudori, Plt Dirjen Otda Akmal Malik, Sekda Prov Banten Al Muktabar, dan Sekda Kota Tangerang, di kantor Kemendagri, Jakarta, Kamis siang.

“Tadi sudah ada kesepakatan bahwa kedua belah pihak akan menarik seluruh pengaduan. Kemudian, pelayanan publik diperbolehkan. Terakhir, soal-soal normatif di dalam perizinan dan tata ruang akan diselesaikan sebaik-baiknya,” kata Sekjen Kemendagri, Hadi Prabowo kepada wartawan usai acara mediasi, seperti diinformasikan melalui laman resmi Setkab, Jumat (19/7) pagi. 

Menurut Hadi, permasalahan menyangkut pembangunan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan dan Politeknik Imigrasi dan pemanfaatan lahan semuanya sudah selesai. Penyelesaiannya akan difasilitasi oleh Gubernur Banten.

“Penyelesaian pemanfaatan lahan lebih lanjut oleh Gubernur Banten dalam tiga hari ke depan sekaligus dituangkan dalam evaluasi Raperda Tata Ruang Kota Tangerang,” terang Hadi.

Sebaliknya, lanjut dia, terkait pelayanan publik (air, listrik, dan pemungutan sampah) berjalan normal. Kemudian, di dalam perizinan dan juga tata ruangnya ini akan diselesaikan sebaik-baiknya dalam waktu dekat.

Lebih lanjut, Hadi mengatakan, bahwa persoalan tersebut hanya karena adanya perbedaan persepsi sebelumnya. 

"Oleh karena itu, sudah ada kesepakatan, tinggal persyaratan perizinan yang masih kurang dilengkapi, yang masih belum sempurna disempurnakan, termasuk lahan-lahan dari Kemenkumham ini ada yang belum diserahkan ke Pemkot Tangerang, sehingga ini ke depannya dilakukan fasilitasi dengan mengundang Kementerian PUPR terkait teknis bangunan, Kemenkeu terkait Fasilitas Sosial dan Fasilitas Umum diserahkan kepada Pemkot Tangerang sebagai barang milik negara," paparnya. 

Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah menegaskan, akan mengikuti arahan pemerintah pusat dalam hal ini Kemendagri dan Pemerintah Provinsi Banten. Ia menegaskan, pihaknya mendukung dan membantu program-program pemerintah pusat di Kota Tangerang.

“Kami ingin membantu dan mendukung program-program pemerintah pusat di Kota Tangerang, dan Tupoksi Kemenkumham serta harapan masyarakat bisa diselesaikan,” ujar Arief. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jaga pasokan, DPR ingatkan PLTU Cilacap antisipasi tsunami
Senin, 19 Agustus 2019 - 16:47 WIB
Elshinta.com - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Ridwan Hisjam menyatakan, Pembangkit Listrik Tenaga U...
Jelang Muktamar PKB di Bali, para kiai gelar zikir bersama
Senin, 19 Agustus 2019 - 16:07 WIB
Elshinta.com - Ratusan jamaah yang terdiri dari para kiai pondok pesantren menggelar zikir bersama ...
Mendagri pastikan pelayanan masyarakat di Papua Barat tetap berjalan
Senin, 19 Agustus 2019 - 15:15 WIB
Elshinta.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan terus memonitor perkembang...
Mendagri minta pejabat tidak umbar komentar soal kerusuhan Manokwari
Senin, 19 Agustus 2019 - 14:58 WIB
Elshinta.com - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo meminta Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum (Po...
TNI dan warga Kampung Yakyu, Papua gelar upacara HUT ke-74 RI
Senin, 19 Agustus 2019 - 14:06 WIB
Elshinta.com - Prajurit TNI Batalyon Infanteri Mekanis Raider (Yonif MR) 411/Pandawa Kostrad yang t...
Lanjutan kasus KTP-el, KPK panggil adik Gamawan Fauzi
Senin, 19 Agustus 2019 - 13:34 WIB
Elshinta.com - Kabiro Humas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengatakan, penyidik K...
HUT ke-74 Provinsi Jabar, Ridwan Kamil pimpin upacara
Senin, 19 Agustus 2019 - 13:23 WIB
Elshinta.com - Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil atau Emil untuk pertama kalinya memimpin Upacara...
5 Bandara AP II siap sambut 233 penerbangan haji dari Arab Saudi
Senin, 19 Agustus 2019 - 13:09 WIB
Elshinta.com - Lima bandara di bawah operasi PT Angkasa Pura II (Persero) siap menyambut kedatanga...
Sejumlah anak jalanan di Surabaya diberdayakan jadi barista
Senin, 19 Agustus 2019 - 11:12 WIB
Elshinta.com - Sejumlah anak jalanan di Kota Surabaya, Jawa Timur, siap diberdayakan sebagai baris...
Peringati HUT ke-74 RI, 20 penyelam gelar upacara bendera di bawah laut
Senin, 19 Agustus 2019 - 10:48 WIB
Elshinta.com - Berbagai cara digelar di seluruh Indonesia dalam rangka memperingati HUT ke-74 Republ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)